Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Komodo Island

oleh: monkeyspanner    
ª
 
Temukan jejak kehidupan masa lalu yang terpelihara dengan berwisata alam di Taman Nasional Pulau Komodo. Pulau ini terletak di ujung paling barat dari provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tepatnya di Kecamatan Komodo; Kabupaten Menggarai Barat, Indonesia. Pulau ini diakui oleh UNESCO sebagai salah satu situs warisan dunia pada tahun 1986.

Selain dari kondisi alam yang terpelihara, yang paling menarik dari pulau ini adalah habitat kadal raksasa dengan nama latin Varanus Komodoensis atau yang dalam bahasa lokal disebut "Ora" dan secara umum dikenal dengan Komodo. Komodo pertama kali dipublikasikan pada tahun 1912 di harian nasional Hindia Belanda oleh Peter A. Ouwens dan semenjak itu penelitian terhadap spesies langka ini terus dilakukan. Hal itu kemudian menghasilkan peraturan yang berupa larangan perburuan & pembunuhan Komodo di tahun 1915.

Dengan panjang tubuh antara 2 sampai 3 meter Komodo dapat berbobot 70 hingga 100 kg. Habitat hewan ini adalah sabana atau hutan tropis dengan ketinggian rendah serta menyukai tempat yang panas dan kering . Pada malam hari Komodo berlindung di sarang yang berupa lubang dalam tanah sedalam 1 sampai 3 meter untuk menjaga panas tubuhnya. Binatang ini tergolong sebagai pemakan daging atau karnivora. Ia biasanya memangsa kambing, rusa, babi hutan dan burung untuk memenuhi kebutuhan konsumsinya. Namun dalam kondisi tertentu komodo bisa menjadi kanibal, yaitu memangsa sesama komodo. Kelebihan dari binatang ini terletak pada indera penciumannya yang sangat tajam ( mampu mencium bau mangsanya hingga radius 9 km), gigitannya yang mengandung bakteri mematikan dan cakarnya yang tajam. Selain itu Komodo mampu berlari dengan kecepatan 20 km / jam serta mapu menyelam. Komodo berkembang biak dengan cara bertelur tapi beregenerasi dengan cara partenogenesis.

Di pulau ini, selain dapat menyaksikan tingkah laku Komodo dari dekat anda juga bisa menikmati wisata air. Untuk menuju pulau ini dapat ditempuh dengan pesawat dari Kupang ke kota Ende di pulau Flores. Kemudian dilanjutkan dengan minibus ke Labuhanbajo dengan waktu tempuh kira - kira 10 jam dan diteruskan dengan speedboat selama 2 jam. Pulau Komodo saat ini merupakan salah satu dari 7 keajaiban alam. Disinilah kita dapat melihat jejak kehidupan purba yang telah melewati fase ratusan atau bahkan ribuan tahun lamanya.

Diterbitkan di: 03 Januari, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    cara berkembangbiak komodo Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    pidato tentang pulau komodo dalam bahasa inggris Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.