Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Pengertian Kesadaran Hukum

Pengertian Kesadaran Hukum

oleh: akhinayasrin    
ª
 
Kesadaran hukum adalah kesadaran diri sendiri tanpa tekanan, paksaan, atau perintah dari luar untuk tunduk pada hukum yang berlaku. Dengan berjalannya kesadaran hukum di masyarakat maka hukum tidak perlu menjatuhkan sanksi. Sanksi hanya dijatuhkan pada warga yang benar-benar terbukti melanggar hukum.

Hukum berisi perintah dan larangan. Hukum memberitahukan kepada kita mana perbuatan yang bertentangan dengan hukum yang bila dilakukan akan mendapat ancaman berupa sanksi hukum. Terhadap perbuatan yang bertentangan dengan hukum tentu saja dianggap melanggar hukum sehingga mendapat ancaman hukuman.

Problema hukum yang berlaku dewasa ini adalah masih rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Akibatnya, banyak terjadi pelanggaran hukum. Bahkan, pada hal-hal kecil yang sesungguhnya tidak perlu terjadi. Misalnya, secara sengaja tidak membawa SIM dengan alas an hanya untuk sementara waktu.

Pelanggaran hukum dalam arti sempit berarti pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan Negara, karena hukum oleh Negara dimuatkan dalam perundang-undangan. Kasus tidak membawa SIM berarti melanggar peraturan, yaitu Undang-undang No. 14 tahun 1992 tentang lalu lintas. Kasus-kasus pelanggaran hukum banyak terjadi di masyarakat. Kita mulai dari kasus kecil seperti pencurian dan perjudian sampai kasus besar seperti korupsi dan aksi teror.

Pelanggaran hukum berbeda dengan pelanggaran etik. Sanksi atas pelanggaran hukum adalah sanksi pidana dari Negara yang bersifast lahiriah dan memaksa. Masyarakat secara resmi (Negara) berhak memberi sanksi bagi warga Negara yang melanggar hukum. Negara tidak berwenang menjatuhi hukuman pada pelaku pelanggaran etik, kecuali pelanggaran itu sudah merupakan pelanggaran hukum.

Problema hukum yang lain adalah hukum dapat digunakan sebagai alat kekuasaan. Dalam Negara, sesungguhnya hukumlah yang menjadi panglima. Semua institusi dan lembaga Negara tunduk pada hukum yang berlaku. Namun, dapat terjadi hukum dibuat justru untuk melayani kekuasaan dalam Negara. Dengan alih-alih telah berdasarkan hukum, tetapi peraturan yang dibuat justru menyengsarakan rakyat, menciptakan ketidakadilan, dan menumbuh suburkan KKN. Contohnya Kepres-kepres yang dibuat masa lalu. Oleh karena itu, dalam membuat hukum harus memenuhi kaidah hukum.

Diterbitkan di: 26 Mei, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Kewajiban warga Negara terhadap hukum adalah? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    menaati dan menjalakan hukum dengan sebenar benarnya,,itu menurut saya lohh!! 05 Desember 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    kalok prinsip 2 penegakan hukum nya ??????? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Memiliki kesadaran hukum berarti setiap anggota manyarakat menyadari akan.... a.seluruh kewajibannya b.hak dan kewajibannya c.hak dan tanggung jawabnya d.hak-hak sebagai anggota masyarakat Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.