JAKARTA, KOMPAS.com — Muhammad Nazaruddin
mempertanyakan percakapan BlackBerry Messenger antara Angelina Sondakh
dengan Mindo Rosalina Manulang yang tidak dimasukkan dalam berita acara
pemeriksaan (BAP) Angelina, namun ada di BAP Rosa. Dalam percakapan BBM
itu, Angelina menggunakan BlackBerry dengan PIN berbeda, yaitu PIN
21CCF231.
Salah satu kuasa hukum Nazaruddin, Ria Irsyadi, saat dihubungi Kompas.com,
Kamis (16/2/2012) pagi ini, mengatakan, isi percakapan BBM
Rosa-Angelina dengan PIN 21CCF231 kurang lebih sama dengan yang
menggunakan PIN 20F34209. Hanya saja, percakapan dengan PIN 21CCF231
yang tidak ada di BAP Angelina itu, kata Ria, lebih rinci mengungkapkan
aliran dana proyek wisma atlet ke sejumlah pihak.
Menanggapi
pertanyaan pihak kuasa hukum Nazaruddin soal raibnya percakapan BBM
dengan PIN 21CCF231 dalam BAP Angelina itu, Juru Bicara KPK Johan Budi
mengatakan kalau hal itu tidak seharusnya dipersoalkan. Johan menilai,
wajar jika tidak semua percakapan BBM antara Mindo dan Angie ada dalam
BAP Angie.
Pasalnya, saat diperiksa penyidik KPK sebagai saksi
Nazaruddin, Angelina masih berstatus sebagai saksi. Dia bukan diperiksa
sebagai tersangka saat itu. Berbeda dengan Rosa yang pernah diperiksa
KPK sebagai tersangka. KPK baru menetapkan Angelina sebagai tersangka
pada 2 Februari 2012 lalu.
"Seorang saksi itu diperiksa dalam
kaitan apa? Karena untuk menguatkan bukti tersangka. Dalam kaitan ini,
Angie diperiksa sebagai saksi. Tentu penyidik KPK menanyakan hal-hal
yang berhubungan dengan tersangka, kecuali dalam proses tersangkanya dia
(Angelina)," papar Johan saat dihubungi hari ini.
"Kalau
pemeriksaan untuk saksi, kan sedapat mungkin gali info untuk kita
melengkapi berkasnya (tersangka). Jadi, BBM itu bukan hilang," ujar
Johan lagi.
Dia juga mengatakan, tidak masalah jika Angelina yang
biasa disapa Angie itu menepis keterangan Mindo Rosalina Manulang. KPK,
kata Johan, tidak hanya mengejar pengakuan seseorang. "Bukti yang kita
kejar. Jadi terserah dia mau bicara apa," ucap Johan.
Dalam
persidangan Nazaruddin kemarin, Angelina mengaku tidak pernah
berkomunikasi dengan Mindo melalui BlackBerry Messenger (BBM). Dia baru
menggunakan BB pada akhir 2010. Percakapan itu, antara lain, berisi
permintaan uang dari Angelina kepada Mindo dengan istilah "apel malang",
"apel washington", "semangka", ataupun "pelumas". Percakapan BBM kedua
wanita itu juga menyebut istilah "ketua besar", yang menurut Rosa adalah
kode untuk Anas Urbaningrum atau Mirwan Amir.