Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Konawe diminta untuk transparan dan profesional dalam pendataan tenaga honorer yang akan direkrut dalam database penerimaan Calon Pegawai Negeri Silin (CPNS) yang digulirkan Menpan RI, baru-baru ini.
Hal itu ditegaskan anggota komisi A DPRD Konawe, Muh. Djafar Kepada Kendari Ekspress, Sabtu (31/7). "Pemkab Konawe dalam hal ini BKD Konawe harus jujur, adil dan transparan dalam perekrutan tenaga honorer tahun ini, tegasnya.
Dia melihat animo masyarakat khususnya para pencari kerja (pencaker) dalam pengurusan syarat administrasi di setiap SKPD Lingkup Pemkab Konawe selama sepekan.