Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Menulis & Bicara>Aplikasi METODE FULL COSTING DAN VARIABLE COSTING

Aplikasi METODE FULL COSTING DAN VARIABLE COSTING

oleh: SYAMRILAODE    
ª
 
APLIKASI METODE FULL COSTING DAN VARIABLE COSTING DALAM PERHITUNGAN RUGI-LABA

CONTOH
Data mengenai produksi, biaya, dan penjualan selama tahun 2002 dan tahun 2003 suatu perusahaan adalah sbb. :

Tahun 2002 Tahun 2003

-Volume produksi 1.000 unit 800 unit
-Volume Penjualan 800 unit 1.000 unit
-Harga jual per unit Rp. 350,- Rp. 350,-
-Biaya-Biaya produksi :
1. Variabel :
By. Bahan Baku perunit Rp. 75,- Rp. 75,-
By. T,Kerja perunit Rp. 41,- Rp. 41,-
Tarif BOP Rp. 30,- Rp. 30,-
By. Adm.&Penjualan Rp.12,- Rp. 12,-
2. Tetap pertahun :
BOP tetap Rp. 92.000,- Rp. 92.000,-
Adm. & Penjualan Rp. 50.000,- Rp. 50.000-

Berdasarkan data tersebut di atas, susunlah rugi laba menurut metode Full Costing dan Variabel Costing untuk tahun 2002 dan tahun 2003.

Konsep Full Costing ini selalu digunakan untuk memenuhi pelaporan kepada pihak Eksternal. Hal ini sesuai dengan Pronsip Akuntansi Indonesia, 1984), dimana harga pokok barang yang diproduksi meliputi semua biaya (biaya bahan langsung, upah langsung serta biaya produksi tak langsung) dengan memperhitungkan saldo awal dan saldo akhir barang dalam pengolahan.

Sedangkan konsep Variable costing, digunakan untuk kepentingan pihak internal (manajemen).

Variable Costing sangat penting bagi Manajemen, sebagai :
1. Alat perencanaan operasi (rencana anggaran)
2. Penetapan harga jual
3. Alat Bantu pengambilan keputusan
4. Penentuan titik Impas
5. Alat pengendalian manajemen

Dengan variable costing lebih mudah menghimpun data untuk perencanaan laba yang telah ditetapkan, karena tersedianya data tentang biaya variable dan matgin kontribusi, yang memungkinkan manajemen untuk mengambil keputusan secara cepat mengenai persoalan-persoalan biaya yang dihadapi.

Contoh : Lihat Abd. Halim, hal. 42-43).

Seorang manajemen harus mengambil keputusan terhadap kelayanan rencana operasi perusahaan, dengan bantuan informasi sbb. :

Misalnya, biaya variable perunit Rp. 350,- yang merupalan 70% dari harga jual.
Biaya tetap total sebesar Rp. 4.000.000,-
Proyeksi penjualan sebanyak 40.000 unit.
Diterbitkan di: 07 Oktober, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Jawabannya apa? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    opo jawabannya? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Apa Rumus Mark UP? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    contoh perhitungan laba rugi dgn metode full costing dan variabel costing Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.