Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Teori Atom Modern

oleh: jurig     Pengarang : Jurig
ª
 
Teori Atom Modern

Teori atom Bohr cukup berhasil dalam menjelaskan gejala spektrum
atom hidrogen, bahkan dapat menentukan jari-jari atom hidrogen dan tingkat
energi atom hidrogen pada keadaan dasar berdasarkan postulat momentum
sudut elektron. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, ditemukan
fakta-fakta baru yang menunjukkan adanya kelemahan pada teori atom Bohr.
Oleh karena itu, dikembangkan teori atom mekanika kuantum.

a. Elektron-elektron dalam mengelilingi inti atom berada pada tingkattingkat
energi atau orbit tertentu. Tingkat-tingkat energi ini
dilambangkan dengan n=1, n=2, n=3, dan seterusnya. Bilangan
bulat ini dinamakan bilangan kuantum (perhatikan Gambar 1.1).
b. Selama elektron berada pada tingkat energi tertentu, misalnya n=1,
energi elektron tetap. Artinya, tidak ada energi yang diemisikan
(dipancarkan) maupun diserap.
c. Elektron dapat beralih dari satu tingkat energi ke tingkat energi
lain disertai perubahan energi. Besarnya perubahan energi sesuai
dengan persamaan Planck, E=hv.
d. Tingkat energi elektron yang dibolehkan memiliki momentum sudut
tertentu. Besar momentum sudut ini merupakan kelipatan dari
atau , nh/2p, n adalah bilangan kuantum dan h tetapan Planck.

a. Peralihan Antartingkat Energi
Model atom Bohr dapat menerangkan spektrum atom hidrogen secara
memuaskan. Menurut Bohr, cahaya akan diserap atau diemisikan dengan
frekuensi tertentu (sesuai persamaan Planck) melalui peralihan elektron
dari satu tingkat energi ke tingkat energi yang lain. Jika atom hidrogen
menyerap energi dalam bentuk cahaya maka elektron akan beralih ke
tingkat energi yang lebih tinggi. Sebaliknya, jika atom hidrogen
mengemisikan cahaya maka elektron akan beralih ke tingkat energi yang
lebih rendah.
Pada keadaan stabil, atom hidrogen memiliki energi terendah, yakni
elektron berada pada tingkat energi dasar (n=1). Jika elektron menghuni
n>1, dinamakan keadaan tereksitasi. Keadaan tereksitasi ini tidak stabil
dan terjadi jika atom hidrogen menyerap sejumlah energi.
Atom hidrogen pada keadaan tereksitasi tidak stabil sehingga energi
yang diserap akan diemisikan kembali menghasilkan garis-garis spektrum
(perhatikan Gambar 1.2). Kemudian, elektron akan turun ke tingkat
energi yang lebih rendah. Nilai energi yang diserap atau diemisikan dalam
transisi elektron bergantung pada transisi antartingkat energi elektron.

b. Kelemahan Model Atom Bohr
Gagasan Bohr tentang pergerakan elektron mengitari inti atom seperti
sistem tata surya membuat teori atom Bohr mudah dipahami dan dapat
diterima pada waktu itu. Akan tetapi, teori atom Bohr memiliki beberapa
kelemahan, di antaranya sebagai berikut.
1. Jika atom ditempatkan dalam medan magnet maka akan terbentuk
spektrum emisi yang rumit. Gejala ini disebut efek Zeeman
2. Jika atom ditempatkan dalam medan listrik maka akan menghasilkan
spektrum halus yang rumit. Gejala ini disebut efek Strack.
Pakar fisika Jerman, Sommerfeld menyarankan, disamping orbit
berbentuk lingkaran juga harus mencakup orbit berbentuk elips. Hasilnya,
efek Zeeman dapat dijelaskan dengan model tersebut, tetapi model atom
Bohr-Sommerfeld tidak mampu menjelaskan spektrum dari atom
berelektron banyak
Sepuluh tahun setelah teori Bohr lahir, muncul gagasan de Broglie
tentang dualisme materi, disusul Heisenberg tentang ketidakpastian posisi
dan momentum partikel. Berdasarkan gagasan tersebut dan teori kuantum
dari Planck, Schrodinger berhasil meletakkan dasar-dasar teori atom
terkini, dinamakan teori atom mekanika kuantum.
Diterbitkan di: 03 Oktober, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    vidionya kok ngak ada ? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana cara merubah atom hidrogen menjadi oksigenmelalui reaksi nuklir Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.