Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Ecstasy / Inex

oleh: AditFaizah    
ª
 
Inex adalah sebutan umum dari pil ecstasy. Pil ini mulai menjadi trend dikonsumsi di discotik-discotik di Indonesia sejak tahun 1990-an. Pada mulanya pil ini hanya diimport dari negara Belanda saja dan kandungan senyawanya pun masih asli yaitu MDMA (MethyleneDioxyMethAmphetamine), sekarang pil-pil inex ini sudah banyak yg diproduksi secara ilegal di dalam negeri.

Senyawa MDMA ini mengakibatkan efek-efek psikologis sebagai berikut:
1. perasaan senang yg luar biasa
2. hilangnya permusuhan dan rasa ketidak amanan
3. rasa intimasi antara satu sama lainnya sehingga disebut juga love drug
4. rasa empati dan simpati antara satu dengan yg lainnya
5. rasa damai dalam hati dan dihargai oleh orang lain serta meningkatkan percaya diri
6. sensitif terhadap nada, suara, berbagai macam bunyi2an sehingga dapat menikmati musik
7. sensitif dan menikmati sentuhan satu sama lainnya
8. distorsi pandangan
9. energetik yg luar biasa
10. kebiasaan untuk menggeleng2kan kepala dengan kencang (godek) supaya menghasilkan rasa “on” yg lebih tinggi

Sedangkan efek-efek fisiknya:
1. dehidrasi serta berkurangnya proses urinasi
2. meningkatnya suhu tubuh dan banyak berkeringat
3. meningkatnya detak jantung dan tekanan darah
4. gerakan pupil dan iris yg tidak terkendali (tertarik ke atas mata)
5. gerakan rahang yg selalu mengigit dan bergesekan
6. sensitif terhadap temperatur sekelilingnya
7. berkurangnya nafsu makan (tidak semua pemakai merasakan ini)

MDMA menyebabkan kecanduan secara psikologis pada sebagian besar pemakainya dan tidak pada segelintir orang yg lainnya, kemungkinan hal ini disebabkan oleh efek “bad trip” yg mungkin terjadi pada orang-orang tertentu sehingga membuat mereka jera untuk mengkonsumsinya kembali di lain waktu. Akan tetapi jika seseorang sudah merasakan “high” maka pada saat efek dari MDMA ini mulai drop ia akan merasakan “emosi yg remuk” dan mulai memikirkannya untuk mengkonsumsinya kembali segera atau dalam jangka waktu tertentu (misalnya week-end berikutnya).

Pengkonsumsian MDMA secara rutin dapat dipastikan akan terus meningkatkan toleransinya terhadap dosis yg harus dipakai bahkan pada suatu saat ia akan mulai merasakan efek “magic” dari pil ini yg mulai menghilangkan seberapapun banyaknya dosis MDMA yg telah dikonsumsinya.

Efek drop dari MDMA dalam jangka pendek mengakibatkan depresi/emosi yg remuk dimulai dari 1-2 hari setelah pemakaian dan bisa mencapai hingga 4-7 hari sesudahnya, menjadi sering kaget ketika tertidur, terganggunya ingatan jangka pendek (short-term memory), sulit berkonsentrasi, penglihatan yg berbayang, dan jaw clenching (gigi yg rasanya selalu terikat dan ingin bergesekan terus menerus).

Sedangkan efek pemakaian jangka panjang mengakibatkan terganggunya fungsi hormon serotonin dan dopamine di dalam otak, terganggunya pula fungsi keseimbangan temperatur tubuh, menjadi sangat pelupa, tidak mampu belajar dan konsentrasi, sulit untuk mengambil keputusan, emosi menjadi labil (mudah panik), paranoia, dan insomnia.

Setelah tahun 1995 dimulailah beredar pil2 inex di pasaran yg kandungannya sudah bukan lagi MDMA murni atau bahkan sama sekali tidak mengandung MDMA melainkan senyawa lain yaitu MDEA (eve 3,4-methylenedioxy-N-ethylamphetamine), MDA (adam 3,4-methylenedioxyamphetamine), DXM (dextromethorphan/bahan obat batuk), ketamine, PCP (Phencyclidine), GHB (gamma-hydroxy butyric acid), LSD, methamphetamine (shabu), ephedrine (bahan obat batuk), caffein, methylsalicylate (bahan pengharum ruangan yg sifatnya toxic), paracetamol, aspirin, cocaine, bahkan bahan yg sangat berbahaya yaitu PMA (paramethoxyamphetamine).

