<?xml version="1.0" encoding="utf-8" ?>
<rss version="2.0">
<channel>
<title>sumatra Rangkuman</title>
<link>http://id.shvoong.com/tags/sumatra/rss.xml</link>
<description>Summaries, Abstracts, Synopses, Reviews, Notes &amp; Short Essays on: Sumatra</description>
<lastBuildDate>Wed, 12 Sep 2007 07:15:00 GMT</lastBuildDate>
<item><title>Teater Sumatra Barat: Mayat Hidup Yang Ditangisi</title>
<description> keinginan melihat pertunjukan teater di sumatra barat yang berbobot, agaknya harus dipupus. sejak tahun 2000-2007 pertunjukan teater di sumatra barat jumlahnya mungkin mencapai ratusan, dan sebanyak itu pula repertoar yang sudah diangkat ke atas pentas. tapi, nyatanya, kuantitas pertunjukan tidak menjamin kualitas pertunjukan. problem utamanya tak jauh dari seputaran: berkesenian (berteater) dilakukan karena adanya iven atau</description>
<link>http://id.shvoong.com/social-sciences/1633066-teater-sumatra-barat-mayat-hidup/</link>
<author>support@shvoong.com</author>
<guid>http://id.shvoong.com/social-sciences/1633066-teater-sumatra-barat-mayat-hidup/</guid>
<pubDate>Wed, 18 Jul 2007 13:44:00 GMT</pubDate></item>
<item><title>Catatan Kritis Pekan Budaya Sumatra Barat 2007</title>
<description> dari program  yang gagal sampai mainan anak-anak        oleh nasrul azwar, presiden aliansi komunitas  seni indonesia (aksi) padang        pekan budaya sumatra barat 2007 resmi ditutup  oleh gubernur sumatra barat, gamawan fauzi, pada 14 juli 2007 di teater utama  taman</description>
<link>http://id.shvoong.com/social-sciences/1636038-catatan-kritis-pekan-budaya-sumatra/</link>
<author>support@shvoong.com</author>
<guid>http://id.shvoong.com/social-sciences/1636038-catatan-kritis-pekan-budaya-sumatra/</guid>
<pubDate>Tue, 24 Jul 2007 13:19:00 GMT</pubDate></item>
<item><title>Teater Sumatra Barat: Mencari Posisi Yang Hilang</title>
<description> oleh nasrul azwar      teater  indonesia lahir dari urbanisasi. perpindahan yang terus berlangsung tak  pernah henti. perpindahan dalam bentuk apa saja. maka dengan demikian,  dalam sejarahnya, teater terus perpacu dalam urban-urban yang  menyuarakan kebenaran, keadilan, kemanusiaan, kesetaraan, kebebasan,  kemerdekaan, dan juga gagasan-gagasan radikal. proses urbanisasi itu </description>
<link>http://id.shvoong.com/social-sciences/1636546-teater-sumatra-barat-mencari-posisi/</link>
<author>support@shvoong.com</author>
<guid>http://id.shvoong.com/social-sciences/1636546-teater-sumatra-barat-mencari-posisi/</guid>
<pubDate>Wed, 25 Jul 2007 05:18:00 GMT</pubDate></item>
<item><title>Memformat &quot;Alas Bakul&quot; Pendidikan Sumatra Barat</title>
<description> secara  nasional, kondisi mutu pendidikan dari laporan terakhir serta tingkat  partisipasi publik sumatra barat terhadap dunia pendidikan termasuk  paling rendah. perbandingan demikian bisa kita baca dari data-data  jumlah sekolah negeri dan swasta. jumlah sekolah negeri lebih banyak  dibandingkan dengan sekolah swasta. dan bahkan, ada beberapa sekolah  swasta yang ingin dinegerikan.</description>
<link>http://id.shvoong.com/social-sciences/1641561-memformat-alas-bakul-pendidikan-sumatra/</link>
<author>support@shvoong.com</author>
<guid>http://id.shvoong.com/social-sciences/1641561-memformat-alas-bakul-pendidikan-sumatra/</guid>
<pubDate>Fri, 03 Aug 2007 03:17:00 GMT</pubDate></item>
<item><title>Memformat &quot;Alas Bakul&quot; Pendidikan Sumatra Barat</title>
<description> secara  nasional, kondisi mutu pendidikan dari laporan terakhir serta tingkat  partisipasi publik sumatra barat terhadap dunia pendidikan termasuk  paling rendah. perbandingan demikian bisa kita baca dari data-data  jumlah sekolah negeri dan swasta. jumlah sekolah negeri lebih banyak  dibandingkan dengan sekolah swasta. dan bahkan, ada beberapa sekolah  swasta yang ingin dinegerikan.</description>
<link>http://id.shvoong.com/social-sciences/1647045-memformat-alas-bakul-pendidikan-sumatra/</link>
<author>support@shvoong.com</author>
<guid>http://id.shvoong.com/social-sciences/1647045-memformat-alas-bakul-pendidikan-sumatra/</guid>
<pubDate>Sun, 12 Aug 2007 11:44:00 GMT</pubDate></item>
