<?xml version="1.0" encoding="utf-8" ?>
<rss version="2.0">
<channel>
<title>nagari Rangkuman</title>
<link>http://id.shvoong.com/tags/nagari/rss.xml</link>
<description>Summaries, Abstracts, Synopses, Reviews, Notes &amp; Short Essays on: Nagari</description>
<lastBuildDate>Sun, 23 Sep 2007 06:40:00 GMT</lastBuildDate>
<item><title>Dari Nagari Ke Forum Wali Nagari</title>
<description> dari nagari ke forum wali nagari                                                  </description>
<link>http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/social-policy/1633925-dari-nagari-ke-forum-wali/</link>
<author>support@shvoong.com</author>
<guid>http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/social-policy/1633925-dari-nagari-ke-forum-wali/</guid>
<pubDate>Fri, 20 Jul 2007 03:25:00 GMT</pubDate></item>
<item><title>Dari Nagari Ke Forum Wali Nagari: Penguatan Di Tingkat Akar Rumput</title>
<description> penguatan di tingkat akar rumput    oleh nasrul azwar     peraturan  daerah (perda) kabupaten agam nomor 31 tahun 2001 tentang pemerintahan  nagari, sebagai produk hukum, telah jadi acuan penting untuk  pengembangan nagari di kabupaten  agam. sebagai  perda, acuannya jelas pada produk hukum yang di atasnya: uu</description>
<link>http://id.shvoong.com/social-sciences/1633945-dari-nagari-ke-forum-wali/</link>
<author>support@shvoong.com</author>
<guid>http://id.shvoong.com/social-sciences/1633945-dari-nagari-ke-forum-wali/</guid>
<pubDate>Fri, 20 Jul 2007 04:04:00 GMT</pubDate></item>
<item><title>Intervensi Negara Terhadap Nagari: Wali Nagari Mesti Berkaca</title>
<description> oleh nasrul azwar     kembali  kepada pemerintahan nagari yang telah menggeliat dua tahun terakhir di  sumatra barat, tampaknya masih terkesan “seremonial” dan retorikaris.  artinya, walau spiritnya kembali kepada kehidupan bernagari itu terasa  kental dan kuat, namun apa sesungguhnya visi, komitmen, dan arah  bernagari belum jelas.   maka,</description>
<link>http://id.shvoong.com/social-sciences/1633948-intervensi-negara-terhadap-nagari-wali/</link>
<author>support@shvoong.com</author>
<guid>http://id.shvoong.com/social-sciences/1633948-intervensi-negara-terhadap-nagari-wali/</guid>
<pubDate>Fri, 20 Jul 2007 04:09:00 GMT</pubDate></item>
<item><title>Dari Nagari, Wilayah, Nagari, Desa, Ke Nagari Lagi</title>
<description> di  jaman penjajahan belanda, nagari-nagari di sumatera barat (sumatra&apos;s  westkust) diatur berdasarkan ordonnantie nagari no. 677/1918 dan  kemudian diperbaiki dengan &amp;quot;inlandsche gemeente ordonnantie  buitengewesten 490/1938&amp;quot; (undang-undang pemerintahan anak nagari tanah  seberang no.490 - tahun 1938) atau igob 490/1938. waktu itu  pemerintahan nagari terdiri dari kerapatan nagari yang dipimpin oleh </description>
<link>http://id.shvoong.com/social-sciences/1661960-dari-nagari-wilayah-nagari-desa/</link>
<author>support@shvoong.com</author>
<guid>http://id.shvoong.com/social-sciences/1661960-dari-nagari-wilayah-nagari-desa/</guid>
<pubDate>Sat, 01 Sep 2007 06:23:00 GMT</pubDate></item>
<item><title>Asal Muasal Memilih Kepala Nagari</title>
<description> bukan  hanya kedua tokoh bertuah datuk perpatih nan sabatang dan datuk  ketumanggungan saja yang berjasa menyusun adat minangkabau. pemerintah  belanda pun telah melekatkan tangan pula mengaturnya. sampai saat ini  &amp;quot;buah tangan&amp;quot; pemerintah belanda itu telah menjadi &amp;quot;adat nan teradat&amp;quot;  teramat penting dalam susunan pemerintahan nagari di daerah ini.  				kalau di</description>
<link>http://id.shvoong.com/social-sciences/1661968-asal-muasal-memilih-kepala-nagari/</link>
<author>support@shvoong.com</author>
<guid>http://id.shvoong.com/social-sciences/1661968-asal-muasal-memilih-kepala-nagari/</guid>
<pubDate>Sat, 01 Sep 2007 06:45:00 GMT</pubDate></item>
<item><title>Pantangan Suku Di Nagari Gunung Malintang, Pangkalan Koto Baru</title>
