Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Struktur (Susunan) Keluarga

Struktur (Susunan) Keluarga

oleh: SYAMRILAODE    
ª
 
Struktur atau susunan keluarga terbentuk karena adanya penambahan keluarga.
Mula-mula terbentuk sebuah keluarga inti atau keluarga batih. Jika anak-anak dari
keluarga ini menikah, maka akan terbentuk keluarga-keluarga baru. Hal itu akan
berkembang terus, sehingga akhirnya terbentuk sebuah susunan keluarga yang
menghubungkan dan mengikat keluarga keluarga-keluarga itu. Susunan keluarga ini
dapat disebut pula sebagai kerabat.
Masyarakat Indonesia mengenal beberapa sistem kekerabatan atau sistem
susunan keluarga, yaitu : unilateral (patrilineal dan matrilineal); dan double unilateral.
Susunan keluarga dalam bentuk bilateral adalah yang paling banyak diterapkan
oleh suku-suku bangsa di Indonesia dibandingkan yang lainnya. Berikut ini akan kita
jelaskan berbagai susunan keluarga tersebut.
? Unilateral
Unilateral, yaitu suatu susunan keluarga yang menarik garis keturunan dari satu
garis keturunan saja. Ada dua macam susunan keluarga yang seperti ini, yaitu:
? Patrilineal
Susunan keluarga patrilineal, yaitu susunan keluarga yang menarik garis
keturunan hanya dari pihak ayah atau pihak laki- laki. Dalam sistem ini anak-anak yang
dilahirkan masuk dalam keluarga pihak ayah. Laki-laki mendapat penghargaan dan
kedudukan yang lebih tinggi dari wanita. Yang mendapat hak waris adalah anggota
kerabat laki-laki dan terutama anak laki-laki. Istri menetap di pihak laki- laki.
Masyarakat yang menganut susunan keluarga seperti ini adalah suku Batak, Nias,
Ambon, Bali, Sumba, dan lain- lain.
? Matrilineal
Matrilineal, yaitu susunan keluarga yang hanya menarik garis keturunan dari
pihak ibu (wanita). Anak-anak termasuk anggota kekerabatan ib u. Suami menetap di
pihak kerabat istri. Kaum wanita memperoleh penghargaan dan kedudukan yang lebih
tinggi daripada kaum laki-laki. Hak waris diturunkan kepada anggota kerabat wanita.
Masyarakat yang menganut sistem matrilineal ini adalah suku bangsa Mingkabau
(Sumatra Barat).
- 50 -
? Bilateral
Susunan keluarga bilateral atau disebut juga parental adalah susunan keluarga
yang menarik garis keturunan dari kedua belah pihak, yaitu pihak ayah dan ibu. Anakanak
yang lahir menjadi hak ayah dan ibu. Mereka dalam kerabat ayah maupun kerabat
ibu. Dalam suasana keluarga bilateral ini, tidak ada perbedaan penghargaan dan
kedudukan antara laki-laki dan wanita. Anak-anak mempunyai hak waris dari ibu dan
ayahnya. Masyarakat yang menganut susunan keluarga seperti ini adalah masyarkat
Sunda, Jawa, Kalimantan, dan Sumatera Selatan.
? Double unilateral
Double Unilateral, yaitu susunan keluarga yang menarik garis keturunan dari
keduanya macam susunan kekerabatan sepihak (unilateral). Dengan kata lain, sistem
patrilineal dan matrilineal kedua digunakan pihak ayah dan juga termasuk kekerabatan
ibu. Dalam hal-hal tertentu pihak ayah yang berkuasa, namun dalam hal- hal lain pihak
ibu yang memegang peranan. Suku Kooi di Sumba menganut sistem ini.
Diterbitkan di: 07 Januari, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    wah isinya sangat jelas Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    mengapa saya membuka ini ? sebutkan alasannya ? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    ada berapa angota dlm sebuah keluargaa? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana contoh keluarga unilateral baik matrilinear maupun patrilinear? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 1. eka

    ykyktl

    berkat adanya artikel seperti ini tugas saya jadi selesai !!!

    0 Nilai 19 Februari 2012
X

.