Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Tomket sangat meresahkan

Tomket sangat meresahkan

oleh: kurosaki    
ª
 

Tomket atau kumbang rove ini ukurannya sebesar lidi dan panjangnya sekitar 1cm saja. berwarna kuning pekat dengan kepala berwarna hitam dan bagian ujung ekor juga hitam,di bagian tengah berwarna hijau pekat dengan sepasang sayap keras.

dengan ukuran sekecil itu masak kita takut . Eit.. Jangan salah.. Kalo satu atau dua ekor saja gak masalah.. Tapi kalau ratusan gimana??

Tomket mendadak terkenal sebab dia sudah tidak betah di habitat aslinya alias di sawah, dan dia sudah mulai hijrah ke rumah-rumah penduduk,... Mungkin maksudnya cuma numpang kali ya.. sebab habitatnya sudah mulai menyempit dengan rumah-rumah yang semakin meluas dan mengambil jatah tempat mereka.

Tomket merayap ke rumah-rumah utamanya di malam hari.bergerak di dinding dan lantai sambil meninggalkan sejenis cairan di beberapa tempat. Nah.. Di sinilah masalahnya.. Apabila cairan tersebut terkena kulit manusia maka akan timbul reaksi yang tidak menyenangkan, seperti rasa panas perih dan akhirnya menjadi bercak-bercak di kulit dan luka.

dan apabila kulit kita kontak langsung dengan si tomket ini maka jelas dia akan mengeluarkan cairan tersebut secara otomatis. Mungkin maksudnya cuma melindungi diri aja.. tapi alhasil ampuh banget. Tomket tidak menggigit atau menyengat,dia hanya mengeluarkan racun sentuh yaitu toksin aederin yang katanya sih lebih ampuh 12x racun kobra.
Foto serangga Tomket dan Cara Mengatasi Serangga Tomket Tersebut. Binatang Sebesar lidi 1 cm - Tomcat atau Kumbang Rove atau lebih dikenali juga dengan nama daerah Semut Semai, Semut Kayap atau Charlie. Kumbang ini mempunyai ukuran kurang daripada 1 cm panjang. Badannya berwarna kuning gelap di bagian atas, bawah abdomen dan kepala berwarna gelap. Bagian tengah abdomen yang berwarna hijau tua mempunyai sepasang sayap keras. Biasanya, kumbang ini kelihatan merangkak di kawasan sekeliling dengan menyembunyikan sayapnya dan dalam sekali pandang ia lebih menyerupai semut. Apabila diganggu kumbang ini akan menaikkan bahagian abdomen supaya kelihatan seperti kala jengking untuk menakutkan musuh.Yang Menyebabkan Reaksi Kulit.

Ada-ada saja pemberitaan di masyarakat kita ini. Tomket (bukan tomcat) katanya lebih berbisa daripada ular kobra. Apa benar begitu? Ah, ada-ada saja. Kita ini suka membesar-besarkan sesuatu. Ular kobra itu merupakan ular tropika paling berbisa, lho. Jangankan manusia, gajah pun bisa tewas dengan satu gigitan saja. Sedangkan tomket tidak menggigit, melainkan hanya mengeluarkan cairan berbisa yang mampu membuat iritasi pada kulit.

Dampaknya kira-kira sama dengan air kencing kecoa!

Lalu, darimana datangnya perbandingan dengan ular kobra itu? Mungkin hanya karang-karangan dokter saja untuk menimbulkan sensasi, supaya beritanya heboh. Karena itu jangan sekali-kali menelannya mentah-mentah, apalagi meremehkan ular kobra dengan menganggapnya sebagai ‘adik’ tomket. Tomket itu hanyalah serangga, sedangkan ular kobra adalah binatang berbisa tingkat satu, asli berkemampuan membunuh. Meskipun hanya 4 dari 10 kali gigitannya yang benar-benar mengandung bisa, namun binatang ini sama sekali tak sebanding dengan si tomket…..

Ada orang iritasi kulit, dibilangnya dikencingi tomket. Padahal kurap, kudis atau panu. Pemilik kulit tidak menjaga kebersihan sebagaimana mestinya. Kalau bekas kotoran serangga dibersihkan dengan benar menggunakan air, niscaya bekas-bekasnya akan hilang sama sekali.

