Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Dasar-dasar Pendidikan Islam

Dasar-dasar Pendidikan Islam

oleh: NhaMute    
ª
 
A. Dasar- Dasar Pendidikan Islam

Islam merupakan agama universal yang diwahyukan oleh Allah kepada nabi Muhammad SAW untuk disampaikan kepada manusia diseluruh muka bumi ini sebagai jalan keselamatan dunia dan akhirat kelak. Untuk mencapai keselamatan dan kebahagiaan tersebut diperlukan adanya suatu usaha, yang merupakan kewajiban bagi manusia dan sebagai pelaksanaannya manusia harus berpedoman pada tata aturan yang telah ditentukan oleh Allah SWT, karena dalam melakukan suatu perubahan kea rah yang lebih baik, manusia sendiri yang melakukannya.

Pendidikan adalah suatu usaha sekaligus proses mencapai perubahan dan perbaikan dalam mencapai kebahagiaan hidup yang dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan dari sejak lahir sehingga akhir hayat. Oleh karena tugas yang cukup berat dan mulia itu maka diperlukan suatu landasan, dasar atau fondasi tempat berpijak sehingga apa yang menjadi tujuan pendidikan tidak menyimpang dan pindah jalur, akan tetapi menjadi jelas.

Menurut Zakiyah Darajat “landasan pendidikan Islam adalah Al-Qur’an, Sunnah, dan Ijtihad.[1] Karena itu pendidikan yang memiliki permasalahan yang befitu kompleks dan memiliki proses yang panjang, hendaklaha dia melepaskan landasannya baik idealnya mau[un operasionalnya.

Landasan pendidikan Islam yait Al-Qur’an dan Sunnah memiliki muatan dan nilai-nilai yang sangat kaya untuk digali serta menjadikannya pijakan dalam merealisasikan tujuan pendidikan dalam Islam.

Al-Qur’an sebagai dasar utama hidup seorang mulim telah banyak memberika dalil, pedoman serta isyarat-isyarat dalam menunjukan betapa pentingnya ilmu pengetahuan serta bagaimana melakukan pendidikan dan pembinaan umat manusia. Firman Allah SWT dalam surat Al-Mujadalah ayat 11:

Æìsùötƒ ª!$# tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä öNä3ZÏB tûïÏ%©!$#ur (#qè?ré& zOù=Ïèø9$# ;M»y_u‘yŠ ........

Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. ...... (QS. Al-Mujadalah : 11)

Dalam tafsir-ayat-ayat hukum, ayat diatas dijelaskan, bahwa orang-orang yang diberi ilmu diberi derajat yang tinggi, karena mereka memiliki ilmu, sekaligus dapat mengamalkannya, orang-orang yang mempunyai ilmu yang dibarengi amal lebih tnggi derajatnya dari pada orang-orang yang beramal tanpa ilmunya, walaupun yang menjalankan sangat saleh, yang disebut ulama adalah orang yang tidak menegerjakan segala perintah keculai berdasarkan keterangan dan dalil, oleh karena itu orang alim akan mendapat pengikut dalam amal perbuatannya yang berlainan sekali dengan orang jahil yang tdak akan mendapatkan pengikut, orang alim akan mengetahui tata cara mencegah dari pebuatan haram dan subhat, mengetahui hak Allah dan hamba-hamba-Nya, mengetahui tata cara khusu’ dalam menghambakan diri ibadah kepada Allah SWT.

B. TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM

Berbicara tentang tujuan pendidikan Islam, tidak dapat dipisahkan dari tujuan hidup itu sendiri. Sebab pendidikan Islam hanyalah salah satu yang digunakan oleh manusia untuk memeliahara kelanjutan hidupnya, baik sebagai individu maupun sebagai masyarakat. Manusia, dalam usahanya memelihara kelanjutan hidupnya mewariskan nilai budaya dai satu generasi ke genari lain. Tetapi bukan hanya fungi pendidikan. Fungsi lain adalah pengembangan potensi-potensi yang ada pada individu-individu supaya dapat dipergunakan sendiri.

Menurut Abdurrahman An-Nahlawi, tujuan pendidikan Islam adalah “Apa yang dicanangkan oleh manusia diletakkannya sebagai pusat dan demi merealisasikannya dia menata tingkah lakunya”.[2]

Bila mendidik dipandang sebagai suatu proses, maka proses tersebut akan berakhir pada tercapainya tujuan akhir dari proses tersebut. Tujuan yang hendak dicapai dalam pendidikan pada hakikatnya adalah suatu perwujudan nilai-nilai ideal yang terbentuk dalam pribadi manusia.

Lebih terperinci lagi Yusuf Amir Feisal memaparkan tuujuan pendidikan Islam sebagai berikut:

1. Membentuk manusia muslim yang dapat melaksanakan ibadah mahdah.

2. Membentuk manusia muslim disamping dapat melaksanakan ibadah mahdhah dapat melaksanakan ibadah muamalah dalam kedudukannya sebagai orang perorangan atau sebagai anggota kemasyarakatan dalam lingkungan tersebut.

3. Membentuk warga negara yang bertanggung jawab kepada masyarakat dan bangsanya dalam rangka bertanggung jawab kepada masyarakat dan bangsanya dalam rangka bertanggung jawab kepada Allah SWT penciptanya.

4. Membentuk dan mengembangkan tenaga professional yang siap dan trampil atau tenaga setengah terampil untuk memungkinkan memasuki teknostruktur masyarakat.

5. Mengembangkan tenaga ahli dibidang ilmu (agama dan ilmu-ilmu Islam lainnya).[3]


[1] Zakiyah darajat,Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: Bumi Aksara, 1992)cet.2, h: 19

[2] Abdurrahman An-Nahlawi, prinsip-prinsip Islam dalam kelarga, (bandung: dipenorogo, 1992), h: 160

[3] Yusuf Amir Feisal, “Reorientasi Pendidikan Islam”, (Jakarta: Gema Insani Press 1995), cet 1, h: 94

Diterbitkan di: 07 Maret, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.