Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Pengertian sekulerisme

Pengertian sekulerisme

oleh: akhiarif    
ª
 

Pengertian Sekularisme

Seperti yang tercantum dalam kamus bahasa inggris bahwa kata “ilmany” (penganut sekularisme) berarti :

  • · Yang berorientasi kepada keduniaan atau materi.
  • · Bukan seorang yang agamis (spiritualis) atau rohaniawan
  • · Bukan seorang yang suka beribadah dan bukan seorang pendeta.

Dalam kamus tersebut juga tertera penjelasan kata “ilmaniyah” (sekularisme) disebutkan sekularisme adalah suatu paham yang menyatakan bahwa akhlaq dan pendidikan seharusnya tidak berlandaskan pokok-pokok ajaran agama.

Dalam buku ensiklopedia inggris, disebutkan tentang sekularisme ialah satu pergerakan social yang bertujuan mengalihkan aktivitas manusia dari orientasi ukhrawi (kehidupan akhirat) kepada orientasi dunia semata.

Buku ensiklopedia inggris ketika membicarakan sekularisme mengetengahkannya dalam bahasan seputar penyimpangan.


Penyimpangan dalam hal diklasivikasikan menjadi dua macam :

  • · Penyimpangan dalam dimensi teori
  • · Penyimpangan dalam dimensi terapan dan mengkategorikan sekularisme dalam dua bagian.

Apa yang dimaksud diatas memberikan dua pengertian :

1. Bahwa sekularisme adalah satu ideologi kufur yang bertujuan menjauhkan peranan agama dalam kehidupan dunia, jadi sekularisme merupakan ideologi yang ingin mewujudkan dominasi dunia pada semua sisi kehidupan politik, ekonomi, moral, konstitusi dan lainnya, jauh dari perintah-perintah agama serta larangan-larangannya.

2. Tidak ada korelasi antara sekularisme dengan ilmu agama, sebagaimana para propagandisnya berusaha memutarbalikan (fakta ini) terhadap masyarakat, bahwa maksud sekularisme adalah memperoleh sebanyak mungkin peengetahuan eksperimental dan memprioritaskannya. Kini terbukti bahwa kedustaan dan kepalsuan pernyataan ini dengan mengacu pada beberapa pengertian kata itu yang disebutkan di Negara tempat berkembangnnya.

Oleh sebab itu, seandainya kata secular (ilmaniyah) dinyatakan dengan kata “Al-laadiniyah”, niscaya istilah tersebut akan lebih tepat dan benar, sekaligus lebih jauh dari pengkaburan dan lebih gambling pengertiannya.

Diterbitkan di: 09 Maret, 2013   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.