Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Http://muslimdaily.net

oleh: gblack    
ª
 
SOLO, muslimdaily.net - Sidang kasus bentrok Gandekan dengan terdakwa Koes Danang Mawardi (41) alias Iwan Walet dan Mardi Sugeng alias Gembor akhirnya dipindah ke Pengadilan Negeri Semarang.

Sebelumnya sidang Iwan Walet sudah dua kali dilaksanakan di PN Surakarta dan berjalan aman dengan pengamanan sangat ketat dari pihak Kepolisian serta unsur militer.

Pemindahan lokasi persidangan dengan alasan keamanan ini dilakukan, setelah turun fatwa dari Mahkamah Agung (MA) yang diterima PN Surakarta pada tanggal 10 September 2012. Keterangan ini disampaikan Majelis Hakim Budhi Hertantyo saat sidang Iwan Walet, Selasa 11/09 kemarin.

“Pada tanggal 10 September 2012, kami selaku majelis hakim menerima surat dari MA. Intinya surat dengan nomor 102/KMA/SK/VIII tahun 2012 menunjuk PN Semarang sebagai lokasi pemeriksaan terhadap terdakwa,” kata Budhi di persidangan.

Karena itu PN Surakarta segera menghentikan kasus Iwan Walet dan panitera segera menyerahkan seluruh berkas persidangan ke PN Semarang.

Sidang yang mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian kemarin, seharusnya beragenda pemeriksaan tiga orang saksi, Pramoni, Muhammad Misran dan Hartono.

Sementara itu, menurut Kepala Kejakasaan Negeri Surakarta, Ricardo Sitinjak pemindahan lokasi sidang ini merupakan hasil rapat musyawarah pimpinan daerah serta adanya masukan dari masyarakat agar lokasi sidang ini dipindah.

“Usulan permindahan ini berdasarkan hasil kesepakatan dan hasil musyawarah dengan unsur Muspida Kota Surakarta,” jelas Sitinjak.

Iwan Walet merupakan tersangka kasus penganiayaan dan pengeroyokan sejumlah preman terhadap anggota sebuah organisasi laskar Islam Solo di kampung Kadirejo RT 01/01 Gandekan, Jebres, Solo, Jawa Tengah, Kamis beberapa bulan silam (03/05/2012). Akibat pengeroyokan saat itu, satu orang anggota korban mengalami luka berat dan seorang lagi luka ringan. Korban luka berat dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Moewardi.

Iwan Walet merupakan salah seorang anggota preman Solo yang dikenal karena aktivitasnya dalam dunia perwaletan. Iwan merupakan mantan anggota TNI dari Kostrad yang dipecat secara tidak hormat karena terlibat dalam sejumlah tindak pidana.

Diterbitkan di: 15 September, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.