Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Komunikasi Suami dan Isteri

Komunikasi Suami dan Isteri

oleh: fini    
ª
 

Selain prinsip umum dalam komunikasi, ada beberapa prinsip khusus dalam berkomunikasi antara suami dan isteri :
1. Prinsip kemitraan sejajar
Dalam berkomikasi suami dan isteri harus memiliki prinsip kemitraan sejajar. Artinya saling menghormati (pendapat, perasaan, pendirian, keinginan, kepentingan, kebutuhan, tenggang rasa, saling asih asah dan asuh
2. Suami sebagai kepala, isteri sebagai penolong yang sepadan
Suami tidak menempatkan isteri sebagai perempuan yang lebih rendah derajatnya dari pada laki – laki. Isteri adalah penolong yang sepadan bagi suami. Namun, suami adalah kepala keluarga, yang layak dihormati dan di hargai sebagai kepala
3. Bercengkrama
Usakan bercengkrama dengan suami atau isteri. Hal ini akan mengurangi ketegangan dan menciptakan suasana rileks, dan humor
4. Menciptakan dialog
Komunikasi suami dan isteri harus timbal balik atau dua arah, bukan searah. Hindarkan suka menggurui, mencurigai, memerintah dan menganggap rendah suami atau isteri
4. Menciptakan dialog
Komunikasi suami dan isteri harus timbal balik atau dua arah, bukan searah. Hindarkan suka menggurui, mencurigai, memerintah dan menganggap rendah suami atau isteri
5. Mengemukakan perasaan (komunikasi perasaan)
Kemukakan perasaan anda dengan jujur pada saat berkomunikasi. Tetapi harus di jaga jangan sampai pihak lain tersinggung harga dirinya
6. Keterbukaan
Ciptakan selalu keterbukaan antara suami dan isteri
7. Perasaan ‘kita’
Tumbuhkan perasaan ‘kita’ sebagai pengganti ‘saya’ dalam mencari kesepakatan tentang nilai – nilai dalam kehidupan keluarga
Tumbuhkan perasaan ‘kita’ sebagai pengganti ‘saya’ dalam mencari kesepakatan tentang nilai – nilai dalam kehidupan keluarga

Diterbitkan di: 04 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.