Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Contoh surat pembelaan (pledoi)

Contoh surat pembelaan (pledoi)

oleh: bijikapas    
ª
 

P E M B E L A A N
------------------
( PLEIDOOI )

Dalam perkara pidana atas nama terdakwa:
Nama lengkap : Lucki
Tempat lahir : Papua
Umur/tanggal lahir : 40 tahun / 1 Januari 1964
Jenis Kelamin : laki - laki
Kebangsaan : Indonesia
Tempat tinggal : Jl. SUNTER NO.14 Kampus Baru Kendari
Agama : Islam
Pekerjaan : Mantan mantri
1. Didakwa melanggar:
- KESATU : PASAL 285 KUHP
- KEDUA : PASAL 347 AYAT (1 ) KUHP
Tuntutan dibacakan pada tanggal : 29 MARET 2009
Pembelaan dibacakan pada tanggal : 5 APRIL 2009

Dihadapan Hakim/ Majelis Hakim Pengadilan Negeri KENDARI

PENDAHULUAN

Sidang yang kami muliakan,
Hakim/Majelis Hakim yang terhormat,
Jaksa Penuntut Umum yang kami hormati,
Hakim yang kami hormati pula,

Pada saat ini adalah kesempatan bagi kami Penasehat Hukum untuk menyampaikan pembelaan bagi terdakwa. Sebelum menginjak materi pembelaan, kiranya tidak berlebihan bila kami mengucapkan terima kasih kepada Majelis Hakim yang telah dengan cermat melakukan pemeriksaan dalam perkara ini, sehingga akan diketahui dengan gamblang pula duduk perkara yang sebenarnya yang akan membawa ke gerbang keadilan yang sejati.

Demikian pula kepada Jaksa Penuntut Umum yang dengan semangat mengajukan perkara ini serta melakukan penuntutan untuk keadilan, patut kami ucapkan terima kasih.
Majelis Hakim yang terhormat,
Jaksa Penuntut Umum yang kami hormati,

Kami percaya bahwa Majelis Hakim, Jaksa Penuntut Umum maupun kami para Penasihat Hukum sangat mencintai profesinya, akan tetapi pasti pasti tidak memusuhi ketentraman dan kebahagiaan masyarakat. Terdakwa yang merupakan anggota masyarakat, sebagaimana kita, juga mencintai akan ketentraman dan kebahagiaan. Oleh karena itu, terdakwa pun serasa dengan kita, paling tidak dalam kehendak menikmati ketentraman dan kedamaian tersebut.

Kiranya kita semua dalam persidangan ini telah memahami tugas dan posisi kita masing – masing dalam menegakkan hukum dan keadilan. Sebagaimana diungkapkan oleh Prof. Mr. Trapman dalam “ Juristen Congress “ yang antara lain disebutkan bahwa posisi penasihat hukum adalh : “ Subjectieve beeordeling van een objective positie “, maka sekalipun dalam hal ini tim penasihat hukum berada pada pihak terdakwa dalam rangka membela hak dan kepentingannya, namun kami akan berusaha seoptimal mungkin ( bersama – sama dengan aparat penegak hukum yang lain ) untuk mencari dan mengungkap kebenaran materiil untuk menegakkan hukum dalam arti luas.

Majelis Hakim yang terhormat,
Jaksa Penuntut Umum yang kami hormati,

Kita harus sependapat bahwa sebelum adanya proses acara pidana, tentunya seseorang itu harus nyata melakukan perbuatan yang melanggar suatu perbuatan hukum pidana.
Mudah – mudahan dalam proses perkara ini, kita bersama – sama menyadari dan memahami bahwa kebenaran sejati yang harus kita cari.

Diterbitkan di: 01 Maret, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.