Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Swapublikasi>Pengertian dan Tujuan Tasawuf

Pengertian dan Tujuan Tasawuf

oleh: Mboxdhe     Pengarang : vieda
ª
 
  • Pengertian Tasawuf
    Kajian penting dalam tasawuf adalah tentang penyucian jiwa. Sedangkan Hamka mengatakan tasawuf adalah latihan-latihan jiwa. Latihan yang mempertinggi sifat-sifat terpuji dan menahan dorongan nafsu, membuang sifat-sifat yang tercela, sehingga menjadi bersihlah hati sanubari. Maka hati sanubari yang bersih itulah yang dapat mendekati Tuhan, apalagi jika senantiasa dihiasi dengan dzikir yaitu ingat atau menyebut nama-nama Allah SWT.
    Menurut Amatullah Armstrong yang diterjemahkan oleh M.S Nashrullah dan Ahmad Baiquni bahwa Tasawuf adalah pengetahuan tentang diri yang berdasarkan ajaran Nabi Muhammad untuk mencapai karakter mulia melalui penyucian hati (Armstrong, 1995:289). Tasawuf menurut istilah membersihkan jiwa dari pengaruh benda atau alam, supaya dia mudah menuju kepada Allah (Mustafa, 1973:46). Ilmu Tasawuf adalah ilmu yang menerangkan hal-hal tentang cara mensucikan atau membersihkan jiwa, tentang cara memperbaiki ahklak dan tentang cara pembinaan kesejahteraan lahir dan bathin untuk mencapai kebahagiaan yang abadi (Al-Anshory, 1990:36).
    Sebagian sufi mendefinisikan bahwa tasawuf merupakan tahap untuk mencari hakikat sesuatu yang ada di sisi Allah dan menjauhi segala yang ada di tangan manusia. Sedangkan definisi lain tasawuf adalah sebuah ilmu yang mempelajari bagaimana meningkatkan derajat kesempurnaan sebagai manusia dalam tingkatan-tingkatan kebahagiaan dan persoalan-persoalan yang menghadang (ujian) dalam upaya meningkatkan derajat tersebut sesuai dengan kemampuan manusia (Tamrin, 2010:6).
    Beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa tasawuf adalah kepasrahan mutlak dari seorang hamba kepada sang khalik yaitu Allah SWT dengan senantiasa mengikuti semua yang akan diperintahkan dan menjauhi segala larangan-Nya, dan senantiasa berusaha semaksimal mungkin mendekatkan dirinya dengan Allah untuk mencapai kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat, serta berpegang teguh pada prinsip-prinsip ajaran islam yaitu Al-Qur’an dan Al-Hadist.

    Tujuan Tasawuf
    Secara umum tujuan tasawuf adalah pendekatan diri dengan Allah. Makna dekat dengan Allah diketahui melalui tiga simbolik maksudnya dekat dalam arti melihat Tuhan dan bisa merasakan kehadiran-Nya di dalam hati. Dekat dalam arti berjumpa dengan Tuhan dan dekat sehingga terjadi dialog antara hamba dengan Tuhan, dan dekat sebagai penyatuan hamba dengan Tuhan sehingga terjadi penyatuan antara keduanya dalam iradat-Nya. Sedangkan Tujuan tasawuf yang lain di antaranya yaitu:
    1. Menekankan pembinaan aspek moralitas yang tinggi sebagaimana seseorang ketika mendapatkan musibah, dia bisa bersabar bahkan dia tetap bersyukur terhadap musibah yang menimpanya, karena ternyata yang dapat diterima adalah musibah yang kecil karena ada musibah yang lebih besar lagi.
    2. Agar bisa ma’rifat kepada Allah melalui penyingkapan langsung. Tasawuf ini bersifat teoritis dengan pengetahuan secara khusus yang diformulasikan secara sistematis analitis. Sebagai contoh orang yang shalat agar dapat bertemu Allah, dia harus bisa khusyu’ melalui mujahadah dan akhirnya bisa musyahadah kepada Allah dengan penglihatan spiritual.
    3. Membahas sistim pengenalan dan pendekatan diri kepada Allah secara mistis filosofis, maksudnya hubungan antara hamba dengan Tuhan. Contohnya, seorang hamba bisa menyatu dengan Tuhan apabila sudah dapat menghilangkan sifat kemanusiaan dan bisa memunculkan sifat ketuhanan.
  • Sedangkan menurut pandangan Rifa’I Siregar dalam buku tasawuf irfani ada tiga tujuan tasawuf yaitu:
    1. Pasrah sepenuhnya kepada Allah karena Dialah penggerak utama dari semua kejadian alam ini.
    2. Melepaskan secara total semua keinginan pribadi dan melepas diri dari sifat-sifat jelek yang berkenaan dengan kehidupan duniawi.
    3. Adanya kesadaran diri serta pemusatan diri pada perenungan terhadap Allah semata, tiada yang dicari melainkan Dia (Tamrin, 2010:26-27).
    Menurut pandangan Mustafa Zahri tujuan Tasawuf adalah untuk mencapai ma’rifatullah maksudnya leburnya pribadi pada ketetapan Allah di mana perasaan. Keinsanan lenyap diliputi rasa ke-Tuhanan dalam keadaan di mana semua rahasia yang membatasi atau menutup diri dengan Allah dan menjadi salah satu dalam ketetapannya. Adapun tujuan akhir tasawuf adalah ma’rifat yaitu puncak dari segala-galanya, yang mana tingkat seorang murid dapat merasakan adanya Allah untuk disembah segala amal dan ibadat yang dilakukan (Mustafa, 1991:169).
    Hadits yang dijelaskan dalam kitab Risalah al Qusyairiah yang memberikan perincian tentang pengertian ma’rifat yaitu sebagai berikut:
    Artinya: “Barang siapa yang mengenal Allah dengan jalan pertolongan Allah maka orang itu adalah “Arif” tentang Allah secara hakekat (ahli tasawuf). Orang yang “Arif” tentang Allah dengan cara dalil saja maka itu, adalah orang mutakallimin (Ahli usuluddin). Orang yang “Arif” tentang Allah dengan cara taklid (menuruti perkataan orang tanpa mencari dalil) maka orang itu adalah orang awam atau orang bodoh (HR. Imam Abi Qasim)
    (Mustafa, 1991:171)”.
    Dari keterangan hadits di atas bisa kita ambil kesimpulan bahwasannya pengertian ma’rifat dibagi menjadi 3 macam yaitu:
    1. Ma’rifatnya ahli Tasawuf adalah seseorang mengenal Allah dengan jalan pertolongan allah maka orang tersebut dikatakan orang yang arif tentang Allah secara hakikat.
    2. Ahli Usuluddin adalah seseorang mengenal Allah dengan cara dalil saja yang bisa disebut mutakallimin.
    3. Ahli Taqlid adalah seseorang mengenal orang Allah dengan cara mengikuti perkataan orang lain yang bisa disebut dengan orang awam atau orang bodoh.
    Diterbitkan di: 25 Januari, 2013   
    Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
    Terjemahkan Kirim Link Cetak
    X

    .