Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Swapublikasi>Ilmu Ekonomi = Ilmu Sihir Modern?

Ilmu Ekonomi = Ilmu Sihir Modern?

oleh: RitzBayroz    
ª
 
Pada jaman dulu, kita mengenal ilmu sihir melalui produk-produknya yang antara lain: pelet, santet, gendam dan sebagainya, dan pelaku ilmu sihir biasa disebut dukun, paranormal dan orang pintar. Dalam melakukan ilmu sihir dukun biasanya memakai media seperti kemenyan, berbagai macam benda alami seperti dedaunan, akar tumbuhan, batang, ranting pohon dan berbagai benda yang dianggap keramat seperti keris, jimat, cincin, kalung dan lain sebagainya. Benda-benda ini digunakan para dukun untuk memanggil arwah/roh-roh leluhur yang kemudian untuk merasuki tubuh sang dukun, untuk dimintai petunjuk, nasihat, jawaban, ataupun solusi permasalahan kehidupan seseorang. Seseorang mendatangi dukun untuk berbagai tujuan seperti: ingin menjadi kaya, ingin mendapat jodoh, meramal masa depan, untuk menyakiti bahkan membunuh musuhnya dengan cara-cara magis atau sihir.

Meskipun ilmu sihir masih eksis sampai hari ini namun praktek ilmu sihir mulai ditinggalkan masyarakat modern dan mulai dialihkan pada praktek-praktek ilmu sihir modern, seperti ilmu ekonomi. Ilmu sihir dan ilmu ekonomi memiliki kesamaan seperti tak terlihat dan tak berwujud. Hanya saja ekonomi dilakukan bukan oleh dukun tetapi oleh ekonom dan untuk menjadi ekonom seseorang harus melewati proses pendidikan, lulus dan memperoleh sertifikat resmi ekonom. Seorang ekonom tidak membutuhkan barang-barang seperti kemenyan, akar-akaran, keris, cincin dan sebagainya dalam melakukan praktek ekonomi. Tetapi menciptakan formula atau rumusan ekonomi, yang tujuannya adalah untuk mencapai kekayaan finansial.

Produk-produk ekonomi antara lain adalah: Uang, Perbankan, yang adalah lembaga penyimpan dan peminjam uang, dan Perdagangan. Dalam hal perdagangan, ekonomi membutuhkan komoditas perdagangan global seperti: mata uang, emas, minyak bumi, perdagangan saham dan sebagainya. Hal-hal ini merupakan hal utama dalam bidang perekonomian dan juga instrumen-instrumen penting dalam mempertahankan ke-eksistensian ilmu ekonomi modern. Nah, dalam produk-produk ekonomi inilah yang membuat ilmu ekonomi menjadi ilmu sihir modern terutama pada produk perdagangan komoditas global.

Mengapa harga emas dan harga minyak bumi menjadi sangat mahal padahal emas dan minyak bumi hanyalah sebuah butiran logam dan cairan yang diproduksi oleh planet bumi secara alami, bahkan kuotanya pun sangat banyak di bumi. Emas dan minyak bumi/emas hitam telah menjadi simbol kekayaan finansial modern dan seluruh dunia mengejarnya. Mungkin opini bisa dibangun manfaat untuk minyak bumi karena minyak bumi adalah hal paling esensi dalam menunjang kehidupan modern, tetapi masih banyak bahan bakar alami lainnya yang diproduksi secara alami oleh bumi seperti bahan bakar hidrogen, biofuel dan sebagainya. Pernahkah anda melihat matahari membeli bensin? Tentu tidak. Tetapi tanpa membeli bensinpun matahri masih menyala hingga hari ini. Karena bahan bakar matahari adalah hidrogen.

Di lain sisi emaspun demikian. Emas pada masa kini hampir tidak berguna sama sekali selain untuk menjadi perhiasan. Memang emas memiliki sifat tahan karat yang sangat baik dan juga penghantar listrik yang sangat baik. Tetapi pada masa kini emas tidak digunakan sebagai kabel listrik dan alat-alat kelistrikan, hanya sebagai perhiasan dan sebagai koin atau batangan. Paradigma dan rumus matematika diciptakan untuk menjadikan emas dan minyak bumi sebagai simbol kekayaan. Para dukun ekonomi tidak lagi membakar kemenyan dan mengucapkan mantera untuk membuat orang menjadi kaya tetapi berkumpul di bursa-bursa efek dunia.

Pertanyaan berikutnya yang muncul adalah "siapakah yang berhak menentukan nilai/harga emas dan minyak bumi"? Siapa yang memberi mereka hak untuk menentukan harga-harga itu? Tidaklah sulit untuk mengetahui jawabannya jika saja anda mau meluangkan waktu sejenak untuk memikirkan hal ini. Sekolah dan universitas dibangun untuk menyempurnakan ilmu ekonomi dan melestarikannya. Departemen disediakan oleh pemerintah-pemerintah di dunia untuk khusus menangani hal ini. Pasar saham, mata uang, emas dan minyak bumi dibangun diseluruh dunia untuk memastikan ilmu ini tetap eksis. Bahkan setiap orang mau tak mau harus terlibat didalamnya. Inilah realitas. Ilmu Ekonomi = Ilmu Sihir Modern.
Diterbitkan di: 10 Mei, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    SIAPA YG MENERBITKA Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.