Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Presentasi>Pengertian Paradigma dan Pembangunan

Pengertian Paradigma dan Pembangunan

oleh: ZulfikarPutra    
ª
 
Pengertian paradigma pertama kali diperkenalkan oleh Thomas Kuhn untuk melihat perkembangan dan revolusi ilmu pengetahuan. Yang dimaksud paradigma dalam konteks ini adalah konstelasi teori, nilai, dan tema pemikiran untuk memahami kondisi sejarah dan keadilan social bagi kerangka konsepsi makna realitas sosial. Artinya, paradigm merupakan dasar berpikir kita dalam melihat suatu realitas sehingga mampu memperngaruhi apa yang dipilih, dilihat dan diketahui.
Beragamnya rumusan ataupun definisi dari pembangunan menimbulkan berbagai interpretasi berbeda dari para ahli. Bahkan pada masa-masa awal, istilah tentang pembangunan selalu dikaitkan dengan modernisasi, indistrilisasi, westernisasi, pertumbuhan, evolusi sosial budaya , termasuk reformasi sosial-politik-budaya. Berikut beberapa batasan dari para ahli yang dapat menggambarkan bahwa pengertian pembangunan ternyata banyak di ambil dari sudut pandang beragam, di antara lain :
Inayatullah (1976), mendefinisikan pembangunan sebagai perubahan menuju pola masyarakat yang lebih baik dengan nilai kemanusiaan yang memungkinkan suatu masyarakat mempunyai control yang lebih besar terhadap lingkungan dan tujuan politiknya.
Seers (1977), mendefinisikan pembangunan sebagai suatu istilah teknis, yang berarti membangkitkan masyarakat di Negara-negara sedang berkembang dari kemiskinan, pendidikan yang rendah, pengangguran dan ketidakadilan sosial.
Rogers (1969 dan 1971), mendefinisikan pembangunan sebagai proses yang terjadi pada level tingkatan system sosial, sedangkan modernisasi sebagai proses yang terjadi pada level individu. Definisi ini kemudian diralatnya kembali dengan menyatakan bahwa pembangunan sebagai suatu proses sosial yang bersifat partisipatori secara luas untuk memajukan keadaan sosial dan kebendaan (termasuk keadilan, kebebasan, dan kualitas yang lebih tinggi) bagi mayoritas masyarakat melalui manfaat yang di peroleh serta kontrol terhadap lingkungan.
Berger (1987), memandang modernisasi sebagai suatu rangkaian fenomena historis yang jauh lebih spesifik, yang di asosiasikan dengan tumbuhnya masyarakat-masyarakat industrisial.
Dengan pemahaman tersebut, kata pembangunan di sejajarkan dengan kata perubahan sosial. Bagi penganut pandangan ini, konsep pembangunan adalah berdiri sendiri sehingga membutuhkan keterangan lain, seperti :pembangunan model kapitalisme; pembangunan model sosialisme; ataupun pembangunan model Indonesia; dan seterusnya. Dalam pengertian seperti ini, teori pembangunan berarti sosial ekonomi yang sangat umum.

Diterbitkan di: 01 April, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jelaskan perkembangan paradigma pembangunan di indonesia...? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jelaskan apa fungsi paradigma pembangunan Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa itu paradigma pembangunan ? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.