Ibn Arabi membagi cinta: cinta hewani, cinta insani dan
cinta Ilahi. Cinta hewani didominasi oleh kepentingan-kepentingan syahwati.
Cinta insani dapat mengantarkan manusia pada kemuliaan dirinya dan dapat
menciptakan keseimbangan dalam hidupnya. Namun kadang kala ia masih sering
dihadapkan pada kepentingan syahwati, sehingga kadang-kadang masih juga ia
dihadapkan pada kelombang dan goncangan kehidupan duniawi.
Cinta Ilahi adalah cinta sejati, cinta yang didominasi oleh
cahaya Ilahi, sehingga dengannya manusia dapat mencapai kedamaian dan kebahagiaan
yang sejati. Pada hakikatnya, cinta inilah yang diharapkan oleh setiap nurani
setiap manusia. Namun karena sebagian manusia sering tergoda oleh gemerlap
duniawi, mereka terbawa oleh arusnya sehingga mereka mengalami dampak
negatifnya dalam kehidupan.
Bagi para pendamba cinta sejati, dapat melakukan tips
berikut ini:
- Tanamkan
keyakinan yang kuat ke dalam hati bahwa Allah swt akan membantu kita.
- Istiqamah
atau konsisten dalam membaca doa berikut setiap bakdah shalat shalat,
khususnya di malam hari.
- Tawakkal
kepada Allah swt, dan serahkan kepada-Nya semua usaha dan dampak dari
usaha-usaha yang kita lakukan. Insya Allah akan memilihkan yang terbaik
untuk kita
- Baca
doa berikut secara istiqamah dan konsisten, dan resapi maknanya.
DOA CINTA SEJATI
بسم الله
الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وآل محمد
اَللَّهُمَّ اِنِّي أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِـبُّكَ، وَحُبَّ
كُلِّ عَمَـلٍ يُوْصِلُنِي اِلَى قُرْبِكَ، وَاَنْ تَجْعَلَكَ أَحَبَّ اِلَيَّ
مِمَّاسِـوَاكَ، وَاَنْ تَجْعَلَ حُبِّـي إِيَّاكَ قَائِـدًا اِلَى رِضْـوَانِكَ،
وَشَـوْقِي اِلَيْكَ ذَآئِدًا عَنْ عِصْيَانِكَ، وَامْـنُنْ بِالنَّظَـرِ اِلَيْكَ
عَلَيَّ، وَانْظُـرْ بِعَيْنِ الْوُدِّ وَالْعَطْفِ إِلَيَّ، وَلاَتَصْرِفْ عَنِّي وَجْهَكَ، وَاجْعَـلْنِي مِنْ اَهْـلِ
اْلإِسْـعَادِ وَالْخُظْـوَةِ عِنْدَكَ يَامُجِيْبُ يَااَرْحَـمَ الرَّاحِمِيْنَ.
Bismillâhir Rahmânir Rahîm
Allâhumma shalli ‘alâ Muhammad wa âli
Muhammad
Allâhumma innî as-aluka hubbaka wa
hubba man yu-hibbuk(a), wa hubba kulli ‘amalin yûshi-lunî ilâ qurbik(a), wa an
taj’alaka ahab-ba ilayya mimâ siwâk(a), wa an taj’ala hubbî iyyâka qâidan ilâ
ridhwânik(a), wa syawqî ilayka dzâidzan ‘an ‘ishyânik (a), wamnun binna-zhari
ilayka ‘alayya, wanzhur bi’aynil wuddi wal 'athfi ilayy (a), walâ tashrif ‘annî
wajhak(a), waj’al-nî min ahlil is’âdi
wal khuzhwati ‘indaka yâ Mujîbu yâ Arhamar râ-himîn(a).
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha
Penyayang
Ya Allah, sampaikan shalawat kepada
Rasulullah dan keluarganya
Ya Allah, Aku memohon cinta-Mu, cinta orang
yang mencintai-Mu, dan cinta amal yang membawaku ke samping-Mu. Jadikan Engkau
lebih aku cintai daripada selain-Mu. Jadikan cintaku pada-Mu membimbingku pada
ridha-Mu. Jadikan kerinduanku pada-Mu mencegahku dari maksiat atas-Mu.
Anugerahkan padaku memandang-Mu.Tataplah diriku dengan tatapan kasih sayang.
Jangan palingkan wajah-Mu dariku. Jadikan aku di antara penerima anugerah dan
karunia-Mu wahai Pemberi Ijabah ya Arhamar rahimin.
(Shahifah Sajjadiyah)