Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Upaya GURU PAI MENGATASI SISWA BERMASALAH DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI

Upaya GURU PAI MENGATASI SISWA BERMASALAH DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI

oleh: AndiPutra87     Pengarang : Jesi Rany
ª
 
Siswa bermasalah dalam hal ini membahas tentang perilaku dan perbuatan mereka yang menyimpang dari perilaku yang seharusnya, penyimpangan yang sederhana seperti malas belajar, mengantuk saat belajar, terlambat datang. Sedangkan prilaku yang ekstrim seperti membolos, memeras teman, tidak sopan dan melawan kepada guru. Seperti ketika proses pembelajaran mereka meribut, mengganggu teman, tidak termotivasi untuk mengikuti pelajaran, ketika disuruh mencatat tidak dikerjakan dan tidak mau mengerjakan tugas yang diberikan, berkelahi saat proses pembelajaran, tidur saat guru menerangkan pelajaran, keluar masuk kelas sembarangan dan mereka malah menunjukkan perilaku yang menyimpang dan mengganggu jalannya proses pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan tidak tercapai.
Pendidikan diartikan sebagai suatu proses bantuan yang diberikan sumber belajar kepada peserta didik untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan agar peserta didik dapat mengalami perubahan pada dirinya. Belajar merupakan suatu bentuk pertumbuhan atau perubahan dalam diri seseorang yang dinyatakan dengan cara bertingkah laku yang baru berkat pengalaman dan latihan.
Masa tumbuh kembang pada siswa merupakan masa penting dalam membentuk kepribadian siswa tersebut, maka dari itu pendidikan merupakan bimbingan secara sadar oleh pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani anak didik menuju terciptanya kepribadian yang utama. Pendidikan juga merupakan suatu proses yang berkesinambungan yang bertujuan untuk membentuk kecerdasan anak dan mengetahui sifat dasar yang ada pada diri anak/manusia. Sifat dasar yang ada pada manusia terdiri dari tiga komponen yang harus dibangun untuk membentuk kepribadian pada diri manusia yaitu, ruh jasmani dan akal
Tujuan pendidikan nasional secara makro bertujuan membentuk organisasi pendidikan untuk yang bersifat otonomi sehingga mampu melakukan inovasi dalam pendidikan untuk suatu lembaga yang beretika, selalu menggunakan nalar, berkemampuan komunikasi sosial yang positif dan memiliki sumber daya manusia yang sehat dan tangguh. Sedangkan guru yang memandang anak didik sebagai pribadi yang berbeda dengan anak didik lama, akan berbeda dengan guru yang memandang anak didik sebagai makhluk yang sama dan tidak ada perbedaan dalam segala hal. Sebaliknya guru memandang anak didik sebagai individu dengan segala perbedaan, sehingga mudah melakukan pendekatan dalam pengajaran.
Diterbitkan di: 11 September, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    1. bagaimana antologi kajian pendidikan Islam yang ideal? 2. korelasikan fitrah manusia dan pendidikan kemudian apa aksiologi dikeduanya? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    penjelasan mengenai siswa yang mengganggu teman saat proses belajar sedang berlangsung Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana cara mengatasi siswa yang sering berfantasi sembarangan ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    kita sebagai seorang guru dituntut untuk menguasai keaadaan ruangan belajar, jadi ketika ada siswa yang berfantasi sembarangan, maka kita harus bisa menghubungkan fantasi yang sembarangan tadi dengan bidang studi yang sedang kita ajarkan. 02 Nopember 2012
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.