Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Antara.com

oleh: dasriel    
ª
 
Tiap jam datang ratusan orang, beberapa dari mereka menangis, hendak meletakkan bunga, bendera Norwegia atau lampu lilin untuk memperingati mereka yang tewas.Mereka semua datang untuk memberi hormat, Di dekatnya para prajurit berdiri mengawasi

Namun di sektor pemerintah yang berdekatan, dimana bom Jumat meledak, masih ditutup karena para penyelidik meneruskan pekerjaan mereka.

Polisi mengatakan sedikitnya 85 orang yang menghadiri perkemahan yang diselenggarakan oleh sayap pemuda Partai Buruh yang berkuasa kehilangan nyawa mereka. Dan polisi mengingatkan bahwa jumlah kematian bisa bertambah.

Sabtu sebelumnya, bersama dengan Perdana Menteri Jens Stoltenberg dan para anggota pemerintahan, mereka berbincang dengan mereka yang selamat dari pembantaian massal pulau itu.

Selain Tone dan Mirja di kerumunan, berdiri Farid Omar, warga negara Burundi berusia 23 tahun yang sudah tinggal di Norwegia selama tujuh tahun.

Peristiwa tersebut telah mengingatkan kembali pada kekerasan di Burundi, tambahnya. Namun dia tidak pernah mengharapkan sesuatu seperti ini terjadi di Norwegia.

Sebagai seorang Muslim Farid mengaku lega bahwa tersangka utama dalam pembunuhan ini adalah warga negara Norwegia, "Lihat, ada banyak orang asing di mana-mana, ada 24.000 orang Somalia di Oslo pusat saja," tambahnya.

Farid juga bukan satu-satunya dari ribuan imigran yang memasuki katedral.

Pastor itu menaksir sekitar 400 orang memberikan penghormatan di sini setiap jam.Di seluruh penjuru kota, bendera dikibarkan setengah tiang.

Tentara mengenakan seragam tempur lengkap dan membawa senjata otomatis berdiri berjaga selagi warga setempat dan turis menatap bagian depan bangunan yang hancur, jendela-jendela berantakan akibat kekuatan ledakan.
Diterbitkan di: 24 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.