Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Ezine & Newsletter>Sanggupkah KIta Mencintai Kekurangannya

Sanggupkah KIta Mencintai Kekurangannya

oleh: bundamila    
ª
 
Sanggupkan Kita Mencintai semua Kekurangannya hanya dengan cinta
Cinta adalah sebuah kata yang tak asing bagi kita, dimanapun siapapun dan kapanpun pasti setiap manusia pernah merasakan cinta.
Cinta yang dimaksud disini tentu saja cinta yang sangat populer dimata semua orang yang telah mengalaminya yaitu cinta sepasang kekasih, cinta kepada lawan jenis.
Cinta terhadap seseorang memang sangat indah tetapi juga sangat menyakitkan. Disaat kita jatuh cinta sama seseorang maka kita akan merasakan dahsyatnya sebuah cinta, banyak pengorbanan yang akan dilakukan disana. BUkan itu saja tetapi perhatian dan waktu akan kita berikan buat dia sijantung hati.Seandainya waktu bisa ditambah maka banyak orang akan meminta perpanjangan waktu karena 24 jam terasa semenit.
Tetapi disaat kita putus cinta atau tidak bisa memiliki dia maka waktu yang berjalan terasa sangat lama, sedih dan sakit hati begitu mengiris hati, uraian air mata tidaklah menjadi tolak ukr kepedihan.
BAgaimana dengan cinta yang tak lekang oleh waktu apakah ada?
Ada yaitu cinta terhadap orangtua, anak dan yang terpenting dari segalanya adalah cinta terhadap Allah.
BAgaimana dengan cinta terhadap seseorang yang tidak bisa kita miliki apakah bisa pudar?
tergantung bagaimana proses perpisahannya kalo penuh dengan kenangan tentu sangat sulit melupakan orang itu. Tidak memiliki orang yang kita cintai sangat menusuh hati sangat menyakitkan apalagi melihat dia bahagia dan melupakan kita
Yang harus diperhatikan dan ditekankan disini adalah keiklasan dan yakin bahwa dia memang bukan yang terbaik buat kita karena Allah maha tau mana yang terbaik buat kita. Kita berpikir bahwa dia yang terbaik tetapi pernahkan sadar bahwa ada beberapa sifat kita yang jelek yang dia tidak tau apakah dia bisa menerima kejelekan atau kekurangan kita? tidak semudah yang kita bayangkan karena saat ini bilang bisa menerima belum tentu dia mau menerima dengan iklas kemudian apakah kita bisa menerima dia dengan apa adanya termasuk kekurangannya?...Belm tentu juga kita bisa menerima semua kekurangannya dia karena apa yang kita lihat saat berpacaran berbeda dengan apa yang kita lihat setelah menikah.Menikah bukan akhir dari perjalanan cinta sepasang kekasih tetapi menikah adalah awal perjalanan sepasang kekasih dan akhir dari sebuah perkenalan.Karena berpacaran sebenarnya adalah sebuah perkenalan antara yang satu dengan yang lainnya dimana kita saling mendalami karakter masing - masing terutama sifat dan kebiasaan nah sifat - sifat jelek dari dia apakah kita mau menerimanya? karena saat berpacaran yang kita lihat hanya 10% saja sementara kalo sudah menikah kita akan melihat hampir 100% kelakuan dia. dimulai kita buka mata saat bangun tidur sampai kita tidur lagi kita akan melihat dia sebagai seorang pasangan hidup, apapun yang dia lakukan maka kita akan melihatnya, mendengarnya dan mungkin akan terlibat didalamnya. Sanggupkan kita menerima sisi kekurangan dia sebagai pasangan hidup?

Diterbitkan di: 01 Juni, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.