Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Masalah-masalah ekonomi dan sistem perekonomian

Masalah-masalah ekonomi dan sistem perekonomian

oleh: rhena    
ª
 
Masalah-masalah ekonomi dan sistem perekonomian
Masalah pokok yang dikaji dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah :
1. Barang apakan yang akan di produksi dan berapa banyakanya
Hal ini tentu berhubungan dengan skala prioritas pemenuhan kebutuhan masyarakat, karena menghasilkan barang yang ternyata belum dibutuhkan akan mubazir dan menimbulkan kerugian besar bagi produsen.
2. Bagaimana caranya barang tersebut diproduksi
Untuk memproduksi barang ada berbagai macam cara, dan yang paling umum adalah dengan cara tradisional yang bercocok tanam atau berternak (pertanian), kemudian pengolahan (industri manufaktur), atau langsung mengambil dari alam seperti ikan dan hasil hutan. Selain itu adanya cara-cara untuk memproduksi secara efisien yang bisa diterapkan misalnya pertanian dengan cara cangkokan dan bibit unggul.
3. Untuk siapa barang di produksi
Pada kenyataannya tingkat perekonomian masyarakat antar individu tidaklah sama karena ada yang berkemampuan sangat tinggi, tinggi, cukup, rendah, dan sangat rendah. Untuk masing-masing status ini, produsen harus menyesuaikan produksinya. Agar individu yang berstatus kemampuan sangat tinngi tidak dengan seenaknya menguasai hasil produksi, maka produsen harus bisa mendistribusikan produknya sesuai dengan tingkat kemampuan individu yang dimaksud.
Dalam perekonomian hingga saat ini dikenal 3 sistem perekonomian, yaitu :
1. Sistem pasar bebas.
Sistem pasar bebas dipopulerkan oleh kaum/mazhab klasik yang dipelopori oleh Adam Smith yang mensyaratkan teorinya hanya dapat dijalankan pada negara yang menganut sistem kapitalis atau pasar bebas. Sistem pasar bebas mensyaratkan tidak adanya campur tangan pemerintah dalam perekonomian, masyarakat dibiarkan bebasuntuk melakukan kegiatan ekonomi dan bisnisnya, karena menurut Adam Smith, hanya masyarakatlah yang paling tahu mengenai kebutuhannya.
2. Sistem komando atau ekonomi perencanaan.
Sistem ini dipopulerkan oleh Karl Max. Pada sistem ini pemerintah campur tangan penuh dalam perekonomian masyarakatnya, karena menurut anggapan Karl Max, bahwa apabila masyarakat (individu) dibiarkan secara bebas menjalankan kegiatan ekonomi dan bisnisnya maka akan terjadi ketimpangan penguasaan sumber-sumber ekonomi dan akan terjadi penindasan ekonomi oleh masyarakat yang kaya terhadap masyarakat yang miskin.
3. Sistem campuran
Sistem campuran (Hybrid Mixture-istilah dari Heilbroner), dimana pada satu sisi pemerintah memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk berusaha dalam memenuhi kebutuhannya, akan tetapi disisi lain pemerintah turut campur tangan dalam perekonomian, tujuannya adalah untuk menghindari penguasaan secara penuh dari segolongan masyarakat terhadap sumber daya ekonomi.
Campur tangan pemerintah biasanya dalam bentuk :
a. Membuat peraturan atau undang-undang yang bertujuan untuk mengatur dan mengawasi kegiatan ekonomi masyarakat
b. Mendirikan perusahaan-perusahaan negara yang kegiatannya hampir sama dengan kegiatan usaha swasta umumnya hanya orientasinya lebih ditujukan kepada keutamaan kepentingan masyarakat banyak
c. Dalam bentuk kebijakan-kebijakan fiskal dan kebijakan-kebijakan moneter.

Diterbitkan di: 10 Mei, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.