Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Pengertian transformasi sosial

Pengertian transformasi sosial

oleh: barok     Pengarang : baytiearis
ª
 
Dalam keterpurukannya, pendidikan di Indonesia ternyata belum mencerminkan perubahan yang signifikan untuk melakukan pembenahan, minimalnya berangkat dari rekontsruksi proses belajar mengajar (PBM)nya. Ironisnya di lembaga pendidikan tinggi pun perilaku pengajar (dosen) di dalam kelas masih banyak yang bersikap arogan.
Dalam proses belajar mengajar di kelas, tidak sedikit ditemui metode penyampaian mata kuliah oleh dosen yang bersifat searah (top down), ceramah an sich (monolog). Yang demikian ini saja sudah menjenuhkan mahasiswa dan mengindahkan hak mahasiswa untuk mengungkapkan gagasan-gagasan cerdasnya. Sudah demikian ditambah lagi dosen-dosen tipe semcam ini sering bertindak arogan dengan main perintah untuk diambilkan spidol oleh mahasiswa, mewajibkan beli buku Diktat, menceritakan kelebihannya dan keluarganya dsb. Yang sangat tidak masuk akal adalah bahwa ketika mahasiswa di kelas sering interupsi karena tidak suka dengan metode mengajarnya justru nilai semesterannya dikebiri. Ketika mahasiswa aktif dalam sebuah organisasi untuk mengembangkan skill dan menyalurkan panggilan jiwanya juga diancam dengan nilai D atau justru E.
Dalam perspektif kritis, urusan pendidikan adalah melakukan refleksi kritis, terhadap ‘the dominant ideology’ ke arah transformasi sosial. Tugas utama pendidikan adalah menciptakan ruang agar sikap kritis terhadap sistem dan struktur ketidakadilan, serta melakukan dekonstruksi dan advokasi menuju sistem sosial yang lebih adil. Pendidikan tidak mungkin dan tidak bisa bersikap netral, bersikap obyektif maupun berjarak dengan masyarakat (detachment) seperti anjuran positivisme. Visi pendidikan adalah melakukan kritik terhadap sistem dominan sebagai pemihak terhadap rakyat kecil dan tertindas untuk menciptakan sistem sosial yang lebih adil.
Dalam perspektif kritis, pendidikan harus mampu menciptakan ruang untuk mengidentifikasi dan menganalisis secara bebas dan kritis untuk transformasi sosial. Dengan kata lain tugas utama pendidikan adalah ‘memanusiakan’ kembali manusia yang mengalami dehumanisasi karena sistem dan struktur yang tidak adil.
Diterbitkan di: 23 Oktober, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    pengertian transformasi sosial Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa yg di maksud transformasi sosial Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.