Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Presentasi>Konsep pecahan Dalam Matematika

Konsep pecahan Dalam Matematika

oleh: SYAMRILAODE    
ª
 
Salah satu konsep yang mendasar dalam matematika adalah pecahan, oleh karena itu merupakan konsep yang sangat penting pada jenjang pendidikan SD.
Tiro (1994: 2) memberikan gambaran tentang konsep pecahan sebagai berikut:
Konsep pecahan adalah konsep matematika dari pecahan dan dapat dipandang sebagai relasi atau rasio antara dua kuantitas atau bilangan. Dalam cara pendekatannya, pecahan terdiri dari tiga model. Model pertama disebut model bagian kelompok yang mengasosiasikan pecahan dengan bagian dari suatu kelompok, Model kedua disebut model bagian luasan dan model ketiga disebut model garis bilangan yang mengasosiasikan pecahan dengan titik pada suatu garis bilangan.
Selanjutnya Negoro (Kasmiati, 2003: 11) mengemukakan bahwa pecahan merupakan bilangan yang menggambarkan bagian dari suatu keseluruhan, bagian dari suatu daerah, bagian dari suatu benda atau bagian suatu himpunan.
Ada beberapa jenis pecahan dalam pembelajaran matematika diantaranya (1) pecahan biasa yaitu dengan nama pecahan biasa, (2) pecahan campuran yaitu campuran nama bilangan cacah dengan nama pecahan biasa, (3) pecahan desimal. Nama lain untuk suatu pecahan adalah nama desimalnya, (4) pecahan persen yaitu pecahan dalam bentuk per seratus.
Berbagai jenis pecahan di atas terdapat operasi hitung pecahan dimana operasi yang melibatkan pecahan. Dalam operasi tersebut berlaku juga apa yang disebut dengan operasi dasar, yaitu :
a. Operasi penjumlahan pecahan
b. Operasi pengurangan pecahan
c. Operasi perkalian pecahan
d. Operasi pembagian pecahan
Dalam menjumlahkan pecahan dengan penyebut yang sama dilakukan dengan menjumlahkan pembilangnya saja. Rumus umum yang digunakan adalah: ≠ 0. Untuk menjumlahkan pecahan yang berpenyebut tidak sama dilakukan dengan cara sebagai berikut: harus mengganti nama pecahan itu sehingga penyebutnya yang baru merupakan kelipatan persekutuan terkecil dari penyebut – penyebut semula, ekuivalen, nama lain serta mencari kelipatan pecahan. Untuk menjumlahkan pecahan campuran cara yang dilakukan yaitu (a) penyebut disamakan, nilai pembilang disesuaikan, (b) menjumlahkan bilangan bulat dan mengelompokkan pecahan, (c) menjumlahkan pecahan, (d) mengubah pecahan biasa ke pecahan campuran, (e) menjumlahkan bilangan bulat.
Diterbitkan di: 15 Oktober, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    mengapa pecahan disebut ekivalen?? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    mengubah pecahan biasa menjadi pecahan permil gimana ya ?? soalnya : a. 1/16 b. 3/20 c. 11/20 Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    49%+3/5= ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    bagaimana cara hitungan persen 28 Januari 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    ma'f mau tnya.. referensiny ringkasan d atas itu dri mana ya?? bleh tau g?? bkunya apa? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    hubunagan dua bilangan Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    definisi pecahan Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    pecahan di sebut juga Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    pecahan biasa 4/5 di ubah menjadi pecahan campuran Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakah pecahan ekivalen sama dengan pecahan senilai? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    contoh bilangan pecahan? ( 2 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    1/2+1/4= 12 September 2012
  1. Jawaban  :    Contoh bilangan pecahan : 3,5 4,0 6,88 1/2 1/4 dll 05 September 2011
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.