Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Swapublikasi>Manusia BERMATA SATU ADA DI KALIMANTAN

Manusia BERMATA SATU ADA DI KALIMANTAN

oleh: shevoong    
ª
 
MANUSIA BERMATA SATU ADA DI KALIMANTAN

Jika kita orang beriman mendengar manusia bermata satu, hati ini merasa was-was, deg-degan, cemas atau takut. Karena jika orang bermata satu itu identik dengan dajjal pendusta yang menjadi pertanda dekatnya hari kiamat. Cukup ngeri bukan? Namun hal ini tidak karena hal ini sudah terjadi sekitar sepuluh tahun yang lalu.

Ini adalah cerita dari teman saya yang bekerja di Kalimantan sekitar sepuluh tahun silam. Dia bercerita bahwa dia pernah bertemu dengan orang bermata satu tersebut. Berawal dia dan kawannya bekerja di Kalimantan sudah bertahun-tahun namun tak sukses-sukses juga. Maka dia berniat mencari pesugihan dan ditunjukkanlah seseorang kepada orang bermata satu yang berprofesi sebagai dukun.

Teman saya dan kawannya memang pergi ketempat dukun tersebut, dia meminta sesuatu agar dirinya lekas berhasil lagi kaya. Dan oleh orang bermata satu itu dikabulkan permintaan keduannya. Mereka diberi rapalan atau suatu bacaan untuk bertemu dengan pesugihan nama pesugihan itu bernama kuda ringkik.

Teman saya mencoba melakukan hal itu untuk menguji apakah benar kata orang bermata satu itu. Teman saya melakukan ditempat yang sunyi lagi gelap. Dia tidak takut. Setelah ia baca rapalan itu terdengarlah ringkikan kuda, dengan membawa kotak peti berisi emas. Namun teman saya tidak mau mengambilnya. Lalu kuda ringkik itu berkata mengapa kamu tidak mau mengambilnya? Jawab teman saya, saya Cuma mengetes orang bermata satu itu benar atau tidak. Dan saya tidak mau menanggung resiko dengan pesugihan kuda ringkik.

Beda dengan kawan teman saya ia bernafsu sekali dengan kotak peti berisi emas itu. Dan membodoh-bodohkan temanku itu. Kata teman saya kawannya itu sekarang memang kaya luar biasa. Dan waktu itu dinasehati teman saya dengan mengatakan itu penuh resiko nyawamu taruhannya dan nanti kamu akan susah dan senang sesaat. Dan jawab temannya yang penting sekarang enak besok ya urusan besok.

Diterbitkan di: 25 Februari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.