Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Akuntansi untuk penjualan barang dagangan

Akuntansi untuk penjualan barang dagangan

oleh: rhena    
ª
 
> AKUNTANSI UNTUK PENJUALAN BARANG DAGANGAN

Agar suatu perusahaan dapat beroperasi dengan menguntungkan maka harga jual barang dagangan harus lebih tinggi daari bharga belinya. Harga jual yang menguntungkan harus meliputi tiga hal yaitu :

1. Harga pokok barang yang dibeli

2. Biaya operasi perusahaan, seperti : Biaya sewa, gaji pegawai, biaya asuransi, dsb.

3. Laba bersih yang diingankan oleh perusahaan

Nama rekening pendapatan yang biasanya digunakan untuk mencatat transaksi penjualan barang dagangan adalah penjualan dan dicantumkan dalam laporan rugi laba pada baris paling atas.

Penjualan barang dagangan dapat dilakukan secara tunai atau dapat pula secara kredit. Penjualan tunai maupun secara kredit yang terjadi dalam suatu periode merupakan pendapatan untuk periode yang bersangkutan.

Jurnal untuk mencatat transaksi penjulan :



a. Penjualan Tunai

Kasxxx

Penjualanxxx

(Untuk mencatat penjualan tunai barang dagangan)

b. Penjualan Kredit

Piutang Dagangx xx

Penjualanxxx

(Untuk mencatatpenjualan kredit barang dagangan)


Rekening penjualan hanya digunakan untuk mencatat penjualan barang dagangan. Apabila sebuah perusahaan dagang menjual peralatan kantornya (bukan barang dagangan) maka yang di kredit adalah rekening peralatan kantor bukan rekening pnjualan.

Contoh Jurnal penjulan peralatan kantor :

Kasxxx

Peralatanxxx

(Penjualan bukan barang dagangan)

> >

RETUR DAN POTONGAN PENJUALAN


Untuk memberian pelayanan yang baik kepada para konsumen perusahaan dagang biasanya memberikan jaminan-jaminan tertentu, salah satu bentuk jaminan yang lazim diberikan perusahaan daagang adalah pemberian kesempatan untuk mengembalikan barang jika barang tidak memuaskan. Pengembalian barang bias dilakukan oleh konsumen karena barang tersebut cacat,rusak dalam pengiriman atau sebab lain sehingga pembeli tidak puas. Jika barang dikembalikan oleh konsumen maka konsumen akan menerima pengembalian uang atau mendapatkan pengkreditan (pengurangan) atas rekeningnya. Kemungkinan lain adalah barang tidak dikembalikan, tetapi pembeli mendapatkan potongan harga yang di sebut potongan penjualan.

Retur Penjualan adalah pembatalan atas penjualan yang telah dilakukan perusahaan baik sebagian atau seluruhnya.

Pembatalan ini sebenarnya dapat dicatat dengan jurnal sebagai berikut :

Penjualanxxx

Piutang Dagangxxx

(Untuk mencatat pengembalian barang dari seorang pembeli)


Walau pun ayat jurnal diatas tidak keliru, namun banyak perusahaan lebih menyenangi untuk menggunakan sebuah rekening khusus yang disebut rekening retur dan potongan penjualan. Rekening ini merupakan rekening lawan atau pengurang atas rekening penjualan.

Penggunaan rekening retur dan potongan penjualan sangat dianjurkan karena catatan akuntansi akan dapat menunjukkan jumlah penjualan yang telah terjadi dan pengembalian atau pembatalan atas penjualan. Dengan adanya informasi ini maka manajer atau pihak lain akan dapat memonitor jumlah dan perkembangan Retur penjualan dan membandingkannya dengan penjualan pada periode yang bersangkutan.

Oleh karena itu ayat jurnal untuk mencatat retur penjualan sebaiknya dicatat dengan cara sebagai berikut :

Retur dan potongan penjualxxx

Piutang Dagangxxx

(Untuk mencatat pengembalian barang dari seorang pembeli)

Diterbitkan di: 19 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    ketika beli diakui sbg stock trus kalau jual jurnalnya bagaimana? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    CONTOH JURNAL PEMBELIAN BARANG DAGANGAN SEPERTI APA ?? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.