Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Jalan Mendapat Hidayah

oleh: entos     Pengarang : Sa'id Musfar Al-Qathani
ª
 
Hidayah merupakan prioritas yang harus kita usahakan dan kita raih sebelum harta, jabatan, kekuasaan, wanita dan sebagainya berubah menjadi penghalang bagi kita untuk menggapainya. Kita harus mengetahui jalannya untuk bisa meraihnya, dan kita memerlukan panduan agar kita tidak tersesat. Hidayah adalah sebuah kenikmatan yang berbeda dengan nikmat-nikmat yang lain. Kenikmatan yang mampu mendatangkan ketenangan bagi siapa saja yang sedanmg kalut, mendatangkan kedamaian bagi yang sedang ketakutan. Lebih lagi, kenikmatan ini akan terus menyertai manusia yang meraihnya hingga hari akhir.
Pada saat terompet ditiup untuk yang kedua kalinya, dan tiap-tiap manusia bangkit dari kuburnya, berkatalah orang-orang kafir "Aduh, celakalah kami! siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?" (QS. Yaasin: 52) Sementara itu, orangorang yang mendapatkan hidayah berkata, "Inilah yang telah dijanjikan oleh Allah"
Maka dari itu, sungguh merugi orang-orang yang tidak mau mengusahakan untuk meraih hidayah hanya karena beberapa kenikmatan yang pasti akan berakhir saat ajal menjemput. Hendaklah kita semua menjadikan hidayah dari Allah sebagai tujuan dan obsesi hidup.
Jika kita telah menjadikannya sebagai obsesi hidup maka jalan pertama yang harus kita tempuh adalah bertobat. Bertobat berarti berpisah dari langkah-langkah setan. Tidak mungkin seorang hamba mendapatkan hidayah dari Allah sedangkan dia berada di jalur setan. tidak mungkin seseorang mendapat hidayah dari Allah sedang dia berbangga dengan dosa. Sangat tidak mungkin Allah menurunkan petunjuk kepada makhluk yang menentang syariatnya.
setelah bersusah payah melepaskan diri dari kesenangan terhadap dosa, maka kita dapat memulai untuk menempuh jalan untuk mendapat hidayah. Allah berfirman, "KitabAl-Qur'an) ini tidak ada keraguan, di dalamnya terdapat petunjuk (hidayah) bagi orang yang bertaqwa" dan inilah jalan untuk meraih hidayah yang ditawarkan oleh Allah. semua itu telah terangkum di dalam al-Qur'an dan dijelaskan dengan lebih mendalam oleh Rosulullah melalui hadistnya.
maka dari itu, mutlak bagi kita memiliki ilmu berupa pengetahuan dan pemahaman terhadap Qur'an dan Hadist untuk menggapai hidayah sebagai kenikmatan tertinggi yang kita cita-citakan.
Diterbitkan di: 16 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.