Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Presentasi>Fungsi dan Peranan Koperasi Menurut Undang-Undang

Fungsi dan Peranan Koperasi Menurut Undang-Undang

oleh: SYAMRILAODE    
ª
 
Sebagaimana telah dikemukakan pada uraian terdahulu mengenai pengertian koperasi yang dikutip dalam undang-undang nomor 25 tahun 1992 bahwa koperasi landasan kegiatannya sebagai kumpulan orang-orang yang melakukan kerja sama untuk mencapai kepentingan bersama. Kepentingan dimaksud di sini adalah kepentingan orang-orang atau masyarakat. Dengan kata lain koperasi ikut membantu atas terselenggaranya kepentingan orang-orang, baik selaku anggota koperasi maupun selaku anggota masyarakat.
Adapun fungsi koperasi adalah sebagai berikut :
a) Membangun dan mengembangkan potensi serta kemampuan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial;
b) Berperan secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat;
c) Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional.
Selain itu koperasi juga berfungsi sebagai wadah bergabung dan berusaha bersama bagi golongan ekonomi lemah yang berbentuk perusahaan yang berciri khas atas dasar kekeluargaan, menurut biaya pengorganisasian yang berbeda dengan badan usaha lainnya yang mengutamakan keuntungan. Akan tetapi dalam koperasi kita mengenal adanya pelayanan kepada anggota yang utama, disamping mengejar SHU sebagai upaya mempertinggi taraf hidup anggota dan upaya meningkatkan pelayanan kepada anggotanya.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka koperasi mempunyai fungsi yang biasanya dari berbagai sudut pandang sebagai berikut :
1. Sudut pandang sosial, mengungkapkan koperasi merupakan alat perubahan sosial. Pandangan ini menganjurkan adanya perubahan dalam kebiasaan hidup para anggota koperasi.
2. Sudut pandang sosial politik, menganggap bahwa koperasi merupakan alat politik yang efektif untuk meningkatkan kehidupan sosial para anggotanya. Fungsi ini dapat berjalan apabila iklim politik ekonomi pemerintah benar-benar memberdayakan ekonomi arus bawah.
3. Sudut pandang legalitas, memandang bahwa koperasi merupakan tumpuan hak dan kewajiban.
4. Sudut pandang ekonomi, memandang bahwa koperasi merupakan alat untuk meningkatkan taraf hidup para anggotanya. Dalam fungsi ini koperasi berupaya mengejar efisiensi usaha sebagaimana badan usaha lainnya, namun tidak berpaling dari asas kekeluargaan dan prinsip koperasi. (Yamin dan Syafa, 1997 : 17-18).
Sebagai satu lembaga ekonomi yang berwatak sosial dalam undang-undang nomor 25 tahun 1992 dinyatakan bahwa koperasi berperan sebagai berikut :
a. Wadah pendidikan bagi para anggotanya karena peningkatan dan perkembangan lembaga itu sangat ditentukan oleh meningkatnya pengetahuan, keterampilan, sikap perilaku dan motivasi dari para anggotanya.

b. Wadah pelestarian dan pengembangan positif terhadap nilai-nilai kekeluargaan dan kegotong-royongan para anggotanya.
c. Wadah pengembangan kegiatan ekonomi para anggotanya.
d. Wadah penghimpunan dan pengemban potensi para anggotanya menjadi satu kekuatan swadaya yang selanjutnya menjadi kekuatan penggerak bagi pertumbuhan selanjutnya.
Selain itu koperasi juga berperan dalam rangka pengembangan ekonomi bangsa Indonesia yang dirumuskan sebagai berikut :
1. Mempersatukan, mengarahkan dan mengembangkan daya kreasi, daya cipta serta daya usaha rakyat, terutama bagi mereka yang terbatas kemampuan ekonominya.
2. Koperasi bertugas meningkatkan pendapatan dan menimbulkan pembagian yang adil dan erat atas pendapatan tersebut.
3. Koperasi bertugas mempertinggi taraf hidup dan kecerdasan bangsa Indonesia.
4. Koperasi berperan aktif dalam membina kelangsungan perkembangan demokrasi ekonomi. Koperasi berperan aktif dalam menciptakan atau membuka lapangan kerja baru. (Kartasaputra, G.,1989 : 4).
Walaupun demikian, kenyataan menunjukkan bahwa koperasi belum sepenuhnya mampu untuk menjalankan peranannya secara optimal. Hal ini disebabkan karena masih adanya hambatan struktural dalam penguasan faktor produksi terutama permodalan.
Diterbitkan di: 15 Oktober, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    fungsi koperasi secara lengkap???? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.