Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Presentasi>Contoh Resensi Novel Religi Aplikatif

Contoh Resensi Novel Religi Aplikatif

oleh: Latief_mz     Pengarang : Ollie
ª
 
30 Hari Mencari Jodoh

IDENTITAS BUKU
Judul Buku : Finding Soulmate for Mei
Pengarang : Ollie
Penerbit : Qultum media, Jakarta
Tahun Terbit : 2007
Tebal Buku : 172 halaman

“Kapan mau nikah?”, kedengarannya memang pertanyaan yang biasa saja. Akan tetapi tidak bagi para pria/wanita dewasa yang telah mencapai usia matang untuk memasuki gerbang pernikahan. Pertanyaan tersebut tergolong pertanyaan paling mematikan dan paling dihindari bagi orang-orang yang sedang kesulitan dalam menemukan jodoh cintanya terutama kaum Hawa.
Ollie merupakan pendatang baru di dunia tulis menulis. Finding Soulmate for Mei ini merupakan novel keempat bagi Ollie namun sekaligus Novel pertamanya yang bernafaskan keislaman. Sebagai seorang penulis muda karya-karya Ollie cukup banyak diminati karna gaya penulisannya yang khas anak muda menjadi daya tarik tersendiri bagi remaja.
Kelebihan buku ini terdapat pada bahasanya yang lugas, ringan dan kocak khas remaja serta alurnya yang mengalir dan tidak dapat diperkirakan (unpredictable) membuat buku ini semakin menarik untuk dibaca. Penggambaran keadaan sosial masyarakat diuraikan secara nyata dan ini semakin membuat pembaca seolah masuk dan mengalami sendiri setiap detail peristiwa yang terjadi dalam cerita tersebut.
Kelemahan pada buku ini diwakili oleh banyaknya istilah berbahasa inggris yang tidak disertai dengan cataan kaki. Sehingga hal tersebut mengganggu proses pemahaman isi secara lebih mendalam, seperti yang terdapat pada beberapa kutipan di bawah ini:
1. “Duh! Dimana aku bisa mendapatkan the most eligible bachelor, hari gini, dalam waktu sebulan?? I really should’ve watched my mounth
2. “Well, it’s only a doll, it doesn’t mean anything!” aku berusaha memberi argumen
Dan banyak lagi, Selain itu, penggunaan catatan kaki pada novel ini justru ditekankan pada pernyataan/kata yang tidak begitu penting seperti berikut ini:
1. Hari pertama dilaksanakannya resolusi1 (dalam catatan kaki: 1 Yah…semacam target gitu deh)
2. Soal cucian? Gak masalah ….! Karena Loundry bertebaran disekitar daerah kostku. Pokoknya surga dech2 (dalam catatan kaki: 2 Emang di Surga masiih perlu nyuci ya…hehe). Karna menggunakan bahasa gaul, tentu saja dalam penulisan novel ini mengabaikan masalah EYD.
Novel ini termasuk novel religi aplikatif yang mengangkat fakta yang sering terjadi di masyarakat luas. Dibandingkan dengan novel lain yang sejenis, novel ini hadir dengan gaya bahasa yang renyah, alur cerita yang tidak dapat ditebak dan sudut pemikiran yang fresh dan ringan sangat mewakili jiwa pemuda sebagai tokoh yang ingin ditonjolkan pada cerita ini. Ide yang ingin disampaikan pun tergolong berbobot karna di dalamnya tidak hanya mengisahkan seorang yang mencari jodoh saja melainkan segala potret sosial kemasyarakakatan yang ada di Indonesia.
Berawal dari sebuah permintaan bersifat mendesak dari salah satu keluarganya untuk membawa seorang calon suami membuat Mei kelimpungan sendiri. Satu bulan untuk menemukan pria yang benar-benar layak menjadi calon suami adalah waktu yang sangat singkat. Bersama sahabat sejatinya, Kitty, banyak sekali petualangan seru yang mereka hadapi mulai dari gabung dengan Speed Dating, Kontak Jodoh sampai mengikuti sebuah situs ajang pencarian jodoh di Internet.
Hari demi hari yang berlalu menorehkan kisah yang tak terlupakan bagi seorang Mei. Termasuk diantaranya ketika matanya menangkap dua sosok pria yang dia yakini sebagai kandidat jodohnya yaitu Jati dan Raka. Jati adalah rekan kantor Mei yang begitu banyak digilai wanita karena fisiknya yang tidak kalah keren dan tampan dengan jajaran artis ibukota, namun sikapnya yang begitu cuek membuat para wanita semakin penasaran, tak terkecuali dengan Mei yang diam-diam menaruh hati padanya. Sementara Raka muncul sebagai sosok superhero yang hobi membantu orang lain, bersifat kebapakan dan tulus menjadikan Mei tak mampu membohongi perasaannya bahwa dia juga mengharap calon suami yang serupa dengan Raka. Namun suatu ketika melalui sebuah peristiwa yang tidak disengaja, Allah membukakan mata Mei tentang sosok Jati yang sebenarnya adalah seorang Homoseksual yang terlaknat. Satu hal yang perlu diingat bahwa Show must go on pencarian jodoh tidak berhenti sampai disini. Suatu ketika terdengar selentingan kabar yang menyatakan bahwa Raka adalah suami dari Kitty. Kemarahan telah menutup mata Mei pada semua kejadian yang sejatinya menempatkan dirinya sebagai aktor utama. Surat dari Raka yang berisi pengkhitbahan pada dirinyalah yang telah membuka mata Mei bahwasannya selama ini yang dicari dan diinginkan Raka untuk menjadi istrinya adalah Meilani bukan Kitty. Sebagai ending dari kisah ini Raka dan Meilani menikah di Belanda dan melanjutkan S2 disana sebagaimana yang sering Mei khayalkan dalam lamunan-lamunan terdahsyatnya sebagai seorang wanita dewasa yang tengah mapan.
Buku ini layak untuk anda miliki sebagai pelengkap koleksi perpustakaan pribadi anda di rumah, terutama jika anda tengah mengalami masalah yang sama dengan Mei, ide-ide gilannya dan nasihat-nasihatnya pantas untuk anda coba, siapa tahu anda berhasiil menemukan jodoh Cinta anda sebagaimana Mei menemukan Raka.

Diterbitkan di: 22 Mei, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    latar alur Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.