Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Presentasi>Ospek sebagai Pembentukan Karakter Mahasiswa

Ospek sebagai Pembentukan Karakter Mahasiswa

oleh: fiftythousand    
ª
 

OSPEK sebagai Pembentukan Karakter.

BERADA di lingkungan yang baru tentunya membutuhkan penyesuaian diri. Termasuknya yaitu lingkungan di kampus yang dialami oleh mahasiswa baru. Salah satu kegiatan yang dapat membantu mereka dalam beradaptasi adalah dengan adanya orientasi dan pengenalan kampus, yang dikenal dengan sebutan Ospek.

Ospek merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi para mahasiswa baru. Lewat Ospek, para mahasiswa baru dapat memperoleh gambaran mengenai kampus, baik dari segi fisik, nonfisik, kegiatan pembelajaran, organisasi di kampus, maupun lainnya.

Tujuan diadakannya Ospek tidak sekedar untuk mengenalkan lingkungan kampus, akan tetapi lebih dari itu. Kegiatan Ospek dirancang sebagai proses pembentukan karakter dan mental serta menumbuhkan jiwa yang mempunyai nalar kritis.

Pendidikan karakter mancakup hal-hal semisal kedisiplinan, kejujuran, keberanian, kebersamaan, kepemimpinan dan keteladanan. Untuk memenuhi tujuan pendidikan karakter tersebut, maka rangkaian kagiatan Ospek perlu dirancang dan dikonsep dengan sedemikian apik. Semisal adanya kedisiplinan selama acara berlangsung. Tepat waktu dan penugasan dari panitia yang harus dilaksanakan merupakan hal yang bisa digunakan untuk menumbuhkan jiwa kedisiplinan.

Kemudian untuk menumbuhkan jiwa yang kritis, peserta bisa dibenturkan dengan permasalahan-permasalahan yang harus ada action secara cepat dan tanggap, semisal dengan diterjunkan ke masyarakat dan memecahkan permasalahan yang ada di dalamnya maupun diberikan permasalahan-permasalahan yang berada di lingkup nasional, semisal diskusi tentang mengurangi dan memberantas korupsi di negeri ini.

Mahasiswa adalah sebagai agen perubahan menuju perbaikan. Mahasiswa adalah pemuda. Pemuda adalah orang yang nantinya sebagai penerus bangsa. Maka, pendidikan karakter sangat perlu adanya untuk menjadikan pemuda yang bermoral sebagai bekal ke depannya.

Ospek sering kali dimaknai sebagai ajang ‘’balas dendam’’ dari senior kapada junior, dan bahkan sering diwarnai dengan kekerasan.. Seharusnya, unsur kekerasan tak perlu ditampilkan dalam kegiatan Ospek. Sebab, hal itu hanya akan mempengaruhi mental para mahasiswa baru untuk melakukan hal yang sama ketika mereka menjadi panitia Ospek. Bila hal demikian terjadi secara berkelanjutan, maka Ospek hanya akan menjadi ajang pembalasan dendam saja yang tidak ada manfaatnya sama sekali.

Maka, hendaknya kegiatan Ospek lebih diarahkan pada pembentukan karakter untuk mahasiswa baru. Dan problem yang ada pada kegiatan ini bisa diatasi dan diperbaiki oleh panitia Ospek.

/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; text-align :right; line-height:115%; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif";}
Diterbitkan di: 05 Maret, 2013   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.