Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Average Collection Period (Jangka Waktu Rata-Rata Penagihan)

Average Collection Period (Jangka Waktu Rata-Rata Penagihan)

oleh: rhena    
ª
 
v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; line-heigh t:115%; font-size:11.0pt; font-family:" Calibri","sans-serif"; mso-bidi-font-family:"TimesNew Roman";}

Average Collection Period (Jangka Waktu Rata-Rata Penagihan)

Average collection Period atau average age of accounts receivable berguna untuk mengevaluasi kredit dan kebijakan penagihan.[1] Nilai ini didapatkan dengan membagi penjualan harian rata-rata[2] dengan neraca piutang dagang (account receivable) :

Untuk kasus Bartlett Company, nilai Average Collection Periodtahun 2009 adalah :

= = 59,7 hari

Jadi, berdasarkan nilai rata-rata tersebut, dibutuhkan 59,7 hari untuk melakukan penagihan terhadap piutang dagang.

Perhitungan Average Collection Period hanya berarti jika dikaitkan dengan kredit-kredit perusahaan.Dalam kasus Bartlett Company, perpanjangan kredit untuk pelanggan adalah 30 hari , dengan Average Collection Period selama 59,7 hari bisa diindikasikan adanya pengelolaan kredit yang buruk ataupun kinerja bagian penagihan yang kurang baik, atau bisa juga dua-duanya. Ada kemungkinan juga bahwa lamanya periode jangka waktu penagihan disebabkan karena kekuatan-kekuatan kredit sengaja dikendorkan untuk menanggapi tekanann persaingan. Jika jangka waktu perpanjangan kredit perusahaan yang bersangkutan adalah-60 hari, maka jangka waktu penagihan selama 59,7 hari akan diterima. Singkatnya, informasi tambahan diperlukan guna mengevaluasi efektifitas kebijakan kredit dan penagihan utangdari perusahaan.

Average Payment Period (Jangka waktu rata-rata pembayaran)

Average Payment Period atau average age of accounts payable dihitung dengan cara yang sama dengan menghitung average collection period, yaitu :

Kesulitan dalam mengkalkulasi rasio ini dipicu oleh kebutuhan untuk menemukan annual purchases (pembelian tahunan)[3], suatu nilai yang tidak tersedia dalam publikasi laporan keuangan. Biasanya, perkiraan pembelian ditetapkan sebagai persentase dari biaya atas penjualan barang-barang (costs of goods sold). Apabila kita mengasumsikan bahwa penjualan Bartlett Company setara dengan 70 % dari costs of goods soldpada tahun 2009, maka Average Payment Period-nya adalah :

Gambaran ini hanya akan berarti apabila dikaitkan dengt an rata-rata kredit yang diperpanjang untuk perusahaan. Apabila para pemasok untuk Bartlett Company memperpanjang rata-rata 30 hari masa pembayaran kreditnya, maka para analis akan memberikan rating kredit yang rendah kepada perusahaan tersebut. Calon pemberi pinjaman dan pemasok dari kredit perdagangan sangat berkepentingan dengan Average Payment Period karena perhitungan ini memberikan gambaran tentang pola-pola pembayaran tagihan perusahaan.

Total Asset Turnover (Jumlah Aset Perputaran)

Total Asset Turnover menggambarkan efisiensi perusahaan dalam hal pemanfaatan aset untuk menciptakan penjualan.Total Asset Turnover dihitung berdasarkan :

Nilai Total Asset Turnover untuk Bartlett Company tahun 2009 adalah :

Nilai tersebut menandakan bahwa naik turunnya (turn over) total aset dari perusahaan tersebut berlangsung selama 0,85 kali dalam satu tahun.\

Umumnya, semakin tinggi total asset turnoverperusahaan, maka semakin efisien perusahaan tersebut dalam memanfaatkan asetnya. Ukuran ini juga sangat disukai pihak manajemen, karena mengindikasikan apakah operasi perusahaan efisien dipandang dari segi finansil.


[1] Jangka Waktu Rata-Rata Penagihan kadang-kadang disebut juga the day’s sales outstanding (DSO)

7Agar lebih mudah dipahami, rumusan yang ditampilkan mewakili semua penjualan yang menggunakan kredit. Jika hal ini tidak menjadi masalah, maka average credit sale per day harus disubstitusi untuk average sales per day



[3]Secara teknis, dibandingkan dengan penjualan tahunan, pembelian kredit tahunan sebaiknya digunakan untuk mengkalkulasi rasio ini.

Diterbitkan di: 23 Maret, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    hai bu,sebelumnya saya mengucapkan banyak terima kasih karena ringkasan ibu sangat membantu saya untuk mengerjakan tugas saya. Saya ingin bertanya apakah ibu ada ringkasan lain untuk chapter 3,4,5,6 Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    8. TH 2001 Account RECEIVABLE Rp. 76.500.000,- TH 2002 Rp. 63.500.000,- total pendapatan TH.2002 Rp. 210.000.000,-, Berapa hari AVERAGE COLLECTION PERIODNYA?\ Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.