Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Cara penanggulangan banjir

oleh: barok     Pengarang : baytiearis
ª
 
merupakan bagian dari serentetan musibah yang melanda bangsa Indonesia. Dari berbagai macam bencana yang melanda bangsa tercinta ini menyisakan duka tersendiri bagi Negara beriklim tropis ini. Sekiranya dari sekian banyak bencana alam yang melanda bangsa Indonesia, merupakan peringatan dari Tuhan Yang Maha Kuasa bahwa kita harus lebih menjaga alam dan lingkungan agar mereka juga lebih bersahabat dengan kita. Hampir di setiap pulau di Negara Indonesia ini dilanda musibah dari tanah longsor, gempa bumi,tsunami bahkan yang terjadi pada akhir tahun tepatnya pada tanggal 26 Desember 2007 banjir terbesar kedua melanda salah satu kota di provinsi Jawa Tengah yaitu di kota Solo.
Banjir yang terjadi di kota yang terkenal akan Keraton Pakubuwono itu merupakan banjir terbesar kedua yang terjadi setelah banjir yang yang menewaskan puluhan orang pada tahun 1966. Banjir yang terjadi di kota Solo ini disebabkan karena debit air di Sungai Bengawan Solo naik. Dan parahnya lagi kenaikan air dari Sungai Bengawan Solo mencapai bibir tanggul. “Normalnya jarak sungai bengawan solo dan bibir tanggul sekitar 50 meter, tapi karena air sungai naik, ya desa kami terendam” ungkap salah satu warga Desa Semanggi yang rumahnya juga terendam air bahkan. Desa Semanggi Kampung Sangrah memang merupakan wilayah yang paling parah terendam banjir. Air sungai menggenangi wilayah ini sekitar 1-1,5 meter dikarenkan tanggul Joyontakan jebol. Akibatnya ratusan rumah di kampung tersebut terendam banjir, bahkan rumah warga yang letaknya kurang lebih 10 meter dari bibir sungai mulai ambrol dan retak-retak. Jembatan yang menghubungkan Desa Mojolaban dan Desa Semanggi pun hanyut terbawa arus sungai yang deras. Untuk sementara warga desa berinisiatif untuk menggunakan perahu dayung dan tali sebagai penghubungnya. Warga yang rumahnya terendam masih tampak shock dan terpukul, mereka harus kehilangan harta benda mereka karena bencana air bahkan yang terjadi di desa mereka. Bahkan banjir yang terjadi di enam kecamatan antara lain Mojolaban, Bendosari, Polokarto, Mojolaban, Baki, dan Grogol ini menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Diterbitkan di: 06 Oktober, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana cara menanggulangi banjir bengawan solo Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.