Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Jenis Paragraf dan Contoh

oleh: 3handoyo     Pengarang : Sri Utami et al.
ª
 
Ada empat jenis paragraf, yakni paragraf deduktif, induktif, campuran, dan naratif. berikut penjelasan beserta contohnya.

Jenis Paragraf:

1. Peragraf Deduktif , yakni paragraf yang kalimat utama berada di awal paragraf. Menyatakan dari hal yang umum (luas) ke hal yang khusus.
Contoh paragraf deduktif:
Ada beberapa penyebab kemacetan di Jakarta. Pertama, jumlah armada yang banyak tidak seimbang dengan luas jalan. Kedua, kedisiplinan pengendara kendaraan sangat minim. Ketiga, banyak tempat yang memunculkan gangguan lalu lintas, misalnya pasar, rel kereta api, pedagang kaki lima, halte yang tidak difungsikan, banjir, dan sebagainya. Keempat, kurang tegasnya petugas yang berwenang dalam mengatur lalu lintas serta menindak
para pelanggar lalu lintas.

2. paragraf Induktif , yakni paragraf yang Kalimat utamanya berada di akhir paragraf. Menyatakan dari hal yang khusus ke hal yang umum.(luas).
Contoh paragraf Induktif:
Guru menguasai materi dengan baik. Siswa terkelola dalam suasana pembelajaran yang kondusif. Proses pembelajaran aktif dan partisipatif. Evaluasi dilaksanakan sebagai pengukuran tingkat penyerapan siswa. Hal-hal di atas merupakan indikasi menuju keberhasilan pembelajaran di kelas

3. Paragraf Campuran , yakni paragraf yang Kalimat utamanya berada di awal dan ditegaskan kembali pada akhir paragraf. Menyatakan dari hal yang umum (luas) ke hal yang khusus dan ditegaskan kembali pada hal yang umum (luas).
Contoh paragraf campuran:

Bahasa sangat penting dalam kehidupan kita. Untuk berkomunikasi kita menggunakan bahasa. Untuk bekerja sama kita menggunakan bahasa. Untuk mewarisi dan mewariskan kebudayaan, kita memerlukan bahasa. Sekali lagi, betapa pentingnya bahasa bagi kehidupan kita.

4. Paragraf Naratif
, yakni paragraf yang Semua kalimat dalam paragraf itu terintegrasi secara baik; menggambarkan pikiran yang terdapat dalam paragraf itu. Semua kalimat merupakan satu kesatuan isi. Satu kalimat pun tidak boleh sumbang.
Contoh paragraf naratif:
Seseorang sedang menyapu sambil menembang. Pak Mo mengumpulkan daun-daun kering di sudut halaman. Esok hari pekerjaan yang sama menghadang di tempat yang sama. Daundaun jatuh dan Pak Mo menyapunya lagi. Begitulah rupanya hakikat dari hidup, selalu menuntut dibersih-bersihkan karena sampah dapat datang setiap saat, setiap desah nafas.

(Sumber: Sri Utami et.al, Bahasa dan sastra Indonesia 1: untuk SMA/MA Kelas XI/, Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008)

Demikian Jenis paragraf dan contoh
Diterbitkan di: 26 Desember, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.