<item><title>Rohana Kudus, Jurnalis Perempuan Dari Sumatra Barat</title>
<description> perjuangan  kaum perempuan dalam lintas sejarah, tidak pernah berhenti. perempuan  selalu melakukan pergerakan-pergerakan yang sangat signifikan terhadap  pemberdayaan diri dan kaumnya. di minangkabau pun, sebagai daerah yang  memiliki konsep lokal wanita sebagai bundo kanduang juga mempunyai  sejarah pergerakan pemberdayaan perempuan. setidaknya, dibuktikan oleh  pergerakan rohana kudus dalam lintas pergerakan perempuan</description>
<link>http://id.shvoong.com/social-sciences/1661969-rohana-kudus-jurnalis-perempuan-dari/</link>
<author>support@shvoong.com</author>
<guid>http://id.shvoong.com/social-sciences/1661969-rohana-kudus-jurnalis-perempuan-dari/</guid>
<pubDate>Sat, 01 Sep 2007 06:46:00 GMT</pubDate></item>
<item><title>Kebangkitan Penerbit Lokal Di Sumatra Barat Awal Abad Ke 20</title>
<description> sejarah  percetakan buku di indonesia dimulai pada tahun 1619 ketika pemerintah  kolonial belanda menjadikan batavia sebagai pusat kekuasaannya di  hindia belanda. namun perkembangan percetakan di daerah ini dimulai  dengan kedatangan misionaris inggris, medhurst, ke batavia pada tahun  1828. ketika misionaris amerika dan inggris pindah ke cina pada tahun  1840-an, percetakan</description>
<link>http://id.shvoong.com/social-sciences/1665721-kebangkitan-penerbit-lokal-di-sumatra/</link>
<author>support@shvoong.com</author>
<guid>http://id.shvoong.com/social-sciences/1665721-kebangkitan-penerbit-lokal-di-sumatra/</guid>
<pubDate>Thu, 06 Sep 2007 12:03:00 GMT</pubDate></item>
<item><title>Ketika Sumatra Barat Tidak Lagi Menjadi &quot;Industri Otak&quot;</title>
<description> membaca  berita padang ekspres selasa(10/5/2005) yang berjudul &amp;quot;sumbar tidak  lagi industri otak&amp;quot;, jelas sekali tulisan tersebut menayangkan narasi  kekalahan pendidikan di negeri bertuah minangkabau ini. dulu  disebut-sebut sebagai negeri mesin pencetak &amp;quot;otak&amp;quot; yang telah banyak  melahirkan para pemikir dan intelektual yang kridibilitas dan  loyalitasnya telah diakui lintas wilayah. oleh sebab</description>
<link>http://id.shvoong.com/social-sciences/1668910-ketika-sumatra-barat-tidak-lagi/</link>
<author>support@shvoong.com</author>
<guid>http://id.shvoong.com/social-sciences/1668910-ketika-sumatra-barat-tidak-lagi/</guid>
<pubDate>Wed, 12 Sep 2007 07:15:00 GMT</pubDate></item>
<item><title>Mendayagunakan Budaya Minangkabau Sebagai Daya Tarik Industri Wisata Di Sumatra Barat</title>
<description> boleh  jadi semua orang sependapat bahwa, hasil usaha manusia sepanjang hidup  untuk memenuhi berbagai hasrat dan keinginannya yang disebut dengan  budaya itu, dibentuk, dijaga, dipertahankan, dikembangkan dan tidak ada  pikiran untuk menjualnya. jika ada pikiran untuk menjual hasil budaya,  event-event budaya dan beragam bentuk kesenian, pikiran demikian datang  kemudian, di</description>
<link>http://id.shvoong.com/social-sciences/1675541-mendayagunakan-budaya-minangkabau-sebagai-daya/</link>
<author>support@shvoong.com</author>
<guid>http://id.shvoong.com/social-sciences/1675541-mendayagunakan-budaya-minangkabau-sebagai-daya/</guid>
<pubDate>Sun, 23 Sep 2007 07:46:00 GMT</pubDate></item>
<item><title>Membangun Tembok Minang Di Pantai Sumatra Barat</title>
<description>Ringkasan artikel oleh Nasrul Azwar - Membangun Tembok Minang di Pantai Sumatra Barat, kalimat itu cukup bijak dan memberi pengertian yang mendalam tentang perlunya   pengetahuan menghadapi bencana: ada nilai yang sangat kuat mengaitkan alam,   manusia, dan sang pencipta. pengetahuan sendiri membuka keseimbangan   hidup bagaimana memahami kejala alam. maka, membaca fakta sejarah menyangkut   gejala dan bencana alam, tampaknya sangat penting. pengetahuan </description>
<link>http://id.shvoong.com/humanities/1694293-membangun-tembok-minang-di-pantai/</link>
<author>support@shvoong.com</author>
<guid>http://id.shvoong.com/humanities/1694293-membangun-tembok-minang-di-pantai/</guid>
<pubDate>Thu, 25 Oct 2007 10:30:00 GMT</pubDate></item></channel>
</rss>
