Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Manfaat Kata Maaf

oleh: CeshFabregas    
ª
 
Kata “maaf” mungkin sangat tidak asing di telinga kita, apalagi bagi orang yang kerap melakukan kesalahan. Selain itu juga “maaf” dapat membuat orang menjadi mulia. Karena dengan meminta maaf terlebih dahulu kepada orang lain, berarti kita merupakan orang yang menghindari hal-hal buruk yang bisa terjadi. Namun, tahukah anda bahwa kata maaf tidak hanya sekedar kata-kata biasa yang keluar dari lisan kita, tapi kata maaf memiliki efek positif yang dapat membantu kita terhindar dari penyakit.

Menurut sains, kata “maaf” bisa membantu seseorang untuk dapat pulih dari penyakitnya selama masa penyembuhannya. Penelitian yang di lakukan oleh sejumlah komunitas menunjukkan bahwa adanya korelasi atau hubungan yang jelas antara rendahnya tekanan darah dan rendahnya tekanan cortisol pada ludah orang-orang yang memiliki sifat pemaaf,

Selain itu, studi yang di lakukan di Universitas Duke menunjukkan bahwa dengan sikap pemaaf, dapat membantu kesembuhan kesehatan pada pasien yang menderita gangguan syaraf tulang belakang. Hasilnya pasien yang memiliki sifat pemaaf hanya mengalami rasa sakit yang sedikit dibandingkan dengan pasien yang tidak memiliki sifat pemaaf. Memang secara psikologis, tentunya pasien yang bersifat pemaaf lebih bersikap positif atas upaya pengobatan yang menyebabkan psikologisnya menjadi lebih tenang, sehingga mendorong kesembuhan yang lebih cepat. Hal ini meliputi juga untuk kesembuhan berbagai macam penyakit.

Sebenarnya kajian perilaku pemaaf ini dilakukan dengan sub tolok ukur yang meliputi 2 hal yaitu : perilaku pemaaf diri sendiri dan perilaku pemaaf orang lain.

Pengakuan terhadap psikologis di lakukan atas system cardiovascular (system kerja jantung) dan endocrine (fungsi kelenjar tubuh) yakni : catatan tekanan darah systolic dan diastolic, pengukuran denyut jantung, kadar hormone cortisol pada ludah, dan yang lebih utama dalam hal ini adalah prilaku pemaaf yang baik adalah ketika terkait pada keyakinan ajaran agama. So, tidak usah segan untuk meminta maaf, karena kata maaf memang memiliki banyak manfaat bagi diri kita.

Diterbitkan di: 07 Februari, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.