Saya katakan ini karena saya sudah mengenal tomket sejak lama. Itu serangga kecil biasa saja, menghuni batang padi. Itu tidak apa-apa. Malahan serangga itu pernah masuk ke mata saya, ampuuunnnn…… perihnya. Sampai kelabakan mencari sumur untuk mecuci mata. Setelah muka dimasukkan kedalam ember, mata dikedip-kedipkan dalam air, niscaya perihnya akan hilang seketika.

Tetapi memang dalam jumlah besar saya belum pernah melihatnya, apalagi menyusup ke dalam rumah. Waspadalah, terutama anak kecil Anda. Mereka akan memekik-mekik tak karuan jika serangga itu masuk ke matanya. Kalau yang dimasukinya mata orangtua, itu tak apa-apa, itu baik untuk pengalaman.

Yang jelas tomket tidak se-berbahaya yang diberitakan orang.



Warga Tasikmalaya tepatnya di daerah Parungponteng Desa Cibungur Kab. Tasikmalaya digegerkan dengan penemuan 2 ekor tomcat berada di pagar depan halaman rumah Bapak Firman (27). "Tadi saya menemukan dua ekor tomket tadi pagi di depan rumah saya dan segera saya bakar.." ujar Firman.

Kehawatiran ini akan terus meningkat serupa dengan populasi binatang tomket yang semakin banyak. "Dulu saya pernah terkena tomket dan badan saya langung memerang panas, ketika itu saya lagi lewat di 'galengan' sawah" ujarnya.

Kumbang ini tidak menyengat atau menggigit. Cairan hemolimf yang terdapat di dalam badan (kecuali sayap) kumbang ini mengandungi racun sentuhan hewan yang paling berbisa di dunia. Toksin ini dikenali sebagai ‘aederin’: (C24 H43 O9 N) dinamakan dalam tahun 1953. Cairan ini disinyalir 12x lebih mematikan dari bisa ular kobra!!

Cara Membasmi Serangga Tomcat

Komposisi bahan yang perlu disediakan adalah campuran 1 kilogram daun mimba, 1 kilogram lengkuas, dan 1 kilogram serai. Bahan-bahan itu kemudian digiling dan dimasukkan ke dalam 5 liter air, setelah itu dibiarkan selama dua hari. Cairan itu bisa digunakan untuk menyemprot tomcat. "Pestisida ini berasal dari bahan organik dan tidak akan merusak habitat lain" katanya.

Hingga hari ini, kata Samsul, pihaknya sudah menurunkan tim untuk melakukan penyemprotan di 17 lokasi. Timnya akan terus melakukan penyemprotan ke lokasi lain berdasarkan laporan masyarakat.

Sejak empat hari lalu, warga di beberapa kawasan Kota Surabaya dicemaskan oleh serangan tomcat, serangga yang mengeluarkan cairan beracun yang dapat merusak kulit.
Diterbitkan di: 27 Maret, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    dinegara2 asing ,,,ada ga tomket ini ??/ato cuma di INDONESIA aja ???//// Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    ko tomket bisa ad???? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    dimana saja tempat perekmbang biakan tomket tersebut? di tempat2 yyang bagaimana tomket itu biasanya muncul? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    ap betul di dalam ringkasan diatas tomcet tidak lebih bahaya dibandingkan ular cobra Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    akibat di sengatnya tomket akan terjadi reaksi apa? dan di sebabkan terdapat apa?? dalam diri tomket?? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tomcet apakah benar ada yang namanya tomcet ? tentu saja ada karena dari tumbuhan - tumbuhan . ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    saya juga pernah melihatnya. temen sayapun kena tomcet dari tumbuh-tumbuhan ya betul dari tumbuhan 28 Maret 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakah benar ada tomcet ? ya tentu benar. kamu pernah melihatnya ? tentu saya pernah melihatnya. ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    ya benar ada tomcet diapun jahat kepada mahluk hidup aatau sosial . itu si bgi saya 28 Maret 2012
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.