Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Presentasi>Klasifikasi / Penggolongan Biaya

Klasifikasi / Penggolongan Biaya

oleh: SYAMRILAODE    
ª
 
Akuntansi biaya bertujuan untuk menyajikan informasi biaya yang dibutuhkan oleh pimpinan perusahaan dalam mengelola perusahaannya secara efisien dan efektif. Didalam mencatat dan menggolongkan biaya harus selalu diperhatikan untuk tujuan apa manajemen memerlukan informasi biaya sebaiknya selalu diperhatikan konsep “Different costs for different purpose”. Tidak ada satu konsepsi yang dapat memenuhi berbagai macam tujuan. Oleh karena itu didalam akuntansi biaya terdapat berbagai macam cara penggolongan biaya sebagai berikut Untuk lebih memahami tentang pengertian biaya berdasarkan tujuan yang hendak dicapai dalam periode akuntansi.
Mulyadi (2002 : 14-17), Mengemukakan klasifikasi biaya menjadi lima golongan yaitu :
1. Penggolongan biaya menurut obyek pengeluaranya
Dalam penggolongan ini, nama obyek biaya pengeluaran merupakan dasar penggolongan biaya, misalkan obyek pengeluaran adalah bahan bakar, maka semua biaya yang berhubungan dengan bahan bakar disebut “biaya bahan bakar”.
2. Penggolongan biaya menurut fungsi pokok dalam perusahaan
Dalam perusahaan manufaktur, ada tiga fungsi pokok yaitu fungsi produksi, fungsi pemasaran, dan fungsi administrasi dan umum. Oleh karena itu dalam perusahaan manufaktur, biaya dikelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu :
a. Biaya produksi adalah biaya-biaya yang terjadi untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap untuk di jual.
b. Biaya pemasaran adalah biaya-biaya yang terjadi untuk melaksanakan kegiatan pemasaran produk.
c. Biaya administrasi dan umum adalah biaya-biaya untuk mengkoordinasi kegiatan-kegiatan produk dan pemasaran produk.
3. Penggolongan biaya menurut hubungan biaya dengan sesuatu yang dibiayai :
a. Biaya langsung adalah biaya yang terjadi yang penyebab satu-satunya adalah karena adanya sesuatu yang dibiayai.
b. Biaya tidak langsung adalah biaya yang terjadinya tidak hanya disebabkan oleh sesuatu yang dibiayai.
4. Penggolongan biaya menurut prilaku dalam hubungannya dengan perubahan volume kegiatan
Dalam hubungannya dengan perubahan volume kegiatan biaya dapat digolongkan menjadi :
a. Biaya variable adalah biaya yang jumlah totalnya berubah sebanding dengan perubahan volume kegiatan.
b. Biaya semi variable adalah biaya yang berubah tidak sebanding dengan perubahan volume kegiatan.
c. Biaya semiflxed adalah biaya yang tetap untuk tingkat volume kegiatan tertentu dan berubah dengan jumlah yang konstan pada volume produksi tertentu.
d. Biaya tetap adalah biaya yang jumlah totalnya tetap dalam kaisar volume kegiatan tertentu.
5. Penggolongan biaya atas dasar jangka waktu manfaatnya
Atas jangka waktu manfaatnya biaya dapat dibagi menjadi dua yaitu :
a. Pengeluaran modal (capital expenditures) adalah yang mempunyai manfaat lebih dari satu periode akuntansi.
b. Pengeluaran pendapatan (revenue expenditures) adalah biaya hanya mempunyai manfaat dalam periode akuntansi yang terjadinya pengeluaran tersebut.
Adolph Matz dalam Hartanto (1976 : 41), menyatakan bahwa, penggolongan biaya sesuai dengan sifat elemen (natural classification), yaitu :

1. Biaya manufacturing atau biaya pabrik.
a. Biaya bahan baku
Biaya bahan baku yaitu yang diidentifikasikan terhadap produk yang dihasilkan dan secara phisik bahan tersebut menjadi bagian yang menyeluruh dari produk yang selesai.
b. Biaya upah langsung
Biaya upah langsung yaitu upah atau biaya dari tenaga kerja yang secara langsung menangani atau terlibat mengerjakan bahan baku untuk diolah menjadi bahan jadi.
c. Biaya overhead pabrik
Biaya factory overhead yaitu biaya produk tidak langsung atau biaya yang selain biaya bahan baku dan tenaga kerja. Biaya ini tidak dapat diidentifikasikan secara langsung terhadap produk yang diproduksi.
Biaya factory ini dapat dibagi atau digolongkan kedalam biaya sebagai berikut :
• Biaya bahan pembantu adalah bahan yang tidak menjadi bagian dari pada produk jadi atau bahan yang meskipun menjadi bagian dari produk jadi tetapi nilainya relatif kecil.
• Biaya tenaga kerja tidak langsung adalah upah dari tenaga kerja yang tidak langsung mengolah bahan baku menjadi barang jadi. Misalnya gaji mandor, gaji pegawai administrasi dan lain-lain. Biaya factory overhead umum adalah biaya overhead yang selain biaya bahan baku tidak langsung dan biaya tenaga kerja tidak langsung.
2. Biaya komersial (commercial expense) meliputi :
Biaya-biaya penjualan (marketing expance) atau didisribusikan expence dan seling expence. Biaya-biaya ini dimulai pada titik dimana biaya produksi berakhir yaitu jika proses produksi telah selesai dan barang-barangnya ada dalam kondisi yang dapat dijual.
3. Biaya administrasi yaitu meliputi biaya yang terjadi dalam mengarahkan, mengawasi dan mengadministrasikan perusahaan berdasarkan kelompok ini maka kelompok biaya yang dibebankan kepada harga pokok adalah biaya produksi atau biaya manufacturing.
Untuk membedakan apakah suatu biaya digolongkan dalam pengeluaran modal atau pengeluaran pendapatan maka terdapat tiga factor yang harus dipertimbangkan yaitu
• Manfaatnya
• Jumlahnya
• Pertimbangan manajemen
Harmanto (1992 : 26), Obyek biaya dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
a. Obyek-obyek biaya untuk perhitungan harga pokok produksi dan penentuan rugi laba periodic.
b. Obyek-obyek biaya untuk perencanaan dan pengendalian manajemen.
c. Obyek-obyek untuk pengambilan keputusan.
Dari tiga obyek biaya di atas maka peneliti hanya akan membahas pada obyek biaya untuk penentuan harga pokok produksi.
Diterbitkan di: 10 Oktober, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa perbedaan biaya pemasaran atas dasar fungsi dan atas dasar ABC (dengan contoh) Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    klasifikasi menurut fungsi Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    contoh biaya tidak langsung Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bisa kasi contoh nga pada masing masin pengglngan tersebut,saya masih bingun..(-_-) Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa macam-macam penggolongan biaya, jelaskan ! Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    ada gak penggolongan biaya berdasarkan ditulis atau tidaknya biaya tersebut dalam pembukuan// Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    penggolongan biaya menurut hubungan dengan skala produksi Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa yang di maksud du pont system Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa arti dari overhead Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    klasifikasi biaya apa aja yang ada di sebuah produksi berdasarkan pesanan atau job order costing? dan bagaimana sistem biayanya? tolong dijawab ya... ^_^ Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.