Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Pengertian Perhatian Orang Tua

oleh: arsyak     Pengarang : arif
ª
 

1. Pengertian perhatian orang tua

a. Pengertian perhatian

Menurut Sumadi Suryabrata (1986:16) perhatian merupakan pemusatan tenaga psikis yang tertuju kepada suatu obyek. Sedangkan WS Winkel (1987:100) berpendapat, perhatian diartikan konsentrasi, yaitu pemusatan tenaga dan energi psikis dalam menghadapi suatu obyek. Seiring dengan pendapat kedua ahli tersebut ahli lain mengatakan, bahwa perhatian merupakan pemusatan atau konsentrasi dari seluruh aktivitas individu yang ditujukan kepada sekumpulan obyek (Bimo Walgito, 1990:56).

Berdasar atas beberapa pendapat tersebut diatas, maka perhatian dapat disampaikan sebagai berikut.

1) Perhatian adalah pemusatan tenaga psikis dari seluruh aktivitas individu yang ditujukan kepada suatu obyek.

2) Perhatian merupakan aktivitas kesadaran.

Berdasarkan pengertian diatas, maka penulis menyimpulkan bahwa perhatian merupakan pemusatan tenaga psikis dan merupakan aktivitas kesadaran individu yang ditujukan kepada suatu obyek.

b. Pengertian Orang Tua

Pengertian orang tua berdasar dari kamus Bahasa Indonesia adalah “ayah dan ibu kandung”. Pengertian orang tua juga meliputi orang tua yang menjadi ayah dan ibu seseorang yang berdasar adat atau hukum yang berlaku. Sedangkan orang tua asuh adalah orang yang membiayai anak yang bukan anaknya sendiri atas dasar kemanusiaan (Depdikbud, 1988).

Orang tua yang dimaksudkan dalam penelitian ini adalah, ayah dan ibu kandung atau ayah dan ibu angkat atau ayah dan ibu tiri dimana anak tinggal bersama dan dibiayai. Perhatian orang tua dapat pula diartikan sebagai pemusatan tenaga psikis dari aktivitas kesadaran ayah dan ibu yang ditujukan kepada anak.

2. Faktor-faktor yang mempengaruhi perhatian

Menurut Jalaludin Rahmat (1986:87) faktor-faktor yang mempengaruhi perhatian terbagi atas faktor-faktor situasional dan personal. Faktor situasional adalah faktor yang bersifat eksternal, sendangkan personal bersifat internal.

Sedangkan menurut Sumadi Suryabrata (1986:69) bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi perhatian terdiri dari dua segi, yaitu segi obyek dan segi subyek. Dari segi obyek, hal yang menarik perhatian adalah hal yang keluar dari konteks, misalnya anak yang paling gemuk, diantara anak-anak yang kurus dapat menarik perhatian. Sedangkan dipandang dari segi subyek misalnya, sejarah hidup subyek dan lain sebagainya.

Dari pendapat kedua ahli tersebut diatas, dapat disimpulkan, bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi perhatian meliputi :

a. Faktor situasional, antara lain : gerak, stimulus (segi obyek)

b. Faktor personal (segi subyek), antara lain faktor biologis (hal-hal yang bersangkutan paut dengan kebutuhan), kebiasaan dan kemauan (hal-hal yang bersangkut paut dengan kegemaran, pekerjaan, sejarah hidup subyek).

Dalam hal penelitian, maka diperlukan suatu landasan kerja yang berupa teori. Teori sebagai hasil perenungan yang mendalam, tersistem dan terstruktur terhadap gejala-gejala berfungsi sebagai pengarah dalam kegiatan penelitian

LandasanTeori Lengkapnya Hubungi

Jasa Pengetikan dan Penyusunan Skripsi Online

085741799056

arsyakindo@yahoo.com

Diterbitkan di: 18 Januari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bisa melihat data selengkapnya tentang judul diatas Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa judul buku Sumadi Suryabrata (1986:16)yang berbicara mengenai pengertian perhatian orang tua? tk atas kebaikannya Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.