Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Presentasi>Konsep Dasar dan Prinsip Akuntansi

Konsep Dasar dan Prinsip Akuntansi

oleh: SYAMRILAODE    
ª
 
Konsep Dasar
Konsep dasar merupakan landasan prinsip akuntansi yang berlaku umum yang juga berfungsi sebagai fondasi bagi prinsip akuntansi lain yang berlandaskan pada karakteristik lingkungan yang sama.
Menurut Zaki Baridwan (1997 : 9) menyatakan bahwa konsep dasar yang mendasari prinsip akuntansi adalah sebagai berikut:
1. Prinsip biaya historis (Historical Cost Principle).
2. Prinsip pengakuan pendapatan (Revenue Recognition Principle).
3. Prinsip mempertemukan (Matching Principle).
4. Prinsip konsistensi (Consistency Principle).
5. Prinsip pengungkapan lengkap (Full Disclousure Principle).

Prinsip Akuntansi
Prinsip akuntansi merupakan dasar atau petunjuk bagi mereka yang melakukan praktek atau kegiatan di bidang akuntansi, sehingga wajib ditaati khususnya dalam hal proses penyusunan laporan keuangan. Prinsip akuntansi dapat memberikan petunjuk tentang bagaimana data sumber-sumber dan kewajiban ekonomi dicatat sebagai harta dan kewajiban, bagaimana cara mencatatnya, kapan perubahan tersebut dicatat, serta bagaimana mengukurnya dan informasi apa saja yang diungkapkan dan bagaimana cara mengungkapkannya.
Menurut Niswonger dan Fess (1996 : 349-353) prinsip-prinsip akuntansi yang paling penting dan secara luas digunakan adalah sebagai berikut :
1. Kesatuan usaha (Bussines entity).
2. Perusahaan berjalan (Going Concern).
3. Bukti yang obyektif (Objective evidence).
4. Unit pengukuran (unit of measurement).
5. Periode akuntansi (Accounting Period).
6. Penandingan pendapatan dengan beban (Matching Revenue and expired Cost).
7. Konsistensi (Consistency).
8. Materialitas (Materiality).
9. Konsevatisme (Consevatisme).
Ikatan Akuntansi Indonesia (1984 : 16) menjabarkan tentang prinsip akuntansi sebagai berikut :
Prinsip Akuntansi Indonesia merupakan himpunan prinsip, prosedur, metode dan teknik akuntansi yang mengatur penyusunan laporan keuangan, khususnya yang ditujukan kepada pihak luar seperti : pemegang saham, kreditur, fiskus, dan sebagainya.
Prinsip akuntansi memegang peranan yang penting terutama dalam pelaksanaan fungsi akuntansi sebagai penyedia akuntansi keuangan suatu perusahaan, sehingga dengan menggunakan prinsip dan konsep akuntansi maka pencatatan dan penilaian harta, hutang, modal, penghasilan dan biaya-biaya yang terjadi benar-benar mencerminkan kelayakan.

Diterbitkan di: 15 Oktober, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Bisa kasih penjelasannya biar lebih menarik, terima kasih... Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa perbedaan antara sistem akuntansi yang berlandaskan aturan dan berlandaskan prinsip Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    kapan prisip akuntansi tersebut digunakan? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jelaskan arti prinsip-prinsip akuntansi Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jlaskan arti dari prinsip-prinsip akuntansi?? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    konsep yang berlaku pada akuntansi Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    pengertian perusahaan berjalan Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa perbedaanya konsep dan prinsip Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    point dari prinsip-prinsip akuntasinya mana ne ??? koq gak da yaaaaa ????? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    gmna cra kta spya mdah mmahami prinsip2 akuntansii ?? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.