Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Presentasi>Pengaruh struktur Modal Terhadap Profitabilitas

Pengaruh struktur Modal Terhadap Profitabilitas

oleh: SYAMRILAODE    
ª
 
Menurut Irawati (Dalam Purhadi 2006:33) teori struktur modal menjelaskan apakah ada pengaruh perubahan struktur modal terhadap nilai perusahaan. Dalam kaitannya dengan struktur modal, dalam memperoleh sumber dana yang bersangkutan, nilai perusahaan bisa diukur dengan harga saham dipasar serta besarnya keuntungan (profitabilitas) yang diperoleh perusahaan. Profitabilitas merupakan kemampuan perusahaan memperoleh laba yang berhubungan dengan penjualan, total aktiva maupun modal. Oleh sebab itu biasanya seorang kreditur atau investor akan sangat berkepentingan dengan analisa profitabilitas, sebab analisa profitabilitas berguna untuk mengetahui seberapa besar hasil yang akan didapat dari investasinya dan juga dipakai sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan berkaitan dengan masalah investasi atau kredit.
Hernawati (2007:34) Jika perusahaan memutuskan menetapkan struktur modal dalam jumlah yang besar, kemungkinan tingkat likuiditas akan terjaga namun kesempatan untuk memperoleh laba yang besar akan menurun yang pada akhirnya berdampak pada menurunnya profitabilitas.
Harahap (2003), menyatakan bahwa struktur modal sangat berpengaruh terhadap profitabilitas karena struktur modal yang digunakan perusahaan untuk operasional menentukan profit yang diinginkan perusahaan.
Sementara itu Sartono, 1996 (dalam Purhadi, 2006) menjelaskan bahwa ROE dapat mengukur kemampuan perusahaan memperoleh laba yang tersedia bagi pemegang saham. Rasio ini dipengaruhi besar kecilnya hutang, artinya jika proporsi hutang semakin besar maka rasio ini juga akan semakin besar. Jika proporsi hutang besar maka bagian laba yang dibagikan kepada pemegang saham juga besar sebab tidak ada tambahan pemegang saham baru. Ini berarti jika rasio ROE besar menunjukkan bahwa penggunaan hutang yang banyak semakin besar profitabilitas perusahaan dihubungkan dengan kemakmuran pemegang saham.
Harahap (2003) dalam analisis pengaruh struktur modal terhadap profitabilitas pada industri pulp and paper yang masuk pasar modal Indonesia, menyatakan ada tiga kemingkinan keadaan ekonomi yang dapat mempengaruhi rentabilitas modal sendiri yaitu :
a. jika rentabilitas ekonomi lebih besar dari tingkat bunga
Pada kondisi ini financial leverage akan mendorong peningkatan rentabilitas modal sendiri yang besar dibanding jika tidak ada financial leverage. Hal ini berarti dalam keadaan rentabilitas ekonomi lebih besar dari tingkat bunga, makin tinggi leverage-nya, sehingga memperbesar tingkat rentabilitas modal sendiri. Sehingga penggunaan hutang pada kondisi ini akan menguntungkan, karena penggunaan hutang dapat menghasilkan pendapatan yang lebih besar dari beban bunga yang timbul dari penggunaan hutang itu sendiri. Kondisi ini akan menguntungkan bagi pemegang saham.
b. jika rentabilitas ekonomi lebih kecil dari tingkat bunga
Pada kondisi ini keberadaan financial leverage justru akan menekan rentabilitas modal sendiri, artinya makin tinggi tingkat financial leverage akan memperkecil rentabilitas modal sendiri. Hal ini disebabkan penggunaan hutang tidak dapat menghasilkan pendapatan yang cukup untuk membayar beban tetap dari penggunaan hutang itu sendiri. Kondisi ini akan merugikan para pemegang saham, sebab bagian laba yang diterima menjadi kecil.
c. jika rentabilitas ekonomi sama dengan tingkat bunga
Pada kondisi ini perubahan financial leverage tidak akan mempengaruhi tingkat rentabilitas modal sendiri. Karena besarnya hasil dari penggunaan hutang sama dengan beban tetap yang ditimbulkan oleh pengunaan hutang tersebut. Sehingga hasil dari penggunaan hutang seluruhnya hanya cukup untuk membayar beban tetap dari penggunaan hutang tersebut.

Diterbitkan di: 09 Maret, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.