Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Renungan di gerbang pensiun

oleh: newnue    
ª
 
/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; line-heigh t:115%; font-size:11.0pt; font-family:" Calibri","sans-serif"; mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman";}

Adalah siswa putus asa,kenapa ia selalu menjadi pecundang,kadang menjadi bahan ejekan teman-temannya. Untung ia mempunyai seorang guru yang baik,yang mampu menghentikan niat buruknya untuk bunuh diri. Guru itu mampu memasuki area suram emosinya dengan keramahan dan ketelatenan yang luar biasa. Suatu hari sang guru memegang siswanya yang putus asa tersebut,membenamkan kepalanya ke dalam air. Pada detik terakhir sebelumsiswanya nyaris meninggal,ditariknya kepala muridnya keluar. Sang murid ditanya,apa yang dia pikirkan saat kepalanya dibenamkan ke dalam air? “Saya merindukan udara” jawabnya. Sang guru berujar “nah engkaupun harus merindukan kemenangan,maka engkaupun akan memperolehnya”.

Merindukan berarti menghendaki dengan sungguh sungguh untuk menjadi orang “berhasil”. Apakah untuk menang atau sukses semudah merindukannya? Jawabnya “ya”. Niat atau kemauan yang kuat akan mampu mengembankan potensi manusia. Potensi manusia sungguh dahsyat. Tetapi banyak diantara kita menidurkan potensi itu,sehingga tidak menjadi kekuatan riil. Banyak diantara kita baru membangunkan sepersepuluh potensi yang dikaruniakan Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang.

Pendidikan adalah proses pengembangan potensi. Pendidikan bukan sekedar pengajaran (teaching) alih pengetahuan,seperti mengisi gelas kosong. Pendidikan adalah proses pembelajaran,pembangkitan potensi tidur manusia dan pengembangannya agar menjadi kemampuan nyata,bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.,masyarakat dan bangsa. Maka orang sukses harus melewati proses pendidikan sepanjang hayat,pembelajaran terus menerus lewat literatur buku,alam semesta,pengalaman hidup yang tiada habis habisnya, dan semua “ayat ayat” Tuhan.

Diterbitkan di: 24 Oktober, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.