Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Piutang

oleh: rhena    
ª
 
Definisi Piutang adalah Klaim terhadap pihak lain agar pihak lain tersebut membayar sejumlah uang atau jasa dalam waktu paling lama satu tahun atau satu periode akuntansi, jika periode akuntansi tersebut lebih lama dari satu tahun.
Ada 2 (dua) jenis piutang yaitu :
A. Piutang Dagang
Piutang dagang adalah Janji lisan dari pembeli untuk membayar barang dan jasa yang dijual. Biasanya dapat ditagih di dalam waktu 30 s/d 60 hari dan merupakan piutang terbuka yang berasal dari perluasan kredit jangka pendek.
Ada 3 (tiga) Akuntansi Piutang Dagang
1 Pengakuan Piutang Dagang
Jumlah yang akan diakui adalah harga pertukaran di antara kedua pihak. Harga Pertukaran adalah jumlah yang merupakan hutang dari yang berhutang (pelanggan atau peminjam) dan umumnya dibuktikan dengan beberapa jenis dokumen bisnis, seringkali berupa faktur.
Dua faktor yang memperumit pengukuran harga pertukaran adalah :
1. Ketersediaan dari potongan atau discount (potongan dagang dan tunai)
2. Lamanya waktu antara penjualan dan pembayaran tanggal jatuh tempo (elemen bunga)
2 Penilaian Piutang Dagang
Dengan mencatat piutang pada nilai nominalnya (jumlah jatuh tempo), akuntan menghadapi masalah penyajian laporan keuangan.
Pelaporan piutang melibatkan :
1. Klasifikasi
2. Penilaian di neraca
3 Disposisi Piutang Dagang
Untuk mempercepat penerimaan kas dari piutang, pemilik dapat mentransfer piutang ke perusahaan lain untuk mendapatkan uang kas
Alasan untuk mentransfer piutang ke perusahaan lain :
1. Alasan Persaingan
2. Pemegang dapat menjual piutang karena uang ketat dan akses pada kredit normal tidak tersedia, atau terhambat karena mahal. Transfer Piutang Dagang kepada pihak ketiga untuk mendapatkan uang tunai umumnya dicapai dengan salah satu dari dua cara berikut :
1. Penggadaian Piutang Dagang (Penggadaian suatu Hak Sekuritas)
2. Penjualan (Pemfaktoran ) Piutang Dagang.

METODE UNTUK PENCATATAN PIUTANG TAK TERTAGIH

1. METODE PENGHAPUSAN LANGSUNG
Tidak ada ayat jurnal yang dilakukan sampai suatu perkiraan spesifik secara pasti telah ditetapkan sebagai tak tertagih. Kemudian kerugian tersebut dicatat dengan mengkredit Piutang Dagang dan mendebet Beban Piutang Tak Tertagih.
2. METODE PENYISIHAN
Suatu estimasi dilakukan untuk perkiraan piutang yang tak tertagih dari semua penjualan kredit atau dari total piutang yang beredar. Estimasi tersebut dimasukkan sebagai beban dan pengurangan tak langsung dalam piutang dagang (melalui suatu kenaikan dalam perkiraan penyisihan) dalam periode saat penjualan tersebut dicatat.
Metode Penghapusan Langsung mencatat Piutang Tak Tertagih dalam tahun saat ditentukan bahwa suatu piutang tertentu tidak dapat ditagih. Pendukung Metode Penghapusan Langsung menyatakan bahwa kenyataan bukan estimasi, yang harus dicatat. Metode Penghapusan Langsung secara teoritis mempunyai kekurangan karena biasanya tidak mencocokkan biaya dengan pendapatan periode bersangkutan, ataupun menghasilkan piutang yang ditetapkan pada
estimasi nilai yang dapat direalisasikan di neraca.
Akibatnya, penggunaannya tidak dipandang memadai, kecuali bila jumlah yang tak tertagih tidak material.
Metode Penyisihan mencatat beban atas dasar estimasi dalam periode akuntansi saat penjualan kredit dilakukan. Pendukung Metode Penyisihan yakin bahwa beban piutang tak tertagih harus dicatat dalam periode yang sama seperti penjualan untuk mendapatkan pencocokkan yang tepat atas beban dan pendapatan dan untuk mendapatkan nilai pencatatan yang tepat untuk piutang dagang.
Meskipun estimasi digunakan, persentase dari piutang yang tidak akan tertagih dapat diramalkan dari pengalaman masa lalu, kondisi pasar sekarang dan analisis atas saldo yang beredar.
Piutang adalah arus masuk kas prospektif, dan kemungkinan penagihannya harus dipertimbangkan dalam menilai arus masuk ini.
Estimasi ini lazimnya dilakukan atas dasar :
1. Pendekatan Persentase Penjualan ( Perhitungan Laba Rugi)
2. Pendekatan Persentase Piutang (Perhitungan Neraca)
Diterbitkan di: 28 Januari, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagai mana proses belajar akuntasi yg mudah..? please bantu kami donk soalnya susah banget untuk memperdalam dan mengingatnya Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa pengertian analisis umur piutang? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    mau bertanya apa kendala dalam prosedur pencattan piutang? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    permisi..saya mau tanya pengertian diskonto dalam ilmu akuntansi dan penggadaian piutang??trmksh Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.