Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Pemulihan Citra Diri

oleh: FerySimoneJulian     Pengarang : Fery Julianto
ª
 
PEMULIHAN CITRA DIRI

Pada dasarnya manusia diciptakan mulia seturut serupa dengan Allah, maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan (Kej. 1:27). Setelah dia menciptakan kita kemudian Dia juga memberikan kita berkat untuk beranak cucu dan bertambah banyak (Kej. 1:28) serta diberikan kuasa (Authority) sebagai anak Allah.

Akan tetapi karena Iblis iri dengan otoritas yang diberikan Tuhan atas kita, Iblis merasa iri hati dan ingin merebut otoritas yang diberikan Tuhan atas kita (Kej. 3:4-5).Sehingga yang terjadi adalah manusia saling menyalahkan, menghakimi dan melukai satu sama lain (Kej. 3:12-13). Akibat dari dosa yang dibuat adalah rusaknya citra diri (Gambar Allah).

Pemulihan Citra Diri Pribadi

A. Pemulihan Citra Diri Pra Dosa.

Citra diri adalah Gambar diri atau dapat disebut juga sebagai identitas yang dipergunakan untuk menjelaskan tentang latar belakang seseorang. Citra diri sangat penting untuk kehidupan seseorang karena memiliki pengaruh yang kuat baik dalam tingkah laku dan sikap kita sehari hari. Selain itu citra diri juga berperan penting untuk memberikan penilaian seseorang kepada orang lain.

Ilustrasi : Agung & Jagung

Suatu ketika ada seorang petani yang bernama agung yang mendapatkan harta warisan sebuah tanah yang cukup luas dari orang tuanya. Ia pun berpikir apa yang harus saya tanam di kebun saya, setelah dia berpikir akhirnya dia memutuskan untuk menanam jagung di kebunnya. Akan tetapi ketika musim panen jagung tiba, agung mendapatkan musibah, kebun jagungnya yang siap di panen habis terbakar oleh api dan tidak menyisakan sedikitpun. Dengan semua kejadian ini, agung menjadi stress dan di rawat di rumah sakit jiwa.

Dari ilustrasi ini dapat kita lihat bahwa citra diri (gambar diri) itu sangat penting dalam kehidupan kita.

1. Bagaimanakah citra diri manusia yang sangat penting

- Penilaian manusia seperti Allah menilai Manusia.

2. Bagaimanakah citra diri (nilai) manusia pra dosa.

- Manusia adalah gambar rupa Allah yang konkrit, konkrit disini menjelaskan bahwa manusia memiliki Roh rupa (likeliness), kemiripan dan karakter Allah.

- Manusia memiliki nilai yang sangat berharga di mata Tuhan (Kej. 1:31)

3. Citra manusia pra dosa secara utuh.

- Roh hidup (menjalin hubungan dengan Allah) dipulihkan dengan hati Bapa.

- Psikis (jiwa), pikiran, perasaan yang positif. Sehingga menimbulkan perasaan aman, merasa bersalah, berdaya guna dll.

- Fisik tidak berkelemahan.

4. Pemulihan.

- Kita menjadi sangat bernilai.

- Nilai yang sesungguhnya bukan nilai secara fisik.

B. Pemulihan Citra Diri Paska Dosa.

1. Pemulihan Allah sebagai sang pencipta kita sesudah manusia melakukan dosa (Kej. 3:21).

2. Bagaimanakah citra (nilai) manusia setelah jatuh ke dalam dosa.

- Gambar dan Rupa Allah menjadi rusak (bukan hilang).

- Roma 3:23 karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Sangat mengecewakan dan tidak mencukupi (dalam hal kemuliaan).

3. Akibatnya.

- Roh mati.

- Psikis (Jiwa) Pikiran dan perasaan negatif.

- Fisik : berkelemahan.

Diterbitkan di: 16 September, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.