Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Perkumpulan & Berita>Opini Murni>Susahnya melakukan apa yang diminta orang tua

Susahnya melakukan apa yang diminta orang tua

oleh: Azhimi     Pengarang : R.A
ª
 
Hal ini mungkin pernah terjadi kepada kita, saat orang tua meminta atau menyuruh kita melakukan sesuatu terkadang itu terasa berat kita lakukan padahal kita sadar itu sebenarnya untuk kebaikan kita juga. Misalnya, menyuruh untuk melakukan ibadah rutin hal tersebut hal mudah kalau dilakukan tapi itu akan terasa sulit dan berat kalau dalam diri kita tidak ikhlas melakukan dan sebenarnya hal tersebut tidak perlu diperintah oleh orang tua kalau kita sudah mengetahui kewajiban tersebut.

Sesuatu yang mudah akan terasa sulit dan berat kalau dalam hati kita melakukannya tidak ikhlas atau melakukannya secara terpaksa. Untuk menghindari hal tersebut, cobalah untuk memperbaiki diri anda sendiri perlahan tapi pasti.
Ada beberapa cara untuk memperbaiki diri :

Sadar akan kewajiban
Setiap manusia mempunyai kewajibannya masing-masing atau pun kewajiban untuk melakukan perintah Agama dan menjauhi semua larangan Nya. Disetiap Agama pasti mengarahkan kepada hal kebajikan oleh sebab itu terlebih dahulu kita seharusnya sadar akan kewajiban kita.

Mengetahui kelemahan kita agar bisa mencegah hal yang tidak diinginkan
Dengan mengetahui kelemahan kita sendiri pastinya kita akan berhati-hati untuk melakukan sesuatu. Misalnya, Apabila anda ingin melakukan ibadah pada waktunya pastikan niat anda kuat untuk beribadah dan menghindari hal-hal yang membuat anda malas ketika saat ibadah akan tiba. Atau anda pemain game online dan anda ada ujian sekolah yang akan dihadapi maka, Jauhkanlah pikiran anda dari bermain game tersebut cobalah mengalihkan perhatian tersebut ke hal yang lain yang membantu anda untuk bisa belajar untuk menghadapi ujian dengan baik.

Hindari teman yang berkelakuan buruk
Kita boleh berteman dengan siapa saja tapi dengan catatan cari teman-teman yang bisa membantu anda lebih baik dengan artian bisa menjadi sahabat yang baik, tidak pernah mengajak ke arah hal yang negatif yang bisa mencelakakan diri sendiri dan orang lain. Apabila mempunyai teman yang berkelakuan buruk lebih baik kita tidak terlalu akrab dengannya untuk menghindari agar tidak ikut kedalam pergaulan nya yang buruk.

Jadilah sebagai diri anda apa adanya, jangan malu terhadap kekurangan tapi cobalah tonjolkan kelebihan anda.
Sadari kalau sesuatu yang kita lakukan atas dasar yang kita mau tanpa ada paksaan itu akan menjadi lebih baik dan akan terasa ringan dilakukan. Berbeda kalau kita disuruh atau diminta melakukan sesuatu yang dari kita sendiri tidak ada niat sebelumnya untuk melakukan hal tersebut.
Diterbitkan di: 11 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.