Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Perkumpulan & Berita>Spiritualitas>Rumah Idaman dalam Perhitungan Islami

Rumah Idaman dalam Perhitungan Islami

oleh: Syamsuri     Pengarang : Syamsuri Rifai
ª
 
Memang sebagian umat Islam tidak meyakini sistem perhitungan ini, bahkan menganggapnya sebagai khurafat dan bid’ah. Tapi biarkan mereka punya pandangan seperti itu. Tulisan ini hanya diperuntukkan bagi yang meyakini adanya kebenaran sistem perhitungan ini. Lagi pula yang membuat kaidah perhitungan ini seorang ulama besar Muhammad Ridha Ar-Ridhawi, dalam kitabnya Mujarrabat Imamiyah.

Rasulullah saw bersabda: “Di antara kebahagiaan seorang muslim adalah: isteri yang shalehah, tempat tinggal yang luas, kendaraan yang menyenangkan, dan anak yang shaleh.” (Al-Mustadrak 8: 258)


Rasulullah saw juga bersabda: “Di antara kebahagiaan seorang muslim adalah luasnya tempat tinggal, tetangga yang shaleh, dan kendaraan yang menyenangkan.” (Al-Wasail 5: 301).


Rasulullah saw juga bersabda: “Ada empat hal yang membahagiakan dan empat hal yang mencelakakan. Empat yang membahagiakan adalah isteri yang shalehah, tempat tinggal yang luas, tetangga yang shaleh, dan kendaraan yang menyenangkan. Adapun empat hal yang mencelakakan adalah tetangga yang buruk, isteri yang tidak baik, tempat tinggal yang sempit.” (Biharul Anwar 73: 154)


Ketika menjelaskan firman Allah swt: “Setiap mereka diberi rizki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu. Mereka diberi buah-buahan yang serupa…” (Al-Baqarah: 25). Ketika menjelaskan kalimat “Mereka diberi buah-buahan yang serupa”, Ibnu Mas’ud mengatakan:

Pertama adalah makanan yang warnanya bermacam-macam.

Kedua, semua baik dan tidak ada yang tercela.

Ketiga, buah-buahan di dunia tidak lebih baik dari buah-buahan di surga.

Keempat, kelezatan dan sifat-sifat yang menyerupai antara yang satu dengan yang lain. Kelima: Keserupaan dari segi kesesuaian, pembantu sesuai dengan tempat tinggal, dan tempat tinggal serasi dengan kuda (kendaraan). (Biharul Anwar 8: 81)


Secara batiniyah hadis-hadis tersebut memiliki makna tersendiri. Karena itu sebagian ulama membuat kaidah perhitungan rumah atau tempat tinggal, agar mengalirkan kebahagiaan, kemudahan rejeki dan keberkahan di dalamnya. Yakni sistem pembagian 4 antara rumah dan penghuninya.


CARA MENGHITUNG
Hitunglah dengan nilai angka huruf ABJADUN nama alamat rumah dan nama orang yang akan menempatinya. Kemudian jumlahkan keduanya lalu dibagi 4 (empat):
1 Jika sisanya 1 (satu), tempat tersebut banyak persoalan yang melelahkan
2 Jika sisanya 2 (dua), tempat itu keadaannya sedang
3 Jika sisanya 3 (tiga), tempat tersebut keadaannya baik untuk rizki
4 Jika sisanya 4 (empat), tempat itu mendatangkan kebahagiaan, kemuliaan, bimbingan.
(Kitab Mujarrabat Imamiyah)

Diterbitkan di: 07 Nopember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    angka huruf abjadun Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Bagaimana caranya menghitung ? sehingga mendapatkan angka. Biar lebih jelasnya dgn contohnya Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Kalau bisa kasih contoh penghitungannya supaya ngga kesalahan. Terima kasih Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    coba dikasih contoh..? ( 2 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    gugun gunawan 18 Maret 2013
  1. Jawaban  :    dadan herdhian jatisari indah c6 no.12 mijen semarang 02 Januari 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bisa diberi contoh seperti apa ngitungx..? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.