Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Hutang-Piutang (al-Qordhu)

Hutang-Piutang (al-Qordhu)

oleh: AlghafuryIrul    
ª
 
Hutang-Piutang (al-Qordhu)
1. Definisi al-Qardh
Secara umum Qardh merupakan pengalihan hak milik harta atas harta. dimana pengalihan tersebut merupakan kaidah dari Qardh.
a Pengertian Qardh Menurut Bahasa Arab
Qardh secara bahasa, berasal dari kata قَرَضَ يَقرِضُ قَرْضًbermakna al-Qath’u yang berarti memotong. Harta yang disodorkan kepada orang yang berhutang disebut Muqradh, karena merupakan potongan dari harta orang yang memberikan hutang. Kemudian kata itu digunakan sebagai bahasa kiasan dalam keseharian yang berarti hutang piutang (namun pada kebiasan kita sehari-hari sering disebut pinjam meminjam) antar sesama. Salah seorang penyair berkata,“Sesungguhnya orang kaya bersaudara dengan orang kaya, kemudian mereka saling meminjamkan, sedangkan orang miskin tidak memiliki saudara”
b Pengertian Pinjaman Menurut Hukum Syara’
Secara syar’i para ahli fiqh mendefinisikan Qardh:
1) Menurut pengikut Madzhab Hanafi , Ibn Abidin mengatakan bahwa suatu pinjaman adalah apa yang dimiliki satu orang lalu diberikan kepada yang lain kemudian dikembalikan dalam kepunyaannya dalam baik hati.
2) Menurut Madzhab Maliki mengatakan Qardh adalah Pembayaran dari sesuatu yang berharga untuk pembayaran kembali tidak berbeda atau setimpal.
3) Menurut Madzhab Hanbali Qardh adalah pembayaran uang ke seseorang siapa yang akan memperoleh manfaat dengan itu dan kembalian sesuai dengan padanannya.
4) Menurut Madzhab Syafi’i Qardh adalah Memindahkan kepemilikan sesuatu kepada seseorang, disajikan ia perlu membayar kembali kepadanya.
Dari sekian banyaknya perbedaan yang dikemukakan oleh para Imam madzhab dapat disimpulkan bahwa Qardh adalam memberikan hak milik kepada orang lain dengan janji mengembalikan sesuai dengan yang diberikan.
c Definisi lain
Menurut Syafi’i Antonio (1999), qardh adalah pemberian harta kepada orang lain yang dapat ditagih atau diminta kembali atau dengan kata lain meminjamkan tanpa mengharap imbalan. Menurut Bank Indonesia (1999), qardh adalah akad pinjaman dari bank (muqridh) kepada pihak tertentu (muqtaridh) yang wajib dikembalikan dengan jumlah yang sama sesuai pinjaman.

Diterbitkan di: 30 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    kapan kita berniat untuk salat di dalam hati, apakah ketika takbir atau sebelum takbir? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.