Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Presentasi>Metode PENGEMBANGAN PERILAKU DAN KEMAMPUAN DASAR ANAK USIA DINI

Metode PENGEMBANGAN PERILAKU DAN KEMAMPUAN DASAR ANAK USIA DINI

oleh: asli_guru     Pengarang : ----
ª
 
/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; line-heigh t:115%; font-size:12.0pt; font-family:"TimesNew Roman","serif"; mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}

MODUL 1

Hakekat Perilaku Dan Kemampuan Dasar Anak Usia 3 – 4 Tahun

A. Halikat Perilaku Anak Usian 3 – 4 Tahun

1. Defenisi perilaku

Perilaku adalah cerminan kepribadian seseorang yang tampak dalam perbuatan dan interaksi terhadap orang lainn dalam lingkungan sekitarnya, perilaku merupakan internalisasi nilai-nilai yang diserap oleh seseorang selama perilaku seseorang menunjukkan tingkat kematangan emosi moral, agama, sosial dan kemandirian dan konsep dirinya.

2. Cakupan perilaku anak usia dini

a. Moral

b. Konsep moral

c. ‘moralitas dalam anti yang sesungguhnya

d. Tahapan perkembangan moral

e. Fase perkembangan moral

B. Kemampuan Dasar Anak Usia 3 – 4 Tahun

Anak yang berada pada usia 3 – 4 tahun , apabila di tnjau dari klasifikasi usianya maka termasuk kategori anak yang berada pada masa usia dini ( carly childhood ). Sebagimana kita ketahui bersama anak usia dini sering disebut golden age atau usia emas karena pada rentang usia ini anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat pada berbagai aspek perkembangannya.

Anak yang tidak mendapatkan lingkungan yang merangsang pertumbuhan otak atau tidak mendapatkan stimulasi psikososial seperti jarang disentuh atau jarang diajak bermain. Maka akan mengalami keterlambatan perkembangan dibandingkan dengan anak seusianya yang mendapatkan stimulasi yang cukup

MODUL 2

Urgensi Dan Prinsip Perkembangan Kemampuan Dasar Anak 3 – 4 Tahun

A. Urgensi dperkembangan kemampuan dasara anak usia 3 -4 tahun

1. Menurut hurlock ( 1996 ), urgensi perkembangan kemampuan dasar anak usia 3 – 4 tahun

a. Dengan bertambahnya usia, hasil belajar dan pengalaman semakin memainkan peran dominan dalam perkembangan

b. Dasar awal pengembangan kemampuan cepat berkembangan menjadi pola kebiasaan

c. Anak tidak melepaskan diri bawaan yang tidak disukai dengan bertambahnya usia mereka

d. Adakalanya diinginkan adanya perubahan dalam kegiatan yang diajarkan maka akan semakin cepat perubahan diadakan. Akan semakin mudah bagi anak dan akibatnya mereka lebih mau bekerja sama dalam mengadakan perubahan itu.

B. Prinsip pengembangan kemampuan dasar anak usia 3 – 4 tahun

1. Prinsip pengembangan kognitif

2. Prinsip pengembangan bahasa

3. Prinsip pengembangan fisik

4. Prinsip pengembangan seni

Pengembagan Fisik Dan Seni Anak Usia 3 – 4 Tahun

A. Pengembagan fisik

1. Masa usia 3 – 4 tahun merupakan masa yang paling ideal untuk mempelajari keterampilan motorik karena lima alasan, yaitu :

a. Tubuh anak lebih lentur dibandingkan tubuh remaja atau orang dewasa sehingga anak lebih mudah menerima semua mata pelajaran

b. Anak belum banyak memiliki keterampilan

c. Secara keseluruhan anak lebih berani pada waktu kecil dari pada ketika mereka telah dewasa.

d. Anak menyenangi sesuatu yang dilakukan berulang-ulang

e. Anak memiliki tangguh jawab yang kecil dari pada ketika mereka bertambah besar

B. Pengembangan seni

Pengembangan seni pada anak usia 3 – 4 tahun tidak menekankan pada bagaimana mempelajari seni itu seni sendiri, pengembangan seni lebih menekankan pada bagaimana anak-anak melakukan sesuatu dengan kemampuan motorik halusnya dalam menghasilkan berbagai aktivitas yang kreatif. Aktivitas menggambarkan merupakan salah satu aktivitas seni yang sangat menyenangkan bagi anak usia 3- 4 tahun. Lowendfeld menyatakan bahawa anakn usia 3 – 4 tahun telah memasuki tahap perkembangan ( pre-schematic )



MODUL 3

Urgensi Dan Prinsip Pengembangan Perilaku Anak Usia 3 – 4 Tahun

A. Urgensi pengembagan perilaku anak usia 3 – 4 tahun

Perilaku anak usia 3 – 4 tahun perlu dikembangkan uegensi pengembangan perilaku tersebut, yaitu :

1. Anak membutuhkan bimbingan agar merasa aman

2. Anak membutuhkan bimbingan untuk menjaga agar tetap sehat dari dari segi fisik dan emosional

3. Anak membutuhkan bimbingan agar dapat mengembangkan kesadaran sosial dan kemampuan berinteraksi ] dengan orang lain

4. Anak membutuhkan bimbingan agar dapat mengembangakan konsep diri ( self – consept ) dan pengendalian diri ( self – Control )

B. Prinsip pengembangan perilaku anak usia 3 – 4 tahun

1. Prinsip pengembangan nilai moral

2. Prinsip pengembangan nilai agama

3. Prinsip pengembangan nilai sosial


Pengembangan Moral, Nilai Agama, Dan Sosial Emosional Anak Usia 3 – 4 Tahun

A. Pengembangan moral dan nilai agama

1. Pengembangan moral anak usia 3 – 4 tahun

Perkembangan moral anak usia 3 – 4 tahun berkembang seiring tahap perkembangan intelektualnya, menurut piaget, anak berada dalam tahap realisme moral dan menurut kohlberg, anak berada dalam tahap moralitas prokonvensional

2. Perkembangan nilai agama usia 3 – 4 tahun

Keberminatan anak terhadap agama sudah mulai muncull pada rentang usia 3 – 4 tahun. Akan tetapi, minat terhadap agama ini tidak dapat selalu ditafsirkan bahwa anak mulai menunjukan sikap rajin bereibadah sesuai dengan ritual keagamaaan keluarganya. Menurut ernest Harm, anak melewati tahapan perkembangan sikap beragama, yaitu:

a. Tahapan dongeng

b. Tahapan kenyataaan

c. Tahapan induvidual



B. Pengembangan sosial emosional

1. Pengembangan sosial

Pengembangan sosial anak pra sekolah ditandai dnegan bermulanya perkembangan persahabatan, menurut Erik Erikaon, perkenbagnan sosial anak usia 3 – 4 tahun berada dalam tahan prakarsa / inisiatif versus rasa bersalah

2. Pengembangan emosional

Seperti halna dengan orang dewasa, usia 3 – 4 tahun telah mampu mengekspresikan perasaannya, menurut Horlock menyatakan bahawa emosi yang sering muncul pada masa prasekolah adalah rasa marah, cemburu, iri hati, takut, ingin tahu, kasih sayang, dan gembira.



Diterbitkan di: 16 Nopember, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    APA MASI ADA RANGKUMAN BERIKUTX? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.