Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Tata Cara Thowaf

oleh: aajum     Pengarang : a
ª
 
Thowaf dan Sa'i serta Cara Pelaksanaannya

a. Sebelum memasuki Masjidil Harom, terlebih dahulu membaca do’a sebagai berikut :
BISMILLAH WASH SHOLAATU WASSALAAMU ‘ALA ROSULILLAH ALLAAHUMMAF TAHLII ABWAABA ROHMATIK
Artinya :
Dengan Nama Alloh dan sholawat dan salam atas Rosulillah Ya Alloh, bukakanlah untukku segala pintu rahmatMu.
b. Masuk ke masjid dengan mendahulukan kaki kanan
c. Apabila melihat Ka’bah maka mengangkat tangannya sambil membaca do’a di bawah ini :
ALLOOHUMMA ANTAS SALAAM WAMINKAS SALAAM FAHAYYINAA ROBBANAA BIS SALAM
Artinya :
Ya alloh, Engkau adalah sumber keselamatan, dan dari Mu datang keselamatan. Maka hidupkanlah kami dengan selamat sejahtera..” (Do’a Umar bin Khottob)
d. Melangkah menuju Ka’bah/Hajar Aswad untuk menciumnya jika mungkin. Jika tidak, cukup mengusapnya dengan tangan kanan lalu mencium tangannya. Jika hal itu juga tidak mungkin maka disyariatkan cukup memberi isyarat dengan mengangkat tangan ke arah Hajar Aswad (tidak usah dicium) sambil mengucapkan :

BISMILLAH ALLAAHU AKBAR
Catatan:
-Orang yang thowaf wajib suci dari hadats dan najis,tetapi diperbolehkan bicara asalkan mengandung kebaikan.
- Jika batal maka segeralah berwudhu dan selanjutnya menyempurnakan thowafnya tanpa harus mengulangi dari awal/putaran pertama
- Melakukan idhthiba’(membuka pundak kanan) ketika akan mulai thowaf,dan kembali menutup pundaknya ketika selesai thowaf (khusus laki-laki )
- Melakukan roml(lari-lari kecil) pada 3 putaran pertama (khusus laki-laki )dan berjalan biasa pada 4 putaran berikutnya.
- Berjalan mengitari Ka’bah tujuh kali, dengan posisi ka’bah berada di sebelah kirinya. Tidak ada do’a khusus yang diajarkan Nabi, karena itu dibolehkan berdo’a asalkan mengandung kebaikan.

Boleh juga berdzikir (istighfar, tasbih, sholawat, dll) atau membaca Al Qur’an.
Setelah sampai di Rukun Yamani (pojok ka’bah sebelah selatan barat) dianjurkan mengusapnya dan tangan tidak dicium, jika tidak bisa maka tidak disyariatkan memberi isyarat seperti poin 4. Adapun do’a antara hajar aswad dan rukun Yamani sebagai berikut :

Artinya :
“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa api neraka.” (QS. Al Baqarah : 201)
e. Selesai Thowaf, datanglah ke Maqom Ibrahim untuk melakukan sholat dua rakaat, sambil membaca firman Allah :

WATTAKHIDZUU MIMMAQOOMI IBROOHIIMA MUSHOLLA (QS. Al Baqarah: 125)
Caranya :
Sholat dua rakaat, pada rakaat pertama sesudah membaca Al Fatihah membaca Qul Ya Ayyuhal Kafirun. Dan pada rakaat kedua membaca Qul Huwallohu Ahad
f. Selesai sholat datanglah ke Sumur Zam Zam untuk minum secukupnya dan menyiram kepalanya.
Do’a minum air zam-zam :

ALLAHUMMA INNI AS-ALUKA ‘ILMAN NAAFI’AN WA RIZQON WAASI’AN WA SYIFAA AN MIN KULLI DAA IN WA SAQOMIN BIROHMATIKA YAA ARHAMAR ROOHIMIIN.
g. Kembali lagi ke Hajar Aswad dengan bertakbir dan mengusapnya jika mungkin. Jika tidak mungkin maka segeralah menuju mas’a.