<description> di  zaman kolonial banyak pegawai swasta dan militer belanda menyalin atau  mencatat cerita-cerita yang terkait dengan kepercayaan tradisional  masyarakat berbagai suku bangsa di hindia belanda (indonesia sekarang),  tak terkecuali di minangkabau. catatan-catatan tersebut bukan dikarang  (-karang) sendiri oleh orang-orang belanda, tetapi justru mereka  &amp;quot;menyelamatkan&amp;quot; cerita lisan milik nenek moyang kita</description>
<link>http://id.shvoong.com/social-sciences/1661971-pantangan-suku-di-nagari-gunung/</link>
<author>support@shvoong.com</author>
<guid>http://id.shvoong.com/social-sciences/1661971-pantangan-suku-di-nagari-gunung/</guid>
<pubDate>Sat, 01 Sep 2007 06:50:00 GMT</pubDate></item>
<item><title>Pendidikan Anak Nagari Yang Tercecer</title>
<description> setelah  reformasi bergulir, akses perubahan begitu cepat mendera dibelantara  aras sistem indonesia. salah satunya terwujudlah otonomi daerah melalui  undang-undang no.22 tahun 1999 dan dicerahkan lagi oleh undang-undang  no.32 tahun 2004. secara langsung otonomi daerah telah menghapuskan  sistem pemerintahan sentralisme. di aras lokal bergema pula tuntutan  anti pemerintahan desa yang telah</description>
<link>http://id.shvoong.com/social-sciences/1668884-pendidikan-anak-nagari-yang-tercecer/</link>
<author>support@shvoong.com</author>
<guid>http://id.shvoong.com/social-sciences/1668884-pendidikan-anak-nagari-yang-tercecer/</guid>
<pubDate>Wed, 12 Sep 2007 07:00:00 GMT</pubDate></item>
<item><title>Asal Muasal Memilih Kepala Nagari</title>
<description> &amp;lt;br /&amp;gt;&amp;lt;br /&amp;gt;bukan hanya kedua tokoh bertuah datuk perpatih nan sabatang dan datuk ketumanggungan saja yang berjasa menyusun adat minangkabau. pemerintah belanda pun telah melekatkan tangan pula mengaturnya. sampai saat ini &amp;quot;buah tangan&amp;quot; pemerintah belanda itu telah menjadi &amp;quot;adat nan teradat&amp;quot; teramat penting dalam susunan pemerintahan nagari di daerah ini. &amp;lt;br /&amp;gt;&amp;lt;br /&amp;gt;   kalau</description>
<link>http://id.shvoong.com/social-sciences/1675484-asal-muasal-memilih-kepala-nagari/</link>
<author>support@shvoong.com</author>
<guid>http://id.shvoong.com/social-sciences/1675484-asal-muasal-memilih-kepala-nagari/</guid>
<pubDate>Sun, 23 Sep 2007 06:23:00 GMT</pubDate></item>
<item><title>Nagari-Nagari Di Minangkabau &quot;Tempo Doeloe&quot;</title>
<description> dahulu sebelum belanda berkuasa, orang minangkabau tidak mengenal pangkat-pangkat seperti penghulu kepala, kepala negeri (gemeentehoofd), tuanku laras, angku demang, asistent demang, angku pakuih (pakhuis) dan juga pangkat-pangkat yang hanya oleh dijabat orang-orang belanda saja seperti tuanku mandua (controleur), tuan luhak (assistent resident) dan lain-lain sebagainya. orang minangkabau &amp;quot;tempo doeloe&amp;quot; hanya mengenal dua pangkat saja, yaitu penghulu</description>
<link>http://id.shvoong.com/social-sciences/1675501-nagari-nagari-di-minangkabau-tempo/</link>
<author>support@shvoong.com</author>
<guid>http://id.shvoong.com/social-sciences/1675501-nagari-nagari-di-minangkabau-tempo/</guid>
<pubDate>Sun, 23 Sep 2007 06:40:00 GMT</pubDate></item>
<item><title>Kembali Ke Pemerintah Nagari</title>
<description> &amp;lt;br /&amp;gt;nagari dahulunya merupakan suatu wilayah administratif. pemerintah nagari sekaligus menjadi wilayah hukum adat di sumatera barat. pemerintahan nagari tersebut bersifat otonom dan sangat demokratis. tetapi selama lebih dari 17 tahun, pemerintahan nagari itu telah diganti menjadi pemerintahan desa yang bersifat sentralistik. &amp;lt;br /&amp;gt;&amp;lt;br /&amp;gt;   dalam masa yang berlalu, itu persis sejak 1 agustus</description>
<link>http://id.shvoong.com/social-sciences/1675511-kembali-ke-pemerintah-nagari/</link>
<author>support@shvoong.com</author>
<guid>http://id.shvoong.com/social-sciences/1675511-kembali-ke-pemerintah-nagari/</guid>
<pubDate>Sun, 23 Sep 2007 06:53:00 GMT</pubDate></item></channel>
</rss>