Berbeda dari MDMA, MDEA dan MDA bisa menghasilkan efek halusinasi dan tidak mencapai tingkatan euphoria seperti yg dihasilkan MDMA. Sedangkan DXM, ketamine, dan PCP merupakan zat2 yg bersifat halusinasi dissociative dan mengakibatkan si pemakai tidak bisa mengendalikan dirinya ketika ia mengalami halusinasi karena terputusnya fungsi kesadaran otak dengan fungsi otak bagian lainnya sehingga ia susah untuk membedakan mana yg nyata dan mana yg tidak nyata.

PMA merupakan bahan pencampur/pengganti yg sangat berakibat fatal dan cenderung membuat si pemakai overdosis karena efek “on” yg dihasilkannya terlambat ketimbang MDMA sehingga membuatnya akan mengkonsumsinya lagi atau menambah pil lain yg mengandung MDMA. Overdosis PMA yg dikonsumsi bersamaan dengan MDMA mengakibatkan meningkatnya suhu tubuh secara drastis sehingga sering menyebabkan kematian yg dihasilkan dari hyperthermia (temperatur tubuh yg terlalu panas).

Akan tetapi bagi para pencandu berat inex yg sudah tidak bisa lagi merasakan efek “magic” dari MDMA murni akan mulai dengan sengaja mencampur pengkonsumsiannya antara pil2 yg mengandung MDMA murni dengan pil2 lain yg sudah diketahui mengandung Ketamine / DXM / PCP / LSD, oleh karena bahan2 pemalsu ini yg mampu mengangkat efek “on” dari MDMA murni menjadi lebih tinggi dari normal.

Ciri2 “on” dari inex campuran ini antara lain:
1. sudah tidak lagi bisa berhura2 dan berjoget2 riang akan tetapi tetap duduk di bangku
2. sudah tidak lagi menggeleng2kan kepalanya dengan kencang melainkan hanya dengan pelan atau termangut2 saja
3. terkadang hanya terdiam kaku di bangku seperti terbengong2 oleh karena halusinasi yg sangat nyata

4. jauh lebih cepat mengalami overdosis dibanding para pemakai MDMA murni.

Diterbitkan di: 23 Desember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    berapa lama inex hilang dalam tubuh Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    cara membuat Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    urine setelah pemakaian extacy berapa lama? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    inex ap yang paling baguss....??????????????? ( 2 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    nazi goodddddddddddddddddddd 23 September 2013
  1. Jawaban  :    @naconda piramid biru mahkota biru 11 Juli 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakah pil inex dpt menyebabkan penyakit jantung, tolong di jawab, TK ( 3 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    bisa jd habis drop lihat dompet langsung jantungan 09 Juli 2013
  1. Jawaban  :    tidak akan sakit jantung tenang saja...terus aja konsumsi pil itu...habis itu larilah ke tempat lokalisasi...hohohohoo 08 Mei 2013
  1. Jawaban  :    hajar hajar 17 Februari 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa benar orang yg mngonsumsi obat2n terlarang khusus x perempuan perutnya akan buncit? tolong di jawab segera... terima kasih ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    iya klo lo makenya brg cwe trus tinggi dlm suasana yg gelap peluk2n maka hajar hajarrr...... buncit buncit dh...... 27 Maret 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    pink love asix ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    pink love emang asik ati2 brg bajakan , , akaibat ny fatal 19 Februari 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagai mana cara nya,,, agar kita tidak lagi ntuk mengkomsusi inex ( 2 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    ke tempat lokalisasi saja,,,malah enak 08 Mei 2013
  1. Jawaban  :    jangan beli lg bro 30 Nopember 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana cara mengatasi jika ada teman yang kecanduan ? ( 3 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    beliin aje peti kemas 11 Juli 2013
  1. Jawaban  :    biarkan saja ntar kan mati sendiri... 08 Mei 2013
  1. Jawaban  :    tampar saja 30 Nopember 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    berapa lama kandungan inek dalam darah,jika kita tes darah ( 3 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    3 bulan langsung birahi hahaha ckckck.com kucing lagi hami tuh 3 bulan mah awjwajawjawjwjwa 11 Juli 2013
  1. Jawaban  :    9 bulan habis itu lahir dah bayinya wkwkwkwk 08 Mei 2013
  1. Jawaban  :    6 bln biasa nya 30 Nopember 2012
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.