Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Perkumpulan & Berita>Spiritualitas>Ayat Al-Quran Bicara tentang Seks ( Panduan Pendidikan Seks)

Ayat Al-Quran Bicara tentang Seks ( Panduan Pendidikan Seks)

oleh: Latief_mz    
ª
 
Perdebatan masalah pendidikan seks agaknya urung terselesaikan. Pro dan kontra dalam pembahasan ini semakin menenggalamkan pembahasnya dalam fanatisme kebenaran pendapat masing-masing dan pantang menerima pendapat orang lain.

Menurut sebagian orang bicara masalah seks adalah hal yang tabu. Mereka beranggapan jika pendidikan seks diberikan secara vulgar akan melahirkan tindakan-tindakan tidak benar dan penyimpangan seks dikalangan remaja.
Sementara sebagian lain berpendapat penyimpangan seks oleh remaja disebabkan karena mereka buta terhadap pendidikan seks.

Terlepas dari pro dan kontra tersebut, anak adam tentu tak dapat mengelak dengan yang namanya insting seksualitas (Gharizah jinsiyyah) karena hal tersebut merupakan fithrah dari manusia sekaligus salah satu tanda kesempurnaan manusia itu sendiri. Ini adalah anugrah dari Allah S.W.T
Pendidikan Seks (tarbiyah jinsiyyah) dalam islam telah dipaparkan oleh Allah melalui Kalam-kalamNya atau sabda nabiNya. Yang kesemuanya memberikan arahan kepada manusia agar bisa berimbang. Tidak berlebihan dalam memperturutkan nafsunya alias menjadi budak nafsunya serta tidak berantipati terhadapnya.
Islam tidak membenarakan Seks bebas ala Barat dan tak membenarkan hidup ala rahib yang menjauhkan diri dari kehidupan berpasangan.

Diantara Kalamullah yang bicara masalah Seks adalah sebagai berikut:
” Mereka bertanya kepadamu tentang Haidh. Katakanlah, ’Haidh itu adalh kotoran, karenanya hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh dan janganlah mendekati mereka sebelum mereka suci. Bila mereka suci maka campurilah mereka ditempat yang telah diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat lagi menyucikan diri” ( Al-Baqarah : 222)

Yang dimaksud ”Fa’tazilun nisaa fil Mahid” atau dalam bahasa Indonesia diartikan ” maka hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh” adalah bahwa suami tidak diperkenankan menjima’ istrinya manakala sang istri tengah Haidh. Karna kata ”mahid” berarti tempat/waktu keluarnya Haidh.
Sementara pada Firmannya yang lain Allah juga menegaskan ” Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah ia diciptakan? Dia diciptakan dari air yang terpancar yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.” (Ath-Thariq : 5-7)

Hadist nabi juga tak luput menyinggung dan mengajarkan secara gamblang tentang tarbiyyah jinsiyyah ini. Dari mulai memisahkan tempat tidur antar anak laki-laki dan perempuan, perintah menjaga pandangan, etika bercumbu, berhubungan suami-istri sampai tata cara bersuci dari hadats.
Kesemuanya dimaksudkan untuk membimbing dan mendidik manusia agar tak salah jalan dan mampu berbuat seimbang di segala hal.

Diterbitkan di: 04 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    ayat ketika melakukaN seksual? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.