3. Sa’i dan Cara Pelaksanaannya
a. Selesai Thowaf, keluarlah ke Mas’a (tempat Sa’i) lewat pintu Shofa untuk melakukan Sa’i dari Shofa ke Marwah
b. Sebelum naik bukit Shofa, membaca firman Allah :
INNASH SHOFAA WALMARWATA MIN SYA’AA IRILLAH
Atau yang panjang sbb :
INNASH SHOFAA WALMARWATA MIN SYA’AA IRILLAH, FAMAN HAJJAL BAITA AWI’TAMARO FALAA JUNAAHA ‘ALAIHI ANYATHTHOWAFA BIHIMAA WAMAN TATHOWA’A KHOIRON FAINNALLOHA SYAAKIRUN ‘ALIIM.
Artinya :
Sesungguhnya Shofa dan Marwah adalah sebagian dari Syi’ar Alloh. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitulloh atau berumroh maka tidak ada dosa baginya mengerjakan Sa’i antara keduanya. Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebaikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Alloh Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah : 158)
c. Mengucapkan :

NABDAU’ BIMA BADAALLOHU BIHI
kami memulai sebagaimana Alloh memulai
d. Naik ke Bukit Shofa dengan menghadap ka’bah, takbir 3 kali, dan membaca tahlil seperti dibawah ini :
ALLOOHU AKBAR 3X, LAA ILAAHA ILLALLOH WAHDAHUU LAA SYARIIKALAH LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU YUHYII WAYUMIITU WAHUWA ‘ALAA KULLI SYAI`IN QODIIR, LAA ILAAHA ILLALLOH WAHDAH ANJAZA WA’DAH WANASHORO ‘ABDAH WAHAZAMAL AHZAABA WAHDAH.
Allah Maha Besar 3x Tiada Tuhan selain Allah yang Maha esa,tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan pujian serta yang menghidupkan dan mematikan.
Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu, tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa yang melaksanakan janji-Nya,membela hamba-Nya(Muhammad) dan mencerai-beraikan golongan musuh sendirian.
e. Berdo’a dengan do’a yang memohon kebaikan dunia dan ahirat. Nabi tidak mengajarkan do’a khusus yang dibaca baik di atas Shofa maupun Marwah
f. Turun dari Shofa lewat jalur kanan, berjalan menuju bukit Marwah. Apabila melintasi lampu hijau, laki-laki disunnahkan lari-lari kecil, setelah lampu hijau berikutnya berjalan biasa sampai Bukit Marwah
g. Do’a yang bisa dibaca saat sa’i adalah

ROBBIGHFIR WAR HAM INNAKA ANTAL A’AZZUL AKROM
Artinya :
Ya Alloh, ampunilah,dan rahmatilah, sesungguhnya Engkau Ya Alloh dzat Yang Maha Perkasa lagi Maha Mulia.
h. Naiklah ke Marwah dengan menghadap ka’bah takbir 3x dan bertahlil seperti yang dilakukan di bukit shofa(poin 4) dan berdo’a.
i. Turun lewat jalur kanan, apabila melintasi lampu hijau, laki-laki disunnahkan lari-lari kecil seperti tersebut di atas sampai lampu hijau berikutnya. Kemudian naik lagi ke bukit Shofa. Ini dihitung 2 kali perjalanan
j. Ulangi hal yang sama hingga tercapai 7X perjalanan. (Shofa ke Marwah dihitung 1X, dari Marwa ke Shofa dihitung 1X, sehingga dimulai dari Shofa, berakhir di Marwah). Lalu keluar dari masjid dengan berdo’a
ALLOOHUMMA INNII AS`ALUKA MIN FADHLIK
Ya Allah aku mohon keutamaan-Mu.
Diterbitkan di: 19 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.