Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Pengertian POKOK POKOK TENTANG HUKUM PIDANA

Pengertian POKOK POKOK TENTANG HUKUM PIDANA

oleh: bijikapas     Pengarang: Prof.Dr Barda Nawawi Arief; SH
ª
 
PENGERTIAN POKOK POKOK TENTANG HUKUM PIDANA

Dalam menetapkan sumber hokum atau dasar patut di pidananya suatu perbuatan, konsep bertolak dari pendirian bahwa sumber hokum yang utama adalh undang undang. Jadi bertolak dari asa legalitas dari pengertian yang formal. Hal ini di tetapkan dari pasal 1 (1) konsep. Namun berbeda dengan asas legalitas yang merumuskan di dalam KUHP selama ini, konsep memperluas perumusannya secara materil dengan menegaskan bahwa keputusan pasal v1 (1) itu tidak mengurangi berlakunnya hokum yang hidup di dalam masyarakat.
Dengan demikian di samping sumber hokum tertulis sebagai criteria patokan formal yang utama, konsep juga masih member tempat kepada sumber hokum tidak tertulis yang hidup di dalam masyarakat sebagai dasar menetapkan patut di pidananya suatu perbuatan. Patut di catat, bahwa berlakunya hokum yang hidup di masyarakat itu hanya untuk delik delik yang tidak ada bandingnya atau tidak telah di atur di dalam undang undang.
Diterbitkan di: 25 Februari